Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
kembali ke Negara A


__ADS_3

Susah seminggu mereka liburan di pulau mereka sangat menikmati wahana pwrmainan di sana, firza merasa bahagia sekali karena alex sensntiasa menemaninya bermain karena nisa menemani orangtuanya terapy untuk syaraf dan psikologisnya dan sekarang keadaan mereka sudah membaik walau masih menggunakan kursi roda.


Sudahada tiga mobil yang menunggu Nisa, alex Firza dan orang tua nisa satu mobil, Dewi, bela, victor, rio dan pakbayu dan yang terakhir putri eza naya dimas dan bibi. dalam mobil hanya ada keheningan mereka sangat lelah


perjalanan ditempuh hampir tiga jam lamanya akhirnya mereka tiba di kediaman Nisa, bibi wati bersama pak satpam menurunkan barang Nisa dan keluarganya, Alex memutuskan untuk kembali ke kediamannya tadi Nisa sudah menawarkan masuk tapi masih ada pekerjaan alex memutuskan pulang dia merasa tidak tega melihat kelelahan dari wajahnya Nisa.


Di kediaman keluarga Hrtawan


orangtua alex dan naya sudah menunggu anaknta pulang karena nyonya hartawan mendapat berita dari suruhannya bahwa putranya itu melamar nisa tanpa memberitahu mereka.


Alex, naya dan eza turun dari mobil dan masuk kedalam rumanya, sedangkan victor dan rio disuruh pulang oleh alex. nyonya hartawan melihat raut wajah kelelahan dari putranya membuatnya menunda bicara hanya menyuruh anak-anaknya istirahat.


Jam makan malam

__ADS_1


Orangtua Alex telah menunggu mereka untuk mskan malam, disela-sela mommy alex untuk ke ruang tamu selesai makan, naya dan eza berbusik apa yang ingin dibicarakan oleh mommy mereka itu.


ruang tamu, lex apa yang kau lakukan di pulau itu kata mommy the point setelah mereka duduk. kami disana selain liburan juga melakukan terapy untuk orangtua nisa. kau ini berani bohong sama mommy, kau kira mommy tidak tau apa yang kau lakukan melamar anak orang tanpa mommy dan daddy kata mommy dan memukul lengannya alex.


aduh tan, kami kira ada masalah apa kata eza dan menepuk keningnya. tentu saja itu masalah bagi tante bukan begitu dad tanya mommy alex. daddy hanya menanggukan kepalanya .


momy tenang saja itu bukan lamaran yang resmi dan acara resmu akan kita adakan kata alex. itu bagus, mommy akan membuatnya semeriah mungkin. mungkin itu tidak mungkin deh mom kata naya. mengapa begitu naya kata daddy. ih mom, dad ini sudah lama mengenal nisa mana mungkin dia mau yang meriah kata naya sambil cemberut.


tante boleh eza minta tolong nanti ketika lamaran untuk nisa, boleh tante melamar seseorang untuk eza karena orangtua eza berada di london kata eza.


wah dad kedua putra kita sudah bertindak duluan kata mommy. memangnya siapa wanita itu eza tanya daddy alex. Dia kakaknya Nisa dad kata naya. bukannya Nisa tidak punya kakak tanya mommy.


memang tante putri itu putrinya bibi dan pakbayu dia bekerja di perusahaan AG Group bersama dewi dan bela kata eza. momy, daddy setuju eza bersama putrinya bayu. baiklah mommy akan urus semuanya kata mommy.

__ADS_1


bagaimana minggu depan kata mommy. tidak kata alex. tapi mengapa nak supaya hubungan kalian ini sudah resmi katanya lagi. bukan begitu mom orangtua nisa belum pulih sepenuhnya, nisa pasti menginginkan orangtuanya sehat kata alex.


yang dikatakan oleh kak alex itu benar mom, om dan tante keadaan psikologisnya tidak perlu di khawatirkan lagi tapi untuk syarafnya, 'naya menggelengkan kepalanya'. mengapak nak bukannya disana kalian terapy tanya daddy. ya dad untuk spikologisnya di sana adalah tempat yang bagus dan terapynya berhasil karena om dan tante sudah berdamai dengan fikiran negatifnya tapi karena para pria ini asyik bermain sama firza jadi untuk terapy syarafnya terganggu kata naya dengan memangunkan bibirnya.


mom, dad alex dan eza ke rumah sakit dulu ada laporan dari direkturnya barang yang kita pesab dari london sudah datang kata alex. kak apa alat terapy memijit dengan listrik juga ada tanya naya. nanti kak lihat, apa itu untuk terapy orangtuanya nisa tanya alex.


ya kak selain terapy akupuntur naya juga membutuhkan alat itu supaya kakinya rileks dan setelah itu baru kita coba alat bantu untuk berjalan seru naya. baiklah kakak akan memastikannya alat itu ada, baiklah kakak duluan kata alaex,.naya menanggukan kepalanya dan kembali mengobrol bersama orangtuanya.


Dikediaman Nisa


mereka juga beristirahat karena perjalan yang jauh membuat mereka kelelahan. sementara Nisa memeriksa laporan di toko cake dan baktery miliknya , dan sepertinya bahan bsku sudah menepis.


Nisa berfikir sebaiknya besok dia akan pergi ke swalayan untuk membeli bahannya bersama dewi atau bela.

__ADS_1


__ADS_2