Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
pertemuan dengan Hana wijaya/ tirtajaya


__ADS_3

mereka masih tertawa sebab ulah bela yang awalnya untuk mengecoh musuh tapi malah karena idenya, dia dan nisa harus ustirahat seminggu untuk menghilangkan termerahan di wajah mereka.


baiklah sebaiknya kita pulang sebab mereka harus istirahat, ingat kalian harus istirahat jangan bekerja saja ancam mommy. baik mom ucap alex.


Naya dan eza yang baru saja menyelesaikan pekerjaannya dan mengusul keluarganya tanpa berhati bela bertabrakan dengan seseorang.


brak terdengar suara rintihan'aduh kata naya dan mengusap tangannya'. maafkan saya dok kata seorang dengan menyesalnya. oh tidak apa bu. apa ibu bsik saja tanya naya. atau perlu saya periksa tawar eza. terimakasih atas tawarnya dok saya baik saja ucapnya.


Nisa beserta lainnya menoleh belakang dan melihat naya bertabrakan dengan seorang wanita yang tidak muda lagi, membuat mommy dan daddy cemas segera menghampiri sang putri beserta lainnya.


Hana panggil ayah terkejut karena orang ditabrak oleh naya adalah adiknya. hana menoleh ke depan betapa terkejutnya dia kembali bertemu dengan kakaknya, setelah keluarga wijaya ditangkap dan di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan sebab dia mengikuti keluarganya tanpa menemui kakaknya terlebih dahulu.

__ADS_1


kakak kenapa berada disini apa di tubuh kakak ada yang terluka kata hana melihat sekitarnya dan memegang tangan firman. kakak tidak ada yang terluka dek hanya putri kakak yang terluka ringan kata firman.


putri jadi dalam kandungan kakak waktu itu seorang putri, dimana kak ipar dan putri kakak tanya hana dengan gembiranya. ibu, nak kesini, han ini kak iparmu dan Annisa putri kami kata ayah sambil memperkenalkan keluarganya. ya allah kak ipar, maaf kak hana tak mengenalmu dan ini keponakan sangat cantik kak ucap hana terharunya.


tidak apa han kita sudah lama tak jumpa kata ibu, tante kenalkan saya Annisa ucap nisa dan memberi salam pada hana, kak terus anak laki itu siapa ?hana. dia putra kedua kami, jaraknya sama lima belas tahun, terus kenapa kamu berada disini kata firman.


hana menemani mereka kak yola depresi sebab menyaksikan ibu dan kakaknya meninggal di depannya, sekarang dia berada di RSJ sehat. ayah, ibu dan kak sendi sudah di tahan sebelumbya mendapat perawatan dan kak ipar dan Jon sudah di makamkan kata hana dengan menghela nafasnya.


tante maaf nisa karena tante ista(istrinya sendi wijaya) menjadi korban kata nisa.maaf bela juga tante karna bela tuan jon juga menjadi korban. hsna menatap bela dan bertanya siapa dia. ibu nisa mengerti dari tatapan hana akhirnya menjelaskan semuanya.


kamu pasti sudah mengenal keluarga hartawan selain kakakmu bersahabat dengan tuan hartawan, mereka juga merupakan calon mertua nisa dewi dan bela kata ibu. kak siapa dewi dan bela ?hana.

__ADS_1


mereka itu sahabat nisa dari nisa sejak masih sekolah, mereka sudah menanggap mereka putri kami dan ini keluarganya pak bayu kata ibu.


nakbela itu bukan salahmu mungkin semua itu adalah balasan untuknya, yang sudah mengganggumu kata hana.


mungkin dengan semua ini mereka mendapatkan pelajaran dan dapat memperbaiki semuanya, dan sudah saatnya hana melepaskan nama wijaya kak.


apa maksudnya hana tanya ayah. kak nasib percintaan kita sepertinya ada kesamaan kak beruntung dapat menyelamatkan kak ipar waktu itu. berbeda dengan ku kak setelah lima tahun pernikahanku dan putri berumur tiga tahun suamiku meninggal karena menyelamatan putri kami dari ibu yang mencoba mencelakainya. bahkan mereka melarang hana memakai nama suami ku dan sekarang hana kembali memakai nama suamiku yaitu Hana tirtajaya kak.


ya Allah ucap mereka yang mendengarnya. ya allah apa yang membuat mereka seperti ini, belum cukup membuatku menderita sekarang adikku juga mengalaminya bahkan aku tidak tau apapun kata ayah sambil mengusap wajahnya dengan kasar.


firman kalian harus mengikhlaskan semuanya yang telah terjadi, dan sekarang kalian telah menemukan kebahagiaan masing bujuk tuan hartawan.

__ADS_1


mereka itu terlaluan har setelah membuatku hampir kehilangan istri dan putriku bahkan mereka juga membuat adikku terhilangan duaminya kata ayah dengan emosi. ayah kita lupakan semuanya sekarang memulai hidup yang baru, biar mereka mendapat hukumnya kata Nisa dan memeluk ayahnya.


Hana merasa bersyukur setelah melewati kejadian yang sulit ini dia dapat berkumpul kembali bersama kakaknya dan putrinya. dia hanya bisa berdoa untuk orangtua dan kakak tertuanya dapat berubah setelah mendapatkan hukuman


__ADS_2