Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
mencari jejak


__ADS_3

Hampir seharian mereka mencari keberadaan Nisa, bela dan firza tetapi belum juga menemukan keberadaan mereka, Alex sangat frustasi bahkan dia tidak menyentuh makanan sedikit pun yang di sediakan oleh bibi wati.


orangtua nisa tidak kalah frustasinya memilirkan keberadaan anak mereka membuat keadaan ibu nisa menurun, sehingga naya memberikan infus padanya. ayah nisa hanya bisa diam membeku apakah ini karena keluarga kandungnya atau bukan.


sampai dewi sangat mengkhawatirkan keadaan ayah nisa yang terus saja menginggau dalam mimpinya.


pak bayu terus mencari nisa dengan ilmu yang dia miliki tak lama dia menemukan sebuah titik walaupun signalnya sangat lemah.


tuan, nyonya saya sudah menemukan jejak nona nisa dan nona bela, sepertinya mereka di culik oleh orang yang sama di sini saya menemukan tiga titik signal dari alat lacak tapi signyalnya sangat lemah.


benarkah bayu kamu sudah menemukannya kata ayah nisa.ya tuan tapi saya belum bisa memastikannya sebab signyalnya sangat lemah kata bayu. pak memangnya dimana titik signyal itu terdeksi bahkan orang bodoh ini sudah berjam mencarinya belum juga menemukannya.


benar tuan titik signyal sangat lemah dari pencarian kami sepertinya mereka di tahan sangat jauh dari perkotaan dan signyalpun tidak ada kata victor yang baru saja datang.

__ADS_1


pak nona hana mengirim email kata bibj Tiba-tiba. apa yang dikatakan oleh hana bi kata ayah nisa dia takut ?jika firasatnya benar bahwa semuanya ulah keluarganya.


tuan, nona hana mengatakan bahwa gerakan dari keluarga wijaya sangat mencurigakan dari beberapa hari terakhir ini, bahkan nona hana tidak mengetahui apa yang direncanakan oleh orangtuanya sebab nona hana sibuk di perusahaan suaminya.


tapi kemaren ketika nona hana menemui mereka, nona hana menemukan banyaknya foto seorang gadis di kamar putra kakaknya, dia takut apakah itu keluarga tuan bahkan dia menemukan sebuah foto anak laki bersama seorang gadis tuan, itu yang disampaikan oleh nona hana bahkan dia juga akan mencari tau apakah itu keluarga tuan kata bibi dengan gemetaran


.ayah apa itu foto firza dan nisa bukankah mereka berdua akhir ini sering pergi bersama kata ibu dengan sedihnya. jika ini ulah mereka aku tidakakan memaafkan mereka, jika terjadi sesuatu pada anakku kata ayah dengan marahnya.


baiklah kita sudah menemukan keberadaannya sekarang kita menyusun rencana untuk menyelamatkan mereka seru tuan hartawan. tuan maaf jika saya menyela ini ada pesan dari nona hana.


cepat bi apa yang dikatakannya kata ibu nisa dengan suara seraknya. tuan, dia sedang mengikuti tuan sendi bersama nyonya wijaya dan dia meminta untuk sabar menunggu kabar dari nya kata bibi.


hana apa yang kau lakukan jika keluarga itu melukaimu gimana kata ayah nisa dengan cemasnya. firman jangan mencemaskan hana dia pasti baik saja kata tuan hartawan. ayah nisa hanya bisa berdoa.

__ADS_1


empat jam kemudian bibi kembali mendapatkan pesan dari hana. tuan ini kabar dari nona hana kata bibi dengan terburu.


ayo bi bicaralah kata dewi yang dari tadi hanya diam. nona hana saat ini berada di dalam hutan di sini ada sebuah rumah kosong dan keadaannya sangat menyeramkan, alamatnya hutan pinggiran kota dekat perairan xxx itu isi pesannya tuan ucap bibi.


mereka merasa lega karena keberadaan orang yang sangat berarti bagi mereka sudah menemukan titik terang, victor dengan tak sabarnya apakah ada seorang pria yang terobsesi terhadap wanitanya sebab dia sangat mengetahui foto yang dikirim oleh hana bahwa itu adalah foto bela ketika dia dan putri di cafe.


alex sangat mencemaskan nisa dan firza jika saja mereka sedikit saja melukai mereka. dua akan menghabisinya tanpa dia pandang siapapun itu.


di hutan rumah kosong


terlihat ada dua gadis yang di ikat di atas kasur dalam keadaan pingsan dan seorang anak laki di tengah juga pingsan.


sedangkan di luar kamar terdapat beberapa orang yang tertawa puas karena rencananya berhasil sehauh ini. juga rumah kosong tersebut di jaga oleh banyaknya anak buahnya dengan bersenjata.

__ADS_1


__ADS_2