
Sekarang mereka sudah berada di rumah sakit dan melakukan pemeriksaan atas desakan dewi padahal luka mereka tidak ada yang serius hanya victor yang mendapat luka sayatan dari jon. rio juga mendapatkan luka di punggungnya karena melindungi ayah nisa dari serangan sendi. alex juga mendapatkan luka di pelipis kepalanya dari anak buah wijaya yang hampir menikahi nisa.
rio ,alex dan victor sudah selesai dengan perawatan mereka dan mendapat beberapa jahitan atas luka mereka, dan mereka menunggu nisa, bela dan firza di ruang nunggu.
keluarga yang lainnya sudah sampai di rumah sakit di sambut oleh peringgi rumah sakit karena kedatangan pemilik rumah sakit, tuan hartawan bertanya pada salah satu suster dimana keberadaan alex dan menatunya.
mereka melihat ayah nisa dan lainnya di ruang nunggu.ayah dimana putriku yah dan firza kata ibu dengan raut wajah yang mengkhawatirkan, mereka sedang diperiksa bu ditemani oleh dewi, sebaiknya ibu tenang dulu kata ayah.
alex tidak apa kan nak, apa ada luka yang lain tanya mommy selain menunjuk pelipisnya. nggk mom lex baik saja ini hanya luka kecil mom kata alex dan menenangkan mommynya.
dewi membuka pintu dengan tertawa sedangkan nisa dan bela wajahnya terlihat cemberut, firza berdiri di samping nisa dan melihat dewi yang terus tertawa. mereka melihat dewi tertawa merasa ada yang aneh.
__ADS_1
sayang mengapa tertawamu begitu lepasnya kata rio sedangkan dewi menggelengkan kepalanya sampai sakit perut. suster ana cepat jelaskan mengapa gadis ini tertawa begitu kata alex dengan datar. itu tuan dr nisa dan dr bela... kata suster ana terhenti karena tidak bisa menahan tertawanya.
ada apa ini cepat jelaskan kata victor melihat wanitanya cemberut. dewi duduk dulu nak kalian juga duduk kata ibu nisa, mereka semuanya duduk dan menunggu dewi untuk bicara.
dewi lihat ibu sekarang tarik nafas kemudian buang setelah tenang bicaralah apa yang membuat tertawa lepas kata ibu dengan lembutnya.
tante lihatkan wajahnya mereka termerahan kata dewi menunjuk ke nisa dan bela. ya nak wajah mereka, apa itu parah dewi kata ibu dengan khawatirnya. tidak tante mereka seperti itu karena ulahnya bela kata dewi kembali tertawa. tapi karena apa tanya ibu.
ayah terus memandang ibu dan ibu mengerti kejadian lucu beberapa tahun yang lalu, kemudian ayah dan ibu tersenyum. tante, om jangan tertawa membuat kami malu saja kata bela yang menutup wajahnya dengan kedua tangsnnya, nisa sudah menunduk duluan karena malu.
semua ini ulahmu gadis nakal, kalian harus menunggu sampai seminggu, baru wajah kalian kembali kata dewi dan memukul tangannya bela.
__ADS_1
maaf firman coba kalian beritau pada kami apa yang sebenarnya terjadi kata tuan hartawan. maaf har, kami mengingat masalalu, mereka ini sewaktu sekolah pernah melakukan seperti ini kata ayah. seperti apa tuan gunawan kata victor. tenyata nak victor sangat ingin tau, nanti bela tambah malu baiklah akan saya cerita, sepertinya tak hanya victor tapi juga kedua menantu juga kara ayah sambil tersenyum
waktu mereka kelas dua firza masih berumur satu tahun waktu itu, ketika itu kami pergi sebuah acara hingga hanya mereka ini dirumah kebetulan dewi dan bela menginap dirumah kami.
karena menunggu kami pulang dan firza yang terus bermain, mereka keasyikan menonton drama hingga larut dan ke sekolahnya telat. hingga sampai di sekolah mereka terlambat untuk menghindari hukuman bela melakukan aksinya dengan mencampur beberapa alat mekupnya hingga membuat wajahnya terlihat luka.
pada saat itu mereka tidak di hukum awalnya mereka di suruh istirahat di UKS, tapi karena ada ujian mereka di suruh masuj dalam kelas tapi waktu itu hanya sehari tapi mengapa seminggu untuk menunggu wajah kalian kembali kata ayah.
keluarga hartawan tersenyum melihat tingkah jailnya bela. maaf sayang waktu itu aku lupa melihat alat mekupnya karena terburu bela lupa waktu itu membeli soda kue yang diminta bibi. jadinya soda kue itu tercampur dengan alat mekup lainnya kata bela sambil menunduk.
lain kali jika membuat sesuatu dilihat dulu dengan teliti, kali ini aku memaafkanmu kata victor. terimakasih sayang ucap bela. sekarang kalian harus istirahat seminggu dirumah kata dewi. bela dan nisa menanggukan kepalanya.
__ADS_1
Alex dan rio hanya memijit kepalanya melihat tingkah wanitanya dan keluarga lain hanya tersenyum. firza sudah tertidur dalam pelukan ibu karna kelelahan.