Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
Episode 64


__ADS_3

Hari ini adalah ujian semester bagi Indah dan lainnya selama beberapa hari terakhir ini Indah disibukan dengan belajar.


" Indah" teriak Jihan yang baru saja keluar dari mobilnya, Indah tersenyum dan menunggu sahabatnya.


" Bagaimana sudah siap menghadapi ujian? " Jihan, mengelut di lengan Indah. Indah tersenyum dan menunjukan jempolnya pada Jihan.


Mereka menuju ruang kelas untuk mengikuti ujian yang akan sebentar lagi akan dilaksanakan, mahasiswa fokus mengerjakan soal yang diberikan oleh dosen.


Sudah beberapa hari Indah tak bertemu dengan Raja karena kesibukan masing-masing dan Raja sudah mulai mengurus perusahaan keluarganya atas permintaan dari daddynya.


Di perusahaan Hartawan Group.


Firza sedang menyelesaikan laporan yang akan dilaporkan pada atasannya sudah lima bulan Firza dan temannya magang di perusahaan Hartawan Group .


Zeze tak pernah menyerah untuk mendekati Firza tapi Firza selalu menjauhinya membuat Zeze semakin kesal, apalagi hubungan Firza dan Melina semakin dekat.


" Firza sebentar lagi magang kita akan selesai apa kamu tak ada keinginan untuk menyatakan perasaanmu padanya" kata Dayat, melihat Melina sedang mengantar minuman untuk karyawan.


" Aku tak ingin hal seperti itu, aku ingin seperti bundaku" kata Firza, Dayat menanggukan kepalanya karena dia sangat mengenal sahabatnya.

__ADS_1


Cahaya dan Aulia juga sibuk dengan sekolah pasangan masing-masing sering menghubungi hanya sekedar bertanya keadaan.


FG Hospital


Nisa dan lainnya sedang berkumpul di ruangan Nisa saat jam istirahat, Bella sudah memesan makanan melalui online untuk mereka.


" Aku sangat merindukan putraku" kata Bella. " Emangnya Verlo belum menghubungimu? " Dewi, Bella menanggukan kepalanya.


" Kita sebagai orangtua hanya bisa berdoa agar anak kita sukses di negara orang" kata Nisa, keduanya saling menanggukan kepalanya.


Taklama suster datang memberitahu ada korban kecelakaan beruntun, Nisa dan lainnya segera menemui pasien yang menjadi korban kecelakaan.


" Siapkan ruang operasi" kata Nisa, menuju ruang operasi.


Kecelakaan terjadi di jalan raya karena supir bus ngantuk hingga kehilangan konsentrasi, kecelakaan beruntun tak dapat terhindar.


Universitas


Mahasiswa merasa lega setelah melewati hari pertama ujian, meski masih ada ujian untuk esok harinya.

__ADS_1


" Indah ayo kita toko buku" ajak Jihan, Aulia menanggukan kepalanya dia juga ingin membeli sesuatu.


Mereka ke toko buku dengan menaiki mobil Indah dalam mobil mereka mendengarkan musik untuk menenangkan fikiran menghadapi ujian.


Toko buku


Mereka mencari beberapa buku yang dibutuhkan untuk belajar.Indah juga membeli beberapa novel untuknya dan Cahaya, dia tahu kalau adik iparnya itu sangat merindukan adiknya Rendra.


" Indah, kamu membeli buku apa saja? " Jihan. " Banyak juga ayo kita bayar" sambungnya, melihat Indah membeli buku dan novel.


Mereka membayarnya ke kasir setelah itu menuju ke rumah masing-masing, Indah mengantar Jihan ke rumahnya. Kemudian menuju ke kediaman keluarganya.


Setiba di rumah Indah hanya melihat Cahaya yang sedang membaca buku di ruang tengah.


" Assalamualaikum, dek dimana bunda dan ayah? " Indah. " Wassalam kak Bunda masih di rumah sakit katanya ada korban kecelakaan kalau ayah belum pulang" kata Cahaya.


Indah menanggukan kepalanya. " Ini kakak beliksn novel untukmu" kata Indah, membelikan novel yang dibelinya pada Cahaya.


" Terima kasih kak" kata Cahaya, kemudian Indah pamit ke kamarnya selain merasa lelah dia juga ingin membersihkan diri.

__ADS_1


Cahaya merapikan buku dan novel pemberian Indah dan masuk ke kamar.


__ADS_2