Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
Liburan ke puncak


__ADS_3

Dari rencana yang telah dipembicarakan mereka, awalnya mereka pergi ke puncak tapi tuan dan nyonya hartawan merekondasi ke salah satu pulau milik keluarganya disana permandangannya sangat indah, dan Alex akan menunaikan niatnya disana tanpa di ketahui oleh siapapun termasuk kedua kepercayaannya.


Di rumah Alex, orangtua alex dan naya telah menunggu anaknya untuk sarapan pagi bersama.


dad,kapan putra itu melamar nisa hampir setahun mereka berhubungan, tapi belum juga ada perkembangan apapun kata nyonya hartawan dengan lesunya. sudahlah mom, kita percayakan saja pada putra kita itu apalagi kan tuan dan nyonya gunawan baru saja sadar dari komanya pastinya calon mantu kita itu menunggu kesembuhan mereka kata tuan hartawan memberi pengertian pada istrinya. nyonya hartawan menanggukan kepalanya apa yang dibicarakan oleh suaminya benar adanya.


Alex dan Naya keluar dari kamar masing-masing dan membawa koper mereka. menuju ke ruang makan, tuan dan nyonya telah mebgerahui rencana liburan anaknya bersama pasangannya dan sahabat mereka dan berdoa untuk kesembuhan orangtuanya nisa


Di kediaman Nisa


terlihat bibi dan bibi wati sangat sibuk untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh tuan, nyonya, nona dan tuan kecil mereka yang mau liburan dan orangtua nisa mencari ketenangan. tanpa nisa sadari disana dua akan mendapat kejutan lain dari seseorang.


Nisa berada di kamar orangtuanya mempersiapkan pakaian yang akan dibawanya. ayah, ibu sudah siapkan kita akan liburan bersama, disana ayah san ibu juga dapat mendapatkan kesejukan dab ketenangan disana permandangannya sangat indah.

__ADS_1


nak, apa kami menanggu pekerjaanmu kata ayah. tidak ayah disana ayah juga melakukan pengobatan dengan naya dan kak eza kata nisa. firza membuka pintu kamar orangtuanya dengan keadaan masih ngatuk dan belum mandi.


bunda, firza mau mandi sama bunda kata firza dengan gemesnya. orangtua mereka tersenyum melihatnya, baiklah putra bunda ini, mari kita ke kamar mandi kata nisa. "setelah mandi mereka bersiap dan menikmati sarapan pagi.


tak terasa sudah tiga jam dalam perjalanan, setelah Alex dan lainnya menjemput Nisa sekeluarga mereka tiba di pulau yang ditunjuk oleh daddy alex, untuk liburan dan pengobatan orangtua nisa.


mereka telah tiba di Villa yang mewah dengan berbagai fasilitas, memang daddy alex membuatnya untuk keluarganya. Alex meminta penjaga villa untuk menyiapkan kamar untuk istirahat karena besok orangtua nisa memulai kegiatannya.


Keesokan harinya Annisa mendampingi orangtuanya untuk pengobatan syarafnya yang didampingi oleh dr Naya dan bibi. mereka berada di halaman belakang Alex sudah menyiapkan segala hal untuk pengobatan orangtua wanita yang dicintainya.


Nisa rebahkan om di kursi terapi ini kita gunakan terapi fisioterapi listrik kata naya, setelah lima belas menit dilanjutkan dengan tante kata naya. nisa senantiasa menemani orangtuanya.


sebaiknya kita udahi dulu saat ini setelah makan siang, om dan tante dilanjutkan dengan kak eza ya kata naya. trimakasih nak naya kata ibu nisa. itu sudah tugas saya sebagai doktet tan kata naya.

__ADS_1


ketika nisa dan orangtuanya bersama naya menyelesaikan pengobatannya dan kembali ke dalam untuk istirahat, mereka melihat firza yang bersenang bersama kedua auntynya. ayah sama bunda mau kesana kata nisa yang tak sengaja melihat arah pandangan orangtuanya ke firza kata nisa. mau nak ibu kesana, nak naya apa boleh tante ke sana kata ibu ke naya.


boleh tante, mungkin perasaan tante dan om sedikit merasa senang ketika bermain bersama firza kata naya dengan senyuman manisnya.


bunda, kata firza ketika melihat mereka mendatanginya. bunda, apa ama dan apa sudah selesai pengobatannya kata firza. " dia tau ketika bertanya pada bela sewaktu mengajak bundanya bermain". sudah sayang, sekarang firza mau tidak mengajak ama dan apa melihat pantai di depan kata nisa.


mau bunda, ayo ama, apa kita bermain dipantai ajak firza.firza harus hati ya jangan bermain pantainya jangan terlalu jauh nasehat nisa. baik bunda, ayo bibi kita kesana kata firza menunjuk pantai dengan bantuan bibi dan pak bayu untuk mendorong kursi roda ama dan apa nya.


sedangkan di tempat yang lain, Alex membicarakan sesuatu bersama sahabatnya. Rio tolong kamu minta bi ina" yang merupakan pelayan di villa". untuk menyiapkan kejutan yang ronantis kata alex. baik bos kata rio tanpa bertanya untuk apa padahal dia penasaran yang dia tau itu untuk Nisa. tanpa menunggu lama ia segera menemui bi ina untuk menyiapkannya.


kak alex, memangnya kejutan itu untuk siapa kata eza yang penasaran dan penuh dengan tatapan curiga. "alex memukul kepala eza dengan buku yang dibawanya". kau jangan aneh ya, kejutan itu untuk nisa memangnya menurutmu untuk siapa kata alex dengan tatapan tajam. eh kak jangan marah dulu, eza kira untuk cewek yang lain kata eza dengan cengesan.


alex kamu sudah yakin untuk hal ini kata dimas. sudah dari kemaren di pikirkannya, dengan Nisa sudah mempunyai ikatan denganku itu akan memudahkan untuk melindunginya. kata alex.

__ADS_1


dimas menanggukan kepalanya, dia sangat percaya bahwa alex dapat melindungi nisa dan keluarganya, yang telah dimas anggap sebagai kakakny


__ADS_2