Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
Episode 34


__ADS_3

Mereka mencari Indah sekeliling galery bahkan sampai di luar tapi tidak menemukannnya.


" Maa Indah kemana nanti dia pergi jauh gimana" kata Nisa, memeluk Alex. Alex menenangkannya.


" Kak itu Indah kan" kata Naya, melihat seorang gadis mencoba menolong seorang pria. Mereka menajamkan matanya.


" Indah" teriak mereka, Rendra dan Gieza segera menghajar orang yang baru saja akan memukul Indah dari belakang


Mereka masih saling serang hingga menjadi tonton publik.


" Maaf tuan anda tidak kenapa?" Indah, pada seorang menahan rasa sakitnya bagian dadanya karena sempat kena serangan.


Orang itu mengangkat kepalanya dan terkejut melihat Indah di hadapnya sambil membersihkan celananya.


" Eh tuan" terkejut ternyata adalah Raja yang merupakan dosennya di kampus. " Indah temui mommy dan periksa dirimu" kata Firza yang sudah berada di sampingnya.


" Kakak maksudnya" kata Indah. " Rendra bawa kakakmu temui mommy" kata Firza pada Rendra. Rendra segera membawa Indah menemui keluarganya.


" Pak mari saya bantu om Dimas akan memeriksa anda, Pak mendalamilah ilmu bela dirimu agar dapat menjaganya. Jika anda dapat mengalahkan saya satu serangan pasti anda bisa memahaminya maksudnya" kata Firza, membantu Raja . Raja tersenyum.

__ADS_1


Mereka menuju ke tempat keluarganya yang menunggu di cafe.


" Mommy periksa kak Indah" kata Rendra, mendudukan Indah di samping Nisa. Indah sangat bingung dengan ini.


" Sayang lihat dokter" kata Nisa. " Mommy ada apa ini mengapa harus diperiksa terus mengapa mommy memanggil dokter pada diri mommy" kata Indah.


Semua orang terkejut mendengarnya ada rasa haru. " Indah lihat om sebutkan peristiwa yang kamu alami di mall waktu itu" kata Eza.


Indah menceritakan semua yang terjadi di mall terus dia tidak ingat lagi.


" Sayang mommy senang kamu sudah sembuh, kak apa peristiwa tadi memicunya?" Nisa. Eza menanggukan kepalanya.


" Om obati dia" kata Firza yang baru datang bersama Raja. Dimas hanya menuruti.


" Kakak ingatkan dengan kami " kata Devina. " Tentu kakak ingat kalian" kata Indah. " Hore" teriak Devina dan Cleo.


Mereka sambil memesan makanan siang di caffe tersebut karena Alex sudah membokingnya.


" Kak bagaimana dengan acara di Perusahaanitu" kata Cahaya. " Aduh hampir aunty lupa pihak mereka tadi menghubungi katanya kita harus mengumpulkan desain kita dan modelnya, acaranya dalam minggu ini" kata Bella.

__ADS_1


" Cahaya, kamu sudah menyelesaikannya. Jika sudah kita mencari modelnya" kata Indah. Nisa mencoba untuk melarangnya tapi Alex mencegahnya.


" Sayang lihatlah putri kita sangat semangat" bisik Alex. Nisa hanya menghela nafasnya.


" Tapi masalahnya ini teman sekolah Cahaya banyak tertarik untuk mencobanya dan untuk anak kita bisa Devina dan Cleo mereka sangat cocok dengan ini" kata Cahaya menunjukan desainnya yang sangat lucu.


" Masalahnya dimana kak ipar"?" Revina. " Ini desainnya untuk pasangan" kata Cahaya, menunjukan desain yang cantik.


" Kalian berdua saja" tunjuk Dimas, pada Raja dan Indah. " Itu bagus om supaya mereka lebih akur lagi" kata Jihan, menahan tawanya. Indah menatap Jihan dengan kesalnya.


" Baiklah besok kita harus latihan karena acaranya dalam seminggu ini" kata Bella.


Terpaksa Indah menyetujuinya karena ini adalah proyek pertamanya di Perusahaan AG Group.


Keesokan harinya mereka latihan di rumah Alex, mereka latihan di halaman. Teman cahaya sudah datang tapi tidak mengetahui hubungan Cahaya dengan Rendra.


Sebab Cahaya mengatakan ini adalah kerja sampingannya. Mereka latihan dengan semangat apalagi melihat tingkah laku Devina dan Cleo yang selalu menempel pada Rendra.


Sedangkan Indah hanya diam ketika aunty putri memintanya lebih santai pada Raja, mereka tertawa melihat kekesalan Indah tapi Raja hanya tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2