Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
belanja kebutuhan


__ADS_3

Setelah mengobrol naya eza dan dimas kembali ke bangsal masing sedangkan nisa dan lainnya pergi ke Mall mencari kebutuhan untuk dapur mereka.


Mall Hart


"sebaiknya kita ke loker beras dulu "kata dewi. "bukankah itu akan membutuhkan waktu lama jika kita belinya satu persatu, bagaimana kita berpencar agar cepat membelinya"seru bela. " itu ide yang bagus tapi membawanya gimana "tanya nisa.


"oh ya pasti banyak, bagaimana kita hubungi karyawan di toko pasti sekarang waktu istirahat "kata nisa. sebelum nisa menghubungi mereka terdengar suara tak asing baginya.


"Bunda....! "teriak firza dan memegang tanhan nisa. "sayang sama siapa firxa kesininya", tanya nida. "itu bunda sama ayah, tadi ayah menjemput firza ke sekolah kemudian mengajak firza ke mall kata ayah bunda mau berbelanja" kata firza.


"sayang mau beli sesuatu nanti aunty bela belikan" kata bela. "tidak aunty hari ini firza mau membawakan barangnya saja "kata firza. "aduh kesayangan aunty ini baik sekali, nanti aunty belikan es krim"kata bela.firza tersenyum "ok aunty"serunya.


"mas mengapa jemput firza ke sekolah pasti pekerjaan mas banyak, biar kak putri yang menjemputnya seperti biasa"kata nisa. "mas tadi hanya ada metting diluar kemudian teringat pada putra ayah ini,jadi mas hubungi putri biar mas yang menjemputnya kemudian kalian berbelanja pasti kerepotan makanya mas susul kesini"kata alex.


"sayang, kalian belum beli apa-apa", tanya victor pada bela. "belum mas kami memikirkan cara membawanya karena catatan belanja kami banyak"kata bela. kemudian rio menghubungi orangnya agar memasuki mall dan menuju ke tempat tuannya.


"mas siapa mereka mengapa menuju ke tempat kita"kata nisa. "sayang mereka itu orangnya mas biar mereka yang bawakan belanjaan kalian"kata alex. Nisa menanggukan kepalanya sepertinya memang benar mereka membutuhkan tenaga laki-laki untuk membawa berbelanjaan mereka.

__ADS_1


" baiklah biar aku ke penjualan beras"kata bela ditemani oleh vivtor juga tiga orang di belakangnya.


"nanti aku dan mas alex ke penjualan ikan atau daging "kata nisa sambil membaca catatan.


"dan aku bersama mas rio ke penjualan sayuran dan buah-buahan" kata dewi.


"sayang kamu ada yang mau dibeli "kata nisa. Firza menanggukan kepalanya sepertinya dia menginginkan sesuatu.


sebelum nisa meminta agar suaminya menemani firza, terdengar suara dewi memanggil putri. itu membuatnya lega nanti dia minta tolong pada putri.


"kak putri "panggil dewi terlihat putri baru masuk dengan beberapa karyawan toko kue. "nona" kata mereka. "kak ingin berbelanja juga"kata bela. "


" kak bisa menemani firza belanja dia ingin membeli sesuatu katanya"seru nisa."baiklah nona, tuan ayo kita berbelanja"kata putri.


mereka membeli apa yang dibutuhkan oleh rumah tangga sedangkan putri menemani firza, para karyawan membeli kebutuhan toko cake.


Bela pergi ke penjualan beras."pak berapa harga satu karung beras "kata bela. "harganya 210 ribu nyonya" kata penjual beras dengan ramah. "baiklah pak, tolong keluarkan tiga karung beras"balas bela. "ini nyonya, terima kasih nyonya"ucap penjual. "sama2 pak ini uangnya"kata bela. "terimakasih nyonya"ucap penjual mengambil uang dari tangan nisa.

__ADS_1


"kalian ambil beras ini langsung bawa ke sini, ingat setelah ini langsung menyusul kami "kata victor dengan tagas. "sayang apa masih ada yang mau dibeli"tanya victor. "mas sepertinya kita membutuhkan peralatan dapur " kata bela."mas coba kamu hubungi tuan alex dan rio apakah nisa dan dewi juga membutuhkannya, kita sekalian membelinya" seru bela.


"baiklah sayang, mas hubungi mereka dulu"kata victor. setelah menghubungi mereka bela dan victor menuju ke penjualan peralatan dapur.


Nisa memilih ikan, daging dan ayam tidak lupa dengan tahu, tempe, kentang, bawang, cabe dll untuknya dan sahabatnya. alex tersenyum melihat keahlian istrinya dalam memilih bahan nisa sangat teliti.


dewi dan rio membeli beberapa sayuran dan buah-buahan.tidak lupa dia membeli beberapa bahan dapur lainnya.


setelah selama tiga jam belanja mereka pergi ke restoran di mall untuk makan siang. firza juga menyusul ke restoran bersama putri.


"sayang firza beli apa coba katakan pada aunty"kata bela. "aunty lihat firza membeli buku yang banyak "kata firza. "ya Allah"ucap bela. melihat banyaknya kantong yang dibawa oleh putri dan salah satu orangnya alex.


Nisa dan dewi juga terkejut bahkan dia bertanya pada putri. putri hanya mengangkat bahunya.


"sayang mengapa beli bukunya banyak sekali"kata nisa. "bunda firza ingin seperti ayah menjadi bos besar, ayah nanti rumah kita bikin perpustakaan mini untuk meletakan buku firza"kata firza.


"baiklah sayang nanti ayah minta om rio dan victor untuk mengurusnya"kata alex. "terima kasih ayah, om rio dan om victor "ucap firza.

__ADS_1


Nisa terharu bahwa suaminya sangat menyayangi firza.


__ADS_2