Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
hadiah dari firza


__ADS_3

sekarang nisa katakan pada kakak, apa yang menyebabkan nisa terus menghubungi kakak tanya Eza. kak, orangtua nisa sudah sadar dari komanya kata nisa. alhamdulillah kalau begitu akhirnya kesabaran nisa berbuah hasil, terus yang menjadi masalahnya apa hingga minta bantuan dari kakak kata eza.


kata dokter ridwan keadaan mereka sudah membaik yang menjadi masalahnya adalah syaraf dan dr ridwan takutnya kejiwaan mereka kak, sepertinya orangtua nisa menahan sesuatu dalam hatinya kata nisa yang menangis.


tadi kata dokter ridwan, jika kak sudah tibah di suruh ke ruangan beliau untuk membicarakannya dan untuk syarafnya dokter naya yang menanganinya kak kata nisa.


baiklah kakak ke ruangan dr ridwan dulu bersama naya dan sebaiknya kalian kembali ke ruang rawat om dan tante gunawan, ayo nay kita pergi lebih cepst lebih baik kata eza. baik kak, nisa tenang saja kami akan memberi pengobatan terbaik nisa kata nata. nisa mengucapkan terima kasih atas bantuan mereka.


nisa dan lainnya sudah berada di ruang rawat tuan dan nyonya gunawan, tapi mereka masih tertidur karena pengaruh bius. nisa duduk diantara orangtuanya alex dan lainnya duduk di sofa sedangkan bela dan dewi pergi swalayan karena firza minta eskrim.


bunda, ama sama kapan bangunnya firza mau beri hadiah bunda kata firza. sebentar lagi sayang kata nisa.

__ADS_1


tak lama firza melihat tangan ibu lila bergerak, bund lihat tangan ama bergerak kata firza. benar sayang, ibu ' nisa terus memanggil ibunya, akhirnya ibunya perlahan sudah membuka matanya'.


nisa, ibu dimana nak tanya ibunya. ibu di di rumah sakit untuk pemeriksaan, nisa panggildokter dulu bu. kemudian dr ridwan dan dr eza masuk ke rusng rawat dan ayah pun sudah siluman, sedangkan yang lainnya menungggu di luar. dewi dan bela sudah datang dan memberi es krim ke firza dan minuman ke lainnya.


dr ridwan dan dr Eza keluar dari ruang rawat setelah melakukan pemeriksaan terhadap orang tua nisa. gimana keadaan mereka dok, kak tanya nisa.


seperti yang telah perkirakan dokter nisa, dan untuk selanjutnya kita bisa bekerja sama dengan dok syaraf dan ahli Psikologis kata dr ridwan.


Alex memerintahkan rio dan victor untuk berjaga di lingkungan ruang rawat orangtua nisa, victor mengubungi anak buahnya untuk berjaga di rumah sakit terutama ruang rawat orangtua nisa.


ibu, ayah nisa senang melihatnya sudah sadar, ama, apa lihat yang kubawa kata firza. emangnya apa yang firza kesayangan ama ini bawa kata ibu lila.

__ADS_1


tadi pagi kan firza sudah berjanji untuk memberikan ama dan apa hadiah Kata firza.


hadiah apa yang firza bawa untuk apa dan ama tanya ayah, hadiahnya sama aunty bela dan om dimas kata firza. kemudian firza memanggil mereka untuk membawa hadiahnya ke hadapan firza. nisa melihat alex hanya duduk bersama naya di sofa menghampiri mereka dan hanya melihat apa yang dilakukan oleh adiknya itu.


firza kenapa banyak sekali hadiahnya sayang,firza beli dimana sayang pasti biayanya mahal kata ibu lila. tenang om dan tante, ini hadiah gratis dari fansnya firza kata dimas dengan ngengesan.


hadiah dari fans memangnya firzanya ama ini artis kata ibu lila. bukan tan firza ini artis di sekolahnya tiap hari ada aja yang dikasih untuk firza tan kata bela.firza bukan artis ama mereka aja yang suka ngasih firza hadiah padahal firza sudah nolak kata firza dengan kesalnya. bukankah seharusnya firza senang di kelilingi gadis cantik kata dimas sambil menggoda firza.


mereka itu bukan cantik om tapi mereka itu centil firza tak suka kata firza memangnya den firza ini sukanya sperti apa tanya dimas. yang seperti bunda kata firza.


udah lah kalian ini kapan berhenti ngobro dan hadiah ini gimana tanya bela. maaf aunty, ama, apa lihat firza banyak bawa hadiah untuk kalian ada kue dan buah-buahan kata firza. ama mau buah pisang saja sayang kalau apa boleh nyoba kuenya kata orang tua nisa. boleh dong ama apa kalian boleh makan semuanya mumpung gratis kata firza dengan tawa.

__ADS_1


mereka semua menikmati kue dan buahan yang di bawa oleh firza sedangkan hadiah lainnya sudah di bawa ke bangsal anak oleh firza bersama bela dan dimas.


__ADS_2