Echelon System

Echelon System
Wanita Gila


__ADS_3

Saat tengah membersihkan kotoran yang ada pada kameranya, suara notifikasi pesan dari handphone nya berbunyi dan ketika Nathan membukanya, pesan itu berisi alamat tempat hadiah yang diberikan oleh Harry.


"Kakek-kakek itu ada-ada saja..." Gumam Nathan sambil tersenyum dibalik masker dan ia segera bergegas menuju tempat hadiah pemberian Harry berada.


Dengan santai dan sedikit jerih payah melewati kerumunan orang, Nathan berjalan menuju alamat yang diberikan oleh Har dan kebetulan lokasi tidak berada jauh dari tempatnya berada saat ini.


Sesampainya di alamat yang diberikan oleh Harry, Nathan merasa bingung karena dibawa menuju sebuah parkiran mobil dengan sistem parallel.


"Kenapa Harry menyuruhku datang ke tempat parkir mobil?" Gumam Nathan dengan heran sambil melepaskan masker dan topi yang ia kenakan.


Penjaga parkiran mobil yang melihat wajah Nathan langsung saja merapihkan diri dan berjalan kearah pemuda yang sudah ia tunggu selama seharian.


"Tuan Nathan bukan?" Tanya penjaga parkir sambil tersenyum ramah kepada Nathan seakan telah mengetahui siapa sosok pemuda tersebut sebenarnya.


Nathan yang ditanya oleh penjaga parkir langsung saja mengangguk dan masih saja kebingungan dengan apa yang terjadi. "Iya, saya Nathan. Ada apa ya, Pak?"


"Ada barang titipan dari Tuan Besar Harry untuk anda. Mohon ditunggu sebentar..." Jawab penjaga parkir dengan ramah.


Penjaga parkir tersebut kemudian menekan tombol yang membuat Nathan dapat melihat mobil-mobil bergerak hingga akhirnya berhenti saat sebuah mobil sport muncul.


Nathan yang melihat mobil Lamborghini V12 Vision GT merasa tidak percaya dapat melihatnya secara langsung, pasalnya mobil sport tersebut hanya dibuat satu unit saja di dunia.


Bentuk mobil yang memiliki kemiripan dengan Jet, menjadikan mobil sport tersebut bagaikan Jet darat apalagi dengan mesin V12 6.5 L mild hybrid yang ditambah dengan motor penggerak listrik 48V.


Dengan mesin tersebut mobil itu mampu berakselerasi dari nol sampai 100kpj hanya dalam waktu 2,8 detik saja, serta mampu mencapai kecepatan 350km/j.


"Apakah mobil itu yang kamu maksud?" Tanya Nathan yang tidak ingin terlalu berharap kalau mobil itu akan menjadi hadiah pemberian Harry untuknya.

__ADS_1


Penjaga tempat parkir tersebut kemudian mengangguk dan memberikan stir kemudi mobil yang seperti mobil Formula 1 kepada Nathan.


Nathan tentu saja merasa senang tapi mencoba untuk tetap tenang dan bersikap seolah tidak bahagia sama sekali, bahkan cenderung memasang ekspresi yang biasa saja.


Pemuda itu kemudian menekan tombol disisi mobil yang membuat pintu terbuka keatas seperti pintu pesawat Jet sungguhan, lalu lantas masuk kedalam dan memasang stirnya.


Nathan kemudian menutup pintu mobilnya dan menyalakan mesin hingga membuat suara bising terdengar di area parkir yang membuat beberapa pejalan kaki langsung melihat kearahnya.


Sambil menunggu mesin panas terlebih dahulu, Nathan kemudian menghubungi Harry. "Hallo, Harry apakah kamu bercanda, kenapa memberikan mobil ini kepadaku. Bukannya cuma ada satu mobil seperti ini yang pernah dibuat?"


"Hahaha... Apakah kamu masih ingat, dulu kamu menunjukkan sketsa mobil itu kepadaku dan bercerita kalau suatu saat nanti ingin menaikinya? Terima saja..." Balas Harry sambil terkekeh.


"Lalu bagaimana dengan mobil yang dipajang di Italia?" Tanya Nathan.


"Oh itu cuma replika dan yang asli adalah milikmu. Sudah, aku masih memiliki banyak urusan disini..." Balas Harry sebelum menutup panggilan dari Nathan yang sebenarnya sedang bermain Golf.


Nathan tersenyum lebar sambil memijat stir kemudi mobil pertamanya. Perlahan Nathan mulai menancap gas mobil miliknya keluar dari area parkir dan menuju jalanan.


Mobil yang dikendarai oleh Nathan kemudian berhenti saat lampu merah dan konvoi mobil sport sebelumnya yang tengah parkir di pinggir jalan menoleh kearahnya.


Pria yang sebelumnya telah mendorong Nathan kini terlihat duduk diatas kap mobil dan heran saat melihat mobil yang tidak diperjual belikan kini berada tepat di dekatnya.


"Huh! Itu pasti cuma mobil replika saja!" Kata pria tersebut kepada temannya yang merasa terkejut saat melihat Lamborghini V12 Vision GT di jalanan.


Merasa kalau mobil Lamborghini Aventador miliknya jauh lebih baik dari mobil replika, pria itu kemudian masuk kedalam mobilnya dan menggeber untuk menantang mobil milik Nathan.


Didalam mobilnya Nathan yang hanya dapat mendengar suara lirih dari mobil pria tersebut hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Dasar bodoh..." Gumam Nathan yang lalu membalas menggeber mobilnya hingga mengeluarkan letupan api dari knalpotnya.


Tak hanya menggeber mobilnya saja, Nathan kemudian membuat asap tebal dengan menggunakan ban dan melakukan drifting di area penyebrangan Shibuya.


Beberapa orang ketika melihat mobil sport dengan bentuk yang belum pernah mereka lihat tengah melakukan drifting dengan berani diarea tersebut tampak senang dan mulai mereka serta memotret nya.


Namun tak sedikit orang yang tidak menyukai hal tersebut dan memanggil polisi untuk menghentikan aksi pengendara mobil sport tersebut.


Saat para polisi tiba setelah menerima laporan dari masyarakat, mereka tampaknya tidak berani untuk menegur mobil dengan stiker nomor 63 itu.


"Hei, apa yang kalian lakukan. Kenapa diam saja?" Tanya seorang wanita yang tidak menyukai aksi tersebut bersama teman-teman nya.


Polisi yang saat itu bertugas tidak dapat menjawab pertanyaan dari wanita dan teman-temannya tersebut bahkan memilih untuk diam saja, sebab ada aturan khusus saat melihat mobil tersebut tidak boleh menghentikannya atau bahkan sampai menilangnya.


Nathan yang sudah puas melakukan drifting kemudian menghadapkan mobilnya kearah mobil milik pria sebelumnya, untuk menantangnya.


Melihat tantangan dari Nathan jelas membuat pria tadi merasa terpancing dan ingin menerimanya, tetapi saat melihat tidak ada polisi yang menegur aksi drifting tadi membuat pria itu hanya bisa berdecih kesal dan membiarkan Nathan berlalu pergi.


Karena tantangannya tidak diterima, Nathan kemudian menancap gasnya pergi meninggalkan area Shibuya dan mendapat sorakan dari beberapa orang.


Nathan terus melakukan mobilnya sampai ia melihat sebuah bar dan memutuskan untuk mampir terlebih dahulu sebelum kembali ke hotel tempatnya menginap.


Setelah memarkirkan mobilnya, Nathan kemudian masuk kedalam dan tidak menyangka kalau tempat baru tersebut cukup besar hingga ada pertunjukan musik seperti Dj.


Nathan kemudian duduk dan memesan minuman ke barista yang ada dihadapannya sambil menyalakan rokok ditangannya.


Saat tengah merokok dan menunggu minuman nya jadi, pandangan Nathan lalu teralihkan kearah seorang wanita cantik yang tengah mabuk dibangku sebelahnya.

__ADS_1


Tanpa diduga wanita cantik yang tengah mabuk tersebut menatapnya balik. "Apa lihat-lihat, apa matamu ingin aku congkel sialan!?" Tanya wanita cantik tersebut dengan kesal.


'Dasar gila...' Batin Nathan sebelum mengalihkan pandangannya dari wanita cantik tersebut dan meminum minumannya yang sudah jadi.


__ADS_2