Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
ACT 1


__ADS_3

Tujuh belas tahun kemudian


keluarga kecil Annisa dan Alex berbahagia sudah tidak ada masalah seperti kehidupan awal pernikahan mereka.


Annisa sekarang hanya fokus kepada rumah sakit FG Hospital karena perusahaan AG Group di urus oleh Firza Gunawan, sedangkan untuk toko kue Naya cake dan bakery di urus oleh Revina putri Nisa.


Perusahaan Wijaya berubah menjadi Gunawan Group masih ayah nisa mengurusnya, ketika Firza menyelesaikan studinya baru dia mengurusnya.


walaupun Firza masih kuliah tapi dia tidak mau Nisa kecapean, sedangkan putra Nisa dan Alex bernama Rendra putra Hartawan hanya fokus pada sekolahnya .


Revina sangat menyukai membuat cake yang sering menemani neneknya di toko kue.sehingha dia memutuskan mengurus Nisa cake bersama neneknya.


" Kakak ayo nanti kita terlambat" kata revina, mengetok pintu kamar rendra. Firza yang berada disamping kamar Rendra keluar karena suara adiknya begitu keras.


" Vina mengapa berteriak" kata firza." kakak, kak rendra lama nanti terlambat ke sekolahnya" kata Vina, dengan manjanya mengayun ke lengan firza.


" berangkatnya bersama kakak saja hari ini kak ada kuliah pagi, biar rendra bersama indah nanti" seru firza. " yeay vina berangkat bersama kakak" kata vina.


" tidak vina berangkatnya bersama rendra saja" kata rendra, dengan kakunya. " kak pasti dia takut karena teman kuliahnya kak indah suka menanggunya" bisik vina.

__ADS_1


" kalian diatas ayo makan nanti telat " kata Indah dari bawah tangga sambil memegang pingganhya.


" sayang sepertinya indah menuruni sifatmu ketika marah" kata Alex, mencium Nisa. " aduh sayang mengapa di cubit" kata Alex, ketika Nisa mencubit perutnya.


kemudian mereka menikmati sarapan pagi yang telah disiapkan oleh Nisa dan indah.


" Om, Aunty" teriak Cella dan Davina putri dari putri dan Naya." kalian datang bersama" kata Nisa, memeluk kedua sahabatnya.


" Mas eza dan dimas ada seminar di luar kota selama tiga hari, jadi kami main kesini" kata putri.


" Kak firza mau ya mengantar cella ke sekolah karena mama katanya mau bergosip bersama tante nisa dan tante naya" kata cella.


" Kak katanya mau mengantar Devina ke sekolah" kata Devina, ngambeknya. " Vina ayo kita berangkat nanti kita terlambat" kata Rendra, menarik tangan vina.


Devina menghentakan kakinya dengan kesal, sedangkan kedua sepupunya senang. " firza, kamu itu sudah besar masih suka jahil" seru naya.


" kak ayo kita berangkat hari ini indah ada kuis, Cella, Devina ayo salim ke mommy dan tante juga daddy" kata indah.


" Firza hati membawa mobilnya" kata Alex. " baik dad" kata firza.

__ADS_1


" sayang mas berangkat dulu, nanti mas pulangnya agak malam karena mas dan rio ada metting" kata Alex, mencium Nisa dan mengusap rambut Naya.


" sekarang kita bagaimana apalagi kita libur hari ini" kata Naya. " kak di perusahaan tidak ada masalahkan" kata Nisa.


" kamu tenang saja nisa setelah tuan firman fokus pada hotel kita dan perusahaan diurus oleh Firza, semuanya baik saja Firza sangat wibawa dia sangat mirip denganmu nis ketika dia memimpin perusahaan" kata putri.


" kak benar firza sangat mirip denganku , tapi rendra sangat mirip sekali mas Alex" kata Nisa.


" sepertinya tidak hanya Rendra tapi Indah juga sangat mirip dengan kakakku itu" kata Naya, cemberut.


" nona naya, kamu tahu sendirikan sejak indah masuk dalam keluarga kita dia sangat dekat dengan tuan Alex dan kedua Asistennya" kata putri.


" sampai Indah mengikuti kak Alex ke kantor setiap hari" kata naya, tertawa.


" Dewi dan Bella mana tumben mereka tak kesini" kata Nisa. " mereka sangat sibuk di rumah sakit apalagi kita bertiga libur" kata naya .


" Naya kapa kamu akan mengurus rumah sakit keluargamu, ini sudah sepuluh tahun kamu bekerja di FG Hospital" kata putri.


" Sepertinya secepatnya kak kasihan kak Eza dia sering mengeluh padaku " kata naya. "lebih cepat lebih Naya, nanti biar aku yang mengurus surat resigmu" kata nisa.

__ADS_1


" terima kasih kak ipar" kata naya, memeluk nisa. kemudian mereka memutuskan untuk membawa makan siang untuk Dewi dan Bella


__ADS_2