
Indah dan Jihan berada di kantin kantin mereka menikmati pesanan yang di bawa oleh pelayan kantin.
" Indah hubunganmu dengan dosen kita itu bagaimana? " Jihan menangakan hubungan Indah dengan Raja.
Dengan malu - malu Indah menjawabnya. " Kami baru saja jadian " sahut Indah. " Aku turut bahagia mendengarnya bahwa sahabatku ini sudah memiliki pacar" kata Jihan menaiki alisnya.
Tiba saja suasana kantin menjadi ricuh karena Raja menuju kantin.
" Lihat itu pak Raja aduh tampannya aku bersedia menjadi mahasiswanya tiap waktu" kata mahasiswi.
Jihan tersenyum melihat Intan cemburu mendengar mahasiswi memuji Raja.
" Sepertinya ada bumbu cemburu nih" kata Jihan menggoda Intan. Intan cemberut mendengar ucapan Jihan.
Raja mencari keberadaan Indah karena sejak tafi dia belum melihat kekasihnya itu.
" Indah sepertinya pak Raja mencarimu" kata Jihan. " Biarkan saja dia" sahut Indah dengan kesal, Jihan hanya menggelengkan kepalanya kemudian mengirim pesan pada Dayat yang sedang magang.
Raja tersenyum setelsh menemukan Indah dia mendekatinya, para mahasiswi saling berbisik melihat senyuman Raja dan mereka bersorak karena Raja yang mereka kenal sebagai dosen yang dingin.
__ADS_1
" Indah aku pergi dulu permisi pak" kata Jihan pergi begitu saja meninggalkan mereka berdua. " Dasar sahabat kurang ajar meninggalkanku sendiri" guman Indah yang merasa kesal karena Jihan pergi.
" Sepertinya pacarku ini sedang kesal? " Raja. " Sudah tahu kenapa masih bertanya, sana pergi aku ingin sendirian " kata Indah memajukan bibirnya.
Raja merasa gemes melihat kelakuan wanitanya. " Sayang, kamu marah kenapa? " Raja, memegang tanggan Indah.
" Sudah jangan pegang nanti mereka marah lagi" kaya Indah yang cemberut. Raja tersenyum mengetahui bahwa gadisnya ini sedang cemburu.
" Sayang. hanya kamu satu-satunya ada di hati ini dan jangan masukan ke hati karena ulah mereka " kata Raja.
" Habisnya mereka senang sekali melihatmu aku tak suka mendengarnya" kata Indah, menundukan kepalanya, Raja tersenyum dan mengajak Indah pergi dari kantin.
Mereka pulang karena jadwal kuliah Indah sudah habis, Raja mengantar Indah pulang ke kediaman keluarga Indah.
" Mas tidak masuk dulu? " Indah. " Tidak sayang mas masih ada keperluan yang lain, jangan cemberut mas sedang mempersiapkan ujian semester bersama dosen lainnya" kata Raja, mencium tangan Indah.
Indah menanggukan kepalanya dan keluar dari mobil, Raja meninggalkan kediaman Alex kembali ke kampus.
Indah tersenyum melihat bibi membukakan pintu. " Selamat siang nona, nona ingin bibi siapkan makan siang? " bibi.
__ADS_1
" Bibi dimana yang lainnya? " Indah melihat rumahnya sepi. " Tuan dan nyonya belum pulang nona kalau tuan muda dan nona muda masih di sekolah" kata bibi.
Indah menanggukan kepalanya. " Bibi tolong antar makannya ke kamar Indah" kata Indah. " Baik nona muda" sahut bibi.
Indah menuju ke kamarnya untuk membersihkan dirinya, taklama bibi membawa makanan untuknya.
" Terimakasih bi" kata Indah. " Sama-sama sama nona" kata bibi meletakan makanannya di atas meja kemudian bibi pamit melanjutkan pekerjaannya.
Perusahaan Gunawan Group.
Sekretaris Firza menghubunginya agar ke kantor siang ini karena ada berkas yang harus diperiksa dan ditanda tanganinya.
Perusahaan Hartawan Group.
Firza sibuk memeriksa berkas yang di beri oleh manager sebelum di beri pada Alex untuk di tanda tangani.
Terdengar suara HP berbunyi.
" Assalamualaikum ya kak ada apa Firza sedang ada di Hartawan Group " kata Firza.
__ADS_1
" Maaf tuan muda apa anda bisa kesini karena ada berkas yang memerlukan tanda tangan anda karena berkas ini untuk metting bersama klien esok hari " kata sekretaris.
Firza melirik arlojinya ternyatanya hari menunjukan jam 12 siang. Akhirnya Firza setuju ke AG Group setelah jam makan siang.