
keluarga wijaya berniat melanjutkan rencana mereka kemaren untuk kembali menemui CEO AG Group, tanpa mengetahui siapa pemilik perusahaan tersebut. mereka merencanakan menipu perusahaan dengan surat kerja sama yang palsu, setelah mendapat tanda tangan nisa kemudian mereka melebihkan biaya produksinya.
tuan wijaya bersama sendi wijaya sudah berada di perusahaan AG Grup, mereka turun dari mobil dan memasuki dalam gedung perusahaan dan menemui resepsionis. sendi kamu sudah mempersiapkan suratnya tanya tuan wijaya, sudah pa kata sendi wijaya.
tanpa mereka ketahui dewi dan bela baru tiba di perusahaan AG Group
pagi bu dewi, bu bela kata resepsionis bernama dian. pagi kata dewi dan bela, maaf bu ini ada yang mencari bu bos kata dian. dewi dan bela menoleh dan alangkah terkejutnya dewi yang datang adalah keluarga itu lagi, melihat dewi terkejut bela bertanya siapa mereka dihadapan mereka ini bela bertanya dalam hatinya.
tuan wijaya ada perlu apa sehingga tuan datang ke perusahaan kami pagi hari kata dewi, mendengar kata wijaya dari mulut dewi bela terkejut mengapa keluarga ini berada di Perusahaan ini.
sedangkan diperusahaan Hartawan rio dan victor. sedang membahas keamanan nisa dan orangtuanya di rumah sakit, tiba-tiba terdengar suara hp berbunyi.drt drt
victor terdengar suara hp bergetar. angjatlah dulu siapa itu kabar yang penting kata alex. baik tuan jawab victor dan ternyata itu adalah bela yang menelepon.
ketika dia mengangkatnya bukan suara bela tapi suara yang lain,alex dan victor bersama mendengar percakapan itu karena victor loupsker suara hp nya agar alex dapat mendengarnya.
__ADS_1
tiba dewi menyebut nama wijaya alex mengetahui nama perusahaan siapa dan alex menyuruh victor untuk ke perusahaan AG Group karena sangat terlihat kekhawatiran di wajah victor.
pergilah ke sana aku tau dari wajahmu itu gelisah kata alex, tapi tuan di sini kata victor. pergilah, disini ada rio dan sepertinya pacarmu itu butuh bantuan dan satu lagi tolong selidiki kenapa perusahaan itu ke perusahaan AG Group, sepertunya mereka berniat buruk kata alex.
terimakasih tuan kata victor,'sebelum pergi dia menghubungi rio terlebih dulu untuk menggantikan pekerjaannya'. victor segera mengendalikan mobilnya ke perusahaan dimana tempat bela bekerja.
Di perusahaan AG Group, dewi dan bela dan tuan wijaya bersama putranya sendi wijaya sudah berada ruang rapat suasana sangat tenang dan bela masih terhubung dengan victor.
silahkan tuan wijaya sepertinya ada hal sangat penting sehingga seorang tuan wijaya mengempatkan untuk datang ke perusahaan kami kata dewi dengan tenangnya.
sepertinya tuan disini salah paham karena perusahaan kita sangat berbeda dari segi produksinya kata bela setelah membaca surat kontraknya. itu bisa kita atur nona, dalam perusahaan kami akan meneluarkan produk terbaru menengai barang berkas makanya kami kesini untuk bekerja sama untuk memprodujsi barang tersebut secara bersama itu bukankah akan mendapat keuntungan besar antar keduanya nona kata tuan wijaya.
sebelum dewi berbicara tiba-tiba terbuka, victor memasuki ruangan itu membuat bela merasa sedikit tenang. dewi menghela nafasnya dan melirik matanya ke bela dan melihatnya tersenyum dewi hanya menggelengkan kepalanya.
selamat datang tuan victor kata dewu dan memberi salam. sepertinya nona dewi ada tamu rupanya dan depertinya kedatangan saya menanggu nona dan lainnya kata victor. oh tidak tuan, mereka dari perusahaan wijaya group kata dewi.
__ADS_1
maaf nona, siapa dia tanya tuan wijaya. maaf tuan, beliau adalah perwakilan dari perusahaan Hartawan Group, sebelumnya kami sudah ada janji menengai kerja sama selanjutnya sindir bela
apa kami datang pada waktu yang kurang tepat dan sepertinya nona dewi sangat sibuk hari ini kata sendi wijaya. sebaiknya kita duduk semua dan untuk kerja sama ini diperlajari dulu bolehkan tuan wijaya kata bela. tentu nona kata sendi wijaya.
dewi memperlajari file yang di bawa oleh tuan wijaya, dia membaca secara keseluruhan sebelum di tanda tangani oleh Nisa. oh maaf nona jika kami boleh tau dimana CEO dari Perusahaan ini dari kemaren kami tidak melihatnya kata sendi wijaya.
CEO kami sedang berada di luar kota untuk menyelesaikan pekerjaan, dia berada di sana selama sebulan setelah dia kembali akan kami hubungi tuan wijaya kembali kata bela.
oh tidak apa nona kami mengerti, nona harus meminta persetujuan dari CEO Perusahaan untuk itu kami akan menunggu kata tuan wujaya yang kesal. victor memperhatikan gerak dari tuan wijaya dan putranya yang menahan amarahnya.
tuan wijaya dan putranya memutuskan meninggalkan perusahaan AG Group dengan wajah yang kesal karena tidak dapat menemui Nisa, maka rencana yang tela di susun terpaksa di tunda.
sayang terima kasih sudah datang kata bela dan memeluk victor. bela, jadi kau yang menghubungi tuan victor kata dewi. aduh dew melihat mu tegang dan mereka itu datang apalagi setelah mengetahui bahwa mereka itu keluarga wijaya aku jadi takut dew, apalagi tingkah laku mereka itu sangat mencurigakan makanya aku langsung menghubunginya dan lihat dia langsung datang kata bela dengan ngengesan. victor hanya menggelengkan kepalanya.
sebaiknya kita langsung ke rumah sakit untuk membicarakan hal ini pada nona nisa dan tuan alex akan segera mengusul bersama rio kata victor. kamu tenang dew pacarmu kalian juga akan jumpa kan dan memeluknya seperti ini kata bela.
__ADS_1
Dewi dan lainnya segera ke rumah sakit untuk menjenguk orangtua nisa dan membicarakan masalah tadi.