
setelah mendengarkan penjelasan yang disampaikan oleh dokter keluarganya maka sekarang mereka berada di ruang Annisa mengenai kesehatan Alex.
suster apa dokter nisa ada di dalam tanya nyonya hartawan.ada nyonya dr nisa,sedang makan siang bersama putranya juga dr dewi dan dr bela nyonya apa perlu saya panggilkan ucap suster. nggk perlu sus biar kami masuk untuk jumpa dengannya.
Dewi dan Bela keluar dari ruangan nisa setelah menyelesaikan sarapan siangnya,mereka terkejut siapa yang berada di depan pintu ruangan nisa.
tuan, nyonya, naya berada disini kata dewi, bela, dew nisa ada di dalam kami ingin bicara sesuatu hal. oh ada tuan, nyonya nisa sedang menemani firza lagi ngerjain PR nya. firza ada disini tanya naya, iya naya setiap pulang ke sekolah firza akan kesini, silahkan masuk tuan, nyonya dan naya kami kembali ke ruangan dulu.
Naya membuka pintu dan mengucapkan salam. Assalamualaikum ucap naya .wassalamualaikum ucap nisa kelas kenapa nay. begini nisa kami mau berbicara sesuatu kata nyonya hartawan. boleh nyonya silahkan masuk maaf saya bantu firza buat pr nya dulu supaya kita bisa bicara enak ucap nisa
silahkan selesaikan dulu seru naya. kemudian mereka duduk di sofa sambil melihat nisa membantu firza. Bunda pr firza udah selesai boleh ya firza ke ruangan aunty bela tadi firza udah janji bun, baiklah bunda panggil suster dulu antar firza ke ruangan aunty bela tapi ingat jangan ganggu auntynya lagi kerja. beres bun paling aunty yang suka jahili firza.Suster tolong antar firza ke ruangnya dr bela terus tolong pending dulu pasien ke Dr nita saya lagi ada urusan.baik dok nanti saya bilang ke Dr nita. terimakasih suster. kemudian suster mengantar firza ke ruangan bela sebelum itu mereka ke kantin dulu membeli makanan ringan.
sedangkan di ruangan nisa mereka berbicara hal yang serius.nisa dapat melihat wajah mereka yang berada di depannya ini sangat khawatir.
__ADS_1
maaf nyonya sepertinya ada hal serius hingga tuan dan nyonya datang ke ruangan saya ini naya Juga ikut
begini nak nisa bisa tante minta tolong, minta tolong apa nyonya. nisa panggil tante saja jangan panggil nyonya soalnya nisa sahabatnya naya. baiklah tante,sepertinya ada urusan yang serius.
Begini nisa putra kami Alex mengalami depresi berat yang disebabkan oleh pertunangannya batal karena wanita itu selingkuh di hari pertunangan mereka hingga membuat putra tante depresi. tadi wanita itu datang lagi hingga membuat alex pingsan dan depresi yang sudah lama hilang itu kembali lagi.
tadi kata dokter pribadi keluarga kami Nisa bisa membantu anak tante, tante minta tolong nisa untuk mengobati anak tante ucap nyonya hartawan sambil nangis. tante jangan menangis nisa akan bantu sebisa nisa tante, nanti nisa atur lagi jadwal praktek nisa tan. terima kasih ya nisa nanti naya bantu untuk mengurusi jadwal nya nisa.
sekarang kita ke ruang tua alex berada tante nisa bisa lihat bagaimana keadaannya dan tindakan seperti apa yang harus dilakukan.
rio: tuan, nyonya, nona nisa dan nona naya silahkan masuk. gimana keadaannya rio tanya tuan hartawan. masih seperti kemaren tuan, tuan masih belum berbicara tuan dan nyonya hartawan hanya bisa menghela nafas dengan berat. tante izinkan saya periksa tuan alex. silahkan nak kami percaya mu
Nisa memeriksa keadaam alex baik psikisnya ,tatapan yang kosong dan mental yang lemah, suster tolong ukur tensi nya kemudian kamu atur jadwal saya kapan kita melanjutkan sesi pengobatan untuk tuan alex. baik dok nanti saya atur dok.
__ADS_1
mari kita bicara di ruangan saya ucap nisa,mereka kembali ke ruangan nisa untuk menbicarakan hasil pemeriksaan nisa terhadap alex, ketika membuka pintu datang firza dalam gendongan bela.bunda firza ngantuk.uh anak bunda ngantuk sini sama bunda, nisa mengangkat firza dalam gendongan bela, trimakasih bel, sama-sama nisa tuan,nyonya,naya bela ke ruangan bela dulu. ya bel seru naya.
mereka memasuki ruangan nisa, nisa menidurkan firza atas kasur. disana emamg ada kasur atas permintaan nisa jikalau firza tidur di rumah sakit direktur rumah sakit menyetujuinya atas perintah alex waktu itu.
baiklah tuan, nyonya dan naya mari kita lanjutkan pembicaraan kita, sepertinya keadaan tuan alex yang seperti ini harus di rawat dulu di rumah sakit.
kalau untuk pengobatan gimana coba syok terapi tante, tuan.nisa jangan panggil tuan panggil saya om seperti kamu panhgil istri saya dengan sebutan tante. baiklah om,sebelumnya saya mohon maaf om sewaktu pertunangan yang gagal itu masih ada rekamannya. untuk apa ya nisa. untuk melihat reaksi tuan alex tan, om dan nay. setelah dia melihat video apa reaksi yang ditunjukkan oleh tuan alex jika dia marah, sedih itu baik tan, jikalau dia hanya menahannya itu yang kita waspadai. seseorang harus bisa mengeluarkan perasaan yang dirasakan terhadap sesuatu tan jadi yang dihadapi oleh tuan alex ini berbentuk Emosional yang tidak dia tunjukkan pada kita baik itu marah, menangis terhadap sesuatu yang menyebabnya traumatis.
baiklah nisa kami setuju yang penting alex bisa sembuh sekitar tiga hari lagi mari kita coba, kita harus menyiapkan segala sesuatunya tante. seperti apa ya nisa. ruangan yang kosong, jangan ada benda yang tajam cukup meja dan kursi.
tuan hartawan menyuruh rio dan victor untuk menyiapkannya. maaf nisa mengapa harus tunggu tiga hari lagi tanya nyonya hartawan. saya mengerti kekhawatiran tante tapi jika kita terburu itu juga tidak baik tan dan selama tiga hari itu saya harus mengoperasi beberapa pasien saya tan.
mom yang dikatakan nisa itu benar kita harus sabar mom kita harus periksa fisik dan mental kak alex mom ucapa naya.mom mengerti nay hanya mom lihat kakak mu seperti itu tidak sanggup mom. naya paham mom kita harus sabar. tuan dan nyonya mohon pamit pada nisa harus ke ruang alex sedangkan naya di ruang prakteknya ada kabar dari suster tempat dia bertugas bahwa ada pasien membutuhkannya.
__ADS_1
Nisa memikirkan langkah yang harus dia ambil untuk menolong alex dalam mengatasi trauma masalalunya.