Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
ACT 16


__ADS_3

Di Hart Universitas.


Kegiatan Firza kampus sangat sibuk selain menyelesaikan perkuliahannya dia juga mengurus Perusahaan AG Group dan FG Hotel Family, tapi dia beruntung memiliki orang yang terpecaya hingga dia dapat menyerahkan urusan kantor dan hotel pada mereka ketika dia kuliah.


Saat ini Indah duduk di depan kelas Firza karena mata kuliahnya agak siang, tapi Indah berangkat kuliahnya sama Firza maka saat ini dia harus menunggu jam kuliahnya di mulai.


Indah sedang membaca buku tiba- tiba ada sepasang kaki di depannya, dia terkejut melihat Raja dengan tatapan dingin.


" pak Raja" kata Indah menutup bukunya. " mengapa kamu ada di sini ini masih pagi bukankah kuliahmu siang, Indah" kata Rendra, dengan dinginnya.


" Indah lagi nunggu kak Firza, pak " kata Indah. Perasaaan Reza menjadi kesal karena Indah menunggu pria lain.


" Sebaiknya kamu membantu saya, menyusun laporan" kata Raja, sebelum dia menarik Indah ada tangan yang menahannya.


" Saya harap anda melepaskan tangan anda dari Indah" kata Firza, dengan sopan, mengetahui bahwa Raja afalah dosen baru.


" Anda yang siapa saya membutuhkan bantuan Indah untuk pembelajarannya" kata Raja, menatap Firza, dengan tajam. Firza tersenyum. Dayat berada disamping Firza hanya bisa menghela nafasnya karena hanya Dayat dan Jihan mengetahui status Indah dan Firza.


" Saya harap anda jangan lupa bahwa sekarang belum waktunya Indah masuk ke dalam kuliah, sekali lagi anda melepas tangan anda" kata Firza. Raja akhirnya melepaskan pegangannya ke Indah meski berat.

__ADS_1


Kemudian mereka pergi ke kantin untuk mengisi perutnya karena mereka belum sempat untuk makan di rumah.


" Indah, kamu sudah membawa undangan untuk teman sekelasmu" Kata Firza. memasukan bakso ke mulutnya.


" Sudah kak ini undangannya" kata Indah. Menunjukan setumpuk undangan dalam tasnya. Dayat melihat undangan yang sebanyak itu membuatnya penasaran.


" Indah untuk apa membawa undangan sebanyak itu?" Dayat, menunjuk tas Indah. " Ini untuk kakak satu kami merayakan tahun baru di FG Hotel" kata Indah memberikan satu undangan.


" FG Hotel, bukankah itu kepunyaan keluarga mommy kalian" kata Dimas. " Firza dan Indah menanggukan kepalanya.


" Aku pasti datang dan takkan melewatkan pesta dari keluarga Gunawan, tapi kamu tidak memberikan undangan ke teman sekelas kita" kata Dayat.


Dalam kelas Indah.


Indah dudu di tempatnya sambil menunggu temannya dan dosen yang selalu membuatnya kesal.


" Indah" teriak Jihan. pletak. " Aduh Indah ini sakit sekali suka sekali menjitak kepalaku" kata Jihan dengan memajukan bibirnya karena kesalnya.


" Ini untukmu" kata Indah memberikan undangan pada Jihan. Seketika mata Jihan membesarkan matanya karena terkejut.

__ADS_1


" Ini undangan untuk apa?" Jihan. melambaikan undangannya. " itu undangan pesta tahun baru yang seminggu lagi di adakan" kata Indah. Jihan bahagia dan memeluk Indah.


Dengan bantuan Jihan membagikan undangan teman sekelasnya dan Raja juga mendapat undangan. Karena Alex juga mengundang pihak Hart Universitas.


Di sekolah. Revina dan lainnya juga mengundang temannya hanya Cahaya yang mengundang sahabatnya Aulia.


Meskipun sekolah adalah milik keluarga Nisa tidak ada satu orang mengetahui hubungan mereka. Rendra menghormati Cahaya yang hanya mengundang Aulia.


Di Perusahaan Hartawan Group.


Alex sangat sibuk di perusahaannya sehingga dia melupakan makan siangnya.


" Tuan, Nyonya Nisa mengingatkan saya untuk mengajak anda untuk makan siang dan Nyonya sudah mengirim makanan" kata Rio, membawa kotak makanan.


Alex menghela nafasnya dan melepaskab jasnya dan menuju ke sofa.


" Dia selalu saja begini kalau aku sibuk" kata Alex membuka kotak nasinya. " kamu tidak makan rio?" Alex.


" Saya dan Victor juga mendapatkan kotak makanan dari mereka berdua, mari tuan saya kemnali ke ruangan saya" kata Rio. Alex menanggukan kepalanya dan menikmati makan siang kiriman Nisa.

__ADS_1


__ADS_2