Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
resign


__ADS_3

alex memejamkan matanya dan masih memikirkan kejadian tadi sambil menahan emosinya. rio melihat dari kaca mobil membuatnya penasaran ada apa dengan tuannya bukankah tadi dia bahagia.


"tuan apa tadi ada masalah ketika mengantar tuan muda"kata rio. alex menghela nagasnya secara kasar,victor menoleh ke rio dan rio menanggukan kepalanya itu membuat victor mengerti.


"victor coba kamu chek cctv kejadian di depan kelas firza kemudian kamu urus guru kurang ajar itu. dan kamu rio sekolah itu milik siapa coba kamu cari tau"perintah alex. "baik tuan"ucap victor segera meretas CCTV dan terkejut yang terjadi. "tuan Sekolah Nusa Sejahtera adalah salah satu bawahan naungan yayasan milik Nyonya besar tuan"seru rio.


"nanti biar aku bicara masalah ini dengan mommy"ucap alex ."baik tuan"kata rio. Victor segera menghubungi anak buahnya untuk meringkus guru itu setelah dia mengirim video itu ke mereka.


tak lama mobil yang dikendarai alex sampai ke perusahaan Hartawan Group.


Rumah sakit Naya Hospital


setelah menunaikan kewajibannya nisa beserta sahabatnya juga naya berkumpul di kantin untuk istirahat siang.


"kalian setelah ini mau pulang atau ke suatu dulu"tanya naya. "kami mau ke mall membeli kebutuhan dapur, kamu mau ikut nay"tanya bela sambil minum jus. "sepertinya lain kali tadi mommy minta ditemani ke butik"kata hana.

__ADS_1


"Hei pengantin baru dan adikku"kata eza. "salam nona, hei sayang"kata dimas. "kalian kok baru datang kami bahkan selesai makannya"kata hana dengan juteknya.


"maaf tadi ada pasien darurat tadi"kata eza. "terus keadaannya gimana kak", tanya nisa. "alhamdulillah, untung saja keluarganya cepat datang"kata dimas. naya dan lainnya menanggukan kepalanya.


"Nisa, tadi kak mendapat kabar bahwa kamu ingin resign dari sini"tanya eza. "kak ipar mengapa resign"kata naya. "Nay, kak eza bukan hanya nisa tapi kami bertiga juga regin"kata dewi.


"kalau kalian semua resign terus hanya aku dan kak eza di sini"kata naya dengan cemberutnya.:maaf nay niat resign ini sudah lama, sekarang nisa harus fokus pada rumah sakit FG Hospital karena perkembangannya membuat nisa fokus padanya"kata nisa.


"dan kamu dimas mengapa harus pindah juga"ucap naya memajukan bibirnya. "sayang sebentar lagi kita akan menikah, jadi aku ingin menunjukan pada keluargamu bahwa aku bisa bertanggung jawab terhadap sesuatu, setelah rumah sakit FG Hospital berkembang ini untukmu juga sayang apalagi calonmu ini adalah direkturnya"kata dimas sambil mengusap rambut naya.


"terus sayang siapa yang membantu om firman disana, bahkan sekarang perusahaan Gunawan Family Group juga berkembang, "kata naya.


"ada naya sewaktu kami awal tiba di negara ini ada sahabat om tinggal disini, jadinya om firman menawarnya untuk bekerja sama yang sebelumnya tinggal di desanya. karena atas permintaan om firman,om gilang bersedia"kata dewi.


"om galang juga yang membantu kami ketika awal tiba disini, setelah kami sanggup berdiri sendiri baru om galang ke desanya"sambung bela.

__ADS_1


eza dan bela mengerti atas keputusan para sahabatnya karena itu untuk kebaikan untuk mereka.


"Nisa untuk dokter spesialis syaraf masih membuka lowongan tidak"? tanya naya." sepertinya kami masih membutuhkan dokter syaraf karena di sana hanya ada satu"kata nisa dengan tatapan mencurigakan.


"um boleh tidak naya bekerja disana"kata naya sambil menatap satu persatu. "nisa menutut kakak sebaiknya kamu menerimanya, kamu sendiri taukan bahwa rumah sakit ini diwariskan oleh om hartawan untuk naya, banyak dari dokter syaraf disini merasa segan terhadapnya sehingga naya tidak mengeluarkan kepandaiannya secara penuh"kata eza.


" baiklah nisa izinkan naya bekerja di rumah sakit FG Hospital, tapi naya harus tetap bekerja disini dan satu lagi naya harus mengatakan hal ini pada mommy, daddy dan mas alex"kata nisa.


" terima kasih kak ipar naya akan bilang pada mereka "ucap naya. "kak juga mau pindah ke temat kami"kata dimas dengan candanya.


"kalau untuk satu hal ini tidak kak eza merasa bahagia bekerja disini apalagi om hartawan mempercayakan rumah sakit ini untuk mengurusnya sebelum adikku ini sanggup mengurusnya"kata eza.


"kak sudah naya bilang rumah sakit ini tetap kakak yang mengurusnya dan naya hanya ingin jadi dokter, naya tidak mau pusing mengurusnya"ucap naya dengan sebalnya.


"tapi kamu juga harus belajar adikku sayang kakak selalu berada di sampingmu untuk mengurusnya "kata eza. "terima kasih kakak sepupuku"kata naya dengan terharunya.

__ADS_1


Nisa dan lainnya terharu melihat kedekatan saudara sepupu ini, mereka saling membantu dan saling menyayangi satu sama lain


__ADS_2