Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
Bulan Madu


__ADS_3

saat ini mereka sedang menikmati sarapan pagi bersama keluarga para pelayan hotel telah mempersiapkan menu istimewa sebab yang mereka layani adalah pemiliki hotel sekaligus keluarga no satu.


"besan lihat wajah mereka terlihat malu sepertinya mereka melewati malam yang panjang goda mommy". ibu hanya tersenyum dan melihat wajah putrinya bahagia


"alex, rio,victor setelah ini apa rencana kalian, mau bulan madu kemana tanya daddy. rencananya kami ke london dad" kata alex.


"kenapa kalian tidak berbulan madu ke swiss disana banyak wisata yang bagus dan permandangnya juga indah" kata daddy.


"kami ingin kesana om sejak masih sekolah kami sangat menginginkan ke london"ucap dewi sambil malunya. "wah sepertinya kalian tidak pernah berpisah ya, jangan tiba disana kalian malah meninggalkan suami kalian karena sibuk beberlanja"goda mommy.


nisa dan lainnya hanya tersenyum, "kak jangan lupa tas keluar terbaru untuk naya".mintanya pada alex


bunda pergi kemana kata firza dari tadi diam dan mendengar kata liburan itu membuatnya penaran.


sayang untuk seminggu ke depan firza bersama ama "dan apa dulu ya" kata ibu dan memberi pengertian pada firza.


"bunda tidak akan lama perginya"kata firza telah berair matanya.


"firza kesini dekat ayah"kata alex." ayah tidak akan perginya lama hanya sebentar untuk sementara firza bersama ama dan apa dulu, kemudian kita tinggal bertiga di rumah baru "kata alex dengan bijaknya.


"aunty juga pergi"kata firza pada kedua auntynya. "ya sayang aunty dan om juga ikut pergi"kata dewi.


"memangnya firza tidak merindukan aunty nantinya, jika firza ke sekolah siapa yang akan mengantarnya"kata bela dengan jailnya dan melitik tubuh firza.

__ADS_1


"ih aunty bela geli firza akan merindukan aunty nanti siapa yang firza jahili. ups firza menutup bibirnya".


"sayang lihat firza suka sekali menjahiliku" kata bela dengan manja. "nona jangan mesraan di hadapan kami, disini masih ada yang belum sah" kata dimas dengan sebalnya.


"makanya cepat kau halalkan adikku" kata alex dan memukul dimas.


"sayang dengar kakakmu sudah merestui kita nanti setelah mereka pulang kita langsung menikah"kata dimas.


"jangan kami dulu kedua keluarga sudah membicarakan hal ini" kata eza


"gimana acara kalian juga disatukan seperti kami kata rio. tidak teriak dimas dan eza".


"makanya kalian harus bersabar"ucap tuan hartawan sambil menggelengkan kepalanya.


"ibu, tante" kata nisa, dewi dan bela." apa yang dibilang sama ibu kalian itu benar" kata mommy.


nisa dan kedua sahabatnya hanya tertunduk malu. "mom tenang saja kami akan beri kalian cucu yang banyak" kata alex.


"mas.tuan "kata nisa, dewi dan bela


victor dan rio memegang tangan istri nya sebagai tanda menyetujui ucapkan dari bos mereka.


"ibu boleh firza bersama kami malam ini dia pasti rewel nantinya apalagi besok kami pergi"kata nisa

__ADS_1


"benar tante kami akan mengajaknya bermain seharian, firza mau kan sayang bermain bersama aunty dan bunda" kata dewi.


"ama apa boleh ya firza malam ini bersama bunda, besok bunda dan ayah pergi pasti akan merindukan bunda"kata firza dengan gemasnya.


"baiklah akan ama izin tapi ingat nakal dan selalu patuhi ucapkan bundamu dan auntymu" kata ibu.


"wah lihat istri mereka sudah mulai melupakan suami mereka "goda mommy.


mommy sudah jangan menggoda putramu lagi "kata daddy.


"dimas tolong jaga ibu dan ayah nanti kalau ayah kekantor tolong selalu ingatkan tentang kesehatan mereka" kata nisa.


"baik nona nanti dimas dan kak putri selalu mengingatkan tuan kalau untuk nyonya biar ibu mengawasi" kata dimas.


"baiklah saya percayakan mereka pada mu dim kata nisa. nak kami bisa menjaga diri kami sendiri nanti mereka kerepotan" kata ibu.


"nyonya kami tidak merasa kerepotan kata pak bayu. ibu biarlah mereka melakukannya agar putrimu itu merasa tenang "kata ayah.


"ayo kita pulang jika kita masih lama disini kapan mereka akan istirahatnya "ucap daddy.


taklama keluarganya pulang. nisa dan lainnya pergi jalan bersama ke mall sambil membeli beberapa pakaian tebal di london nantinya.


ternyata benar para istri sibuk bersama firza bermain dan belanja sehingga melupakan suami mereka di belakang sambil membawa belanja istri mereka.

__ADS_1


__ADS_2