
Alex dan lqinnyq masih mrmbicarakan niatnya untuk melamar nisa, sedangkan rio mengatur persiapan rencana alex.
ditempat lainnya para perempuan sedang menyiapkan sarapan siang di dapur tak lama dewi memanggil lainnya untuk makan siang.
sekarang mereka menikmati sarapan siang mereka makan dengan tenang tanpa mengeluarkan suara.
om dan tane ayo kita ke taman melanjutkan pengobatan ketka nisa akan mendorng kursi roda, eza menahannya dan berkata sesuatu.
Nisa,bagaimana m dan tante ditemani oleh para pria supaya mereka saling mendekati diri bisikan eza pada nisa. mendengar hal itu nisa berfikir orangtuanya belum mengenal alex dan lainnya, baiklah kak nisa setuju nanti nisa bawakan minuman dan kue kata nisa, eza mengacungkan jempolnya tanda ok.
sekarang para pria menemabi orangtua nisa menjalani pengobatan untuk spikolognya sydah merasa tenang, alex memanfaatkan untuk mendekati dirinya pada orangtua pacarnya, sedangkan rio dan victor hanya mengawasi karena mereka tau bahwa bos mereka sedang mendekati dirinya.
sedangkan para wanita sibuk di dapur menyiapkan minuman ringan dan kue sedangkan firza selalu mengawasi bundanya itu. apa yang dilakukan oleh kakakku itu, hingga dia bersedia menemani om dan tante biasanya dalam fikirannya itu hanya bekerja tanya naya seperti berfikir sesuatu.
__ADS_1
kakakmu itu sedang berusaha untuk mengambil hati calon mertuanya, tapi lihat pacarku itu hanya berdiri saja disana seperti oatung saja kata bella dengan memajukan bibirnya. kamu tenang saja bel, jika kakakky yang kaku itu berhasil maka rio dan victor akan mudah minta restu pada om dan tante kata naya mensikan alisnya.
bunda boleh tidak firza mibta kuenya sedikit, firza mau nonton film kesukaan firza bun ditemani sama bibi ya bunda kata firza mengeluarkan wajah imutnya. boleh sayang ini kuenya kata nisa. dan lainnya hanya menertawakan firza yang mengeluarkan wajah imutnya itu untuk membujuk nisa.
sekarang ayo kita kesana, membawa minuman ini untuk mereka di taman kata nisa. dansampai disana nisa dan lainnya meletakan minuman dan kue yang mereka bawa atas meja. dan memperhatikan yang lainnnya dalam membantu orangtua nisa.
sekarang kita duduk diatas karpet ini ya om, tante supaya bisa rileks kata eza. alex membantu ayah nisa duduk di karpet sedangkan tante oleh rio.
kalian ini hanya memamerkan kemesraan, aoa tudak kadihan melihat ada yang jomblo di sini kata eza dengan nada sedihnya. kau ini jangan pura sedih, pacarmu itu sesang berada di kota kata alex dan memukul kepala eza dengan tangannya. ya, aku tau dia sedang menjaga toko kue nisa, masa tidak ada kabar sekalipun kata eza dengan cemberutnya.
kak jangan sedih saja tadi nisa sudah memberitau pada kak putri supaya datang kesini dengan alasan membawa laporan penjualan bulanan bisik naya.
sekarang om dan tante tangannya di rentangkan ke depan selama lima menit kata eza dengan senyuman manisnya.
__ADS_1
bos dia kenapa tadi sedih karna pacarnya tidak ada, tapi setelah nona naya membisikan sesuatu wajahnya langsung berubah kata rio.mungkin naya mengabarkan berita yang baik untuk dia kata alex dengan datarnya. sekarang mereka memperhatikan kembali pengobatan oeangtua nisa.
sudah lima brlas menit berlalu, sekarang sampai disini dulu om, tante pengobatannya kita lanjutkan esok hari kata eza. terima kasih nak kata ayah nisa. sama om, mari kita kesana ligat nisa dan lainnya sudah menyiapkan minuman untuk kita dan selanjutnya om dan tante harus istirahat kata eza, orangtua nisa menanggukan kepalanya memang mereka butuh istirahat.
setelah menghabiskan minuman yang di beri nisa mereka kembali ke kamar di temani oleh bibi dan pak bayu, dan sekarang tinggalah para nisa dan lainnya sedangkan firza sudah berada di mimpinya.
Nisa kapan dia datang kata eza, sebentar lagi kak kata nisa. aduh kak sepupuku ini tidak sabaran, baru tadi nisa menghubunginya masih sekitar dua jam lagi datangnya kak kata naya sambil menggelengkan kepalanya.
kak, bagaimana keadaan mereka kata nisa dengan khawatirnya, alex memegang tangannya agar tenang.
mereka sehat nis, kita harus membiarkan mereka mengeluarkan segala sesuatu yang mereka rasakan baik itu positif maupun negatif, nisa kamu harus senantiasa memberitau mereka apapun itu baik kabar baik maupun buruk biarkan mereka mengeluarkan emosi mereka. jika mereka menahannya dan tidak mengetahui apapun itu akan membuat mereka penasaran, itu akan menjadikan mereka berfikiran yang aneh-aneh kata eza.
Nisa dan lainnya senantiasa mendengar perkataan eza, tak lama terdengar suara pintu duketuk. masuklah putri yang datang bersama Dimas, meteka bertemu di depan dan menyerahkan lapiran pada nisa sedang jan eza sangat bahagia karena wanita yang selalu ada dalam fikirannya sudah datang.
__ADS_1