Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
Nisa Syok


__ADS_3

Alex tadi dapat kabar dari dewi segera ke Swalayan untuk menemui misa dari pembicaraan dewi, dia dapat mengira bahwa wanitanya itu dalam keadaan ketakutan. setiba disa Alex melihat nisa dengan tatapan kosong dan dewi memeluknya.


Alex yang melihatnya begitu membuat hatinya teriris melihat nisa dalam keadaan begitu, sayang hei, sayang lihat ini aku kata alex, "dia duduk setelah dewi menyinhkir dari sana, " Rio nisa dari tadi hanya diam saja setelah melihat keluarga itu, dewi sudah memanggilnya dari tadi tapi nisa tidak merespon apapun, hiks, hiks rio nisa tidak kenapa kan kata dewi yang sudah mengeluarkan air matanya.


sayang, nona nisa tidak kenapa, tuan sebaiknya kita bawa nona pulang kata rio. ya tuan kak eza juga berada di toko cake, dia menemani kak putri mungkin dia masih berada disana kata dewi. mendengar hal itu tanpa aba-aba apapun alex menggendong nisa karena dia hanya diam.


di dalam mobil, dewi mencoba menghubungi bela tapi tak aktif. sayang bela masih di dalam dan dia mengikuti mereka, tapi telponnya tak aktif bagaimana ini kalau dia ketahuan gimana kata dewi yang cemas.


sayang hei, bela baik saja victor sudah mencarinya tadi setiba kami di sana pasti mereka sudah bertemu dan nona bela sehat saja kata rio ' memegang tangannya dewi'. alhamdulillah kata dewi dan mengusap dadanya tanda lega.


sayang firza gimana apa masih sering bermain bola kata alex yang mencoba mengalihkan perhatiannya tapi nisa masih tak merespon. itu membuat alex semakin sedih dan mengepalkan tangannya, wanitanya hanya saja melihat keluarga itu tanpa sengaja reaksinya begini apalagi bertemu secara langsung dan berinteraksi langsung.

__ADS_1


tidak lama mobil yang mereka kendarai sudah sampai di rumah dewi dan rio membuka pintu mobil sedangkan belanja mereka di bawa oleh bela dan victor karena nisa dan dewi menggunakan mobil alex.


Alex senantiasa membimbing nisa dewi dan rio berjalan dibelakangnya,rio memegang tangan dewi memberinya ketenangan. pintu terbuka setelah alex mengucap salam bibi wati yang membukanya dan terkejut melihat keadaan nisa dalam pelukan alex.


nona nisa kata bibi wati dan menutup bibirnya karna nisa hanya diam. bi dimana om dan tante dan firza terus apa kak eza masih ada tanya dewi dan menepuk punggungnya bibi wati.


eh ya non dewi, tuan dan nyonya berada di halaman dengan dr naya dan setelah dari toko cake dr eza ke sini sama putri dan mereka juga berada disana kalau den firza istirahat di kamarnya non kata bibi wati memberitahunya.


tanpa mereka sadari orang tua nisa bersama naya, eza dan putri masuk dalam rumah karna terapynya selesai. ibu yang melihat nisa dengan tatapan kosobg menjadi terkejut.


tak lama bela masuk kedalam rumah karna dia baru datang dan ketika berada ruang tamu dia terkejut melihat nisa begitu, karena dia tau nisa orangnya kuat dan tidak menyangka bahwa pertemuan yang tidak sengaja itu membuat nisa syok. tapi dia yakin nisa pasti sudah siap menghadapi kelurga itu.

__ADS_1


sayang, kenapa bisa begini, dewi bukankah tadi nisa baik saja pergi bersama kalian, hiks, hiks tangisan ibu nisa. ibunya duduk di samping nisa setelah eza menolongnya ayah hanya bisa diam menahan tangisannya.


dewi mohon pada tante dan om harus kuat, memangnya ada apa dewi kata ayah yang sudah berserakan suaranya. tadi ketika kami akan pulang dan menuju mobil, tiba saja nisa melihat sesuatu, dewi menghentikan bicaranya. melihat apa nak kata ibu.


tante harus berjanji dulu pada bela, apapun yang di beritahu pada tante dan om harus kuat kata bela. ya bel om dan tante kuat mendengarnya. bela duduk bersumpuh di depan ibu nisa dan menghela nafasnya.


tadi di swalayan kami bertemu orangtuanya om firman dan nisa dengan pertemuan yang tiba-tiba tiba itu membuatnya terkejut om, tan kata bela. ibu terkejut dan memeluk nisa dan hanya bisa menangis.


mengapa harus sekarang mereka datang dan apa yang akan mereka lakukan pada keluargaku setelah membuat kami hampir kehilangan nisa tangisan ayah dengan derasnya. om dan tenang saja alex akan selalu menjaga nisa dan kalian. orang tua nisa merasa bersyukur karna putri memiliki seseorang seperti alex begitu mencintai putrinya.


kak eza nisa ndk kenapa kan kata dewi. kalian tenang saja nisa baik saja, dari yang eza liat nisa mencoba melawan dirinya sendiri dan dia mencoba meyakini dirinya sendiri kata eza setelah memeriksanya. kamu yakin eza kata alex.

__ADS_1


kak alex Nisa baru saja bertemu dengan keluarga yang tidak pernah dia temui apalagi mereka yang membuat orangtuanya menderita, jika itu orang lain pasti akan seperti saat nisa seperti ini. Nisa baik saja om, tante lihat tu firza turun dari tangga kata eza.


firza yang baru bangun dari tidur siangnya turun dari tangga dan melihat bundanya bersama lainnya. Bunda kata bibi, bunda baru pulang dari swalayan ya mana es krimnya bunda kata firza duduk dipangkuan nisa. tapi nisa hanya diam saja.


__ADS_2