Echelon System

Echelon System
Perpisahan


__ADS_3

Raut wajah Nathan dan Liu Yifei kini terlihat lebih cerah. Hubungan diantara keduanya yang sempat renggang selama sepuluh tahun terakhir, kini menjadi lebih baik bahkan melebihi kata baik itu sendiri.


Nathan turun dari mobil limosin dan menggandeng Liu Yifei berjalan diatas karpet merah yang sudah disediakan, menuju aula tempat diberlangsungkan nya acara pernikahan anaknya Robby.


Saat masuk kedalam Mansion mewah tersebut, Nathan dapat melihat sudah banyak orang-orang penting dan beberapa mitra kerjanya selama ini. Kedatangan nya jelas disambut baik oleh semua orang, dan beberapa dari mereka langsung menghampiri Nathan hanya untuk sekedar berjabat tangan. Tetapi dari mereka juga memiliki niat terselubung namun tidak jahat hanya ingin mendapat koneksi dan juga pekerjaan darinya.


Bahkan tak jarang dari mereka yang ingin menjodohkan keluarga atau bahkan putri mereka sendiri meski tahu peia itu sudah memiliki seorang istri, hanya saja mereka tetap bersikukuh untuk menambah kedekatan dengan Founder sekalgius pemegang saham tertinggi Lexton Company.


Setelah menjabat dan menyapa orang-orang penting yang menghampiri dirinya, Nathan kemudian menggandeng Liu Yifei berjalan menghampiri keluarga besar Lexton Company yang sudah menunggu mereka disalah satu meja.


Terlihat Harry, Kevin, Robby, Julia, Amanda, dan Gisela yang kini sudah menginjak usia kepala empat dan sebentar lagi lima tengah duduk bersama dengan Emilia.


Seorang gadis dan pria juga terlihat disana dan mereka adalah Mila serta Julio putri dari Harry dan putra dari Robby yang sudah duduk dimeja bundar tersebut.


Nathan kemudian duduk disamping Emilia begitupun Liu Yifei. Perasaan Nathan ketika duduk menjadi tidak enak disaat Emilia terus saja memperhatikan dirinya dengan tatapan penuh kecurigaan dan menyelidiki sesuatu.


"Kenapa kalian lama sekali?" Tanya Emilia yang merasa curiga sebab mencium aroma yang sangat familiar menurutnya dari Liu Yifei.


"Ah... Itu tadi aku harus menunggu Yifei membersihkan diri karena ketumpahan cat..." Balas Nathan dengan gugup yang jelas membuat para orang dewasa disana tidak percaya.


Emilia yang sudah menyadari gerak-gerik Liu Yifei yang terlihat sedang memegang perutnya dengan raut wajah kesakitan lalu mencubit pinggang Nathan dengan erat.


"Dasar gila, apa yang sudah  kamu lakukan sebelumnya terhadap Yifei ?!" Bisik Emilia dengan geram karena menyadari kalau Nathan baru saja mengambil keperawanan Liu Yifei.


Melihat Nathan yang sudah dipojokan oleh Emilia kemudian Liu Yifei memegang tangan wanita cantik tersebut sambil menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Ini sudah keputusan ku sendiri, maaf..." Ucap Liu Yifei yang membuat Emilia akhirnya melepaskan Nathan.


Emilia sebenarnya sudah menduga kalau hal ini pasti akan terjadi tetapi tidak menyangka kalau Nathan akan melakukannya dihari seperti ini. Ia sendiri memaklumi hal itu dan bagaimana pun tidak dapat menghentikan ego seorang wanita muda yang dimabuk cinta seperti Liu Yifei.


Meskipun begitu Emilia jelas masih sangat kesal tetapi tidak bisa marah secara bersamaan dan memilih diam.


Nathan yang merasa bersalah kemudian mengeluarkan sebuah buku dari balik jasnya dan buku tersebut berisi semua catatannya selama terjebak dimasa tersebut.


"Maaf, tetapi apa kamu bisa menyimpan nya untukku?" Ucap Nathan sambil memberikan buku pribadinya kepada Emilia.


Emilia dengan kesal kemudian mengambil buku tersebut dan menyimpan nya kedalam tas tanpa memandang sedikitpun kepada Nathan.


"Maaf kalau aku tidak bisa memberimu keturunan..." Ucap Emilia dengan nada lirih dan terdengar sedih sebab ia sudah keguguran selama lima kali.


Wanita cantik tersebut tentu saja ingin memiliki anak dari pria yang ia cinta dan merasa iri saat melihat teman-temannya memiliki anak, walau sebenarnya ia sendiri sudah memiliki putri angkat yang kini bisa di bilang akan menjadi adiknya sendiri.


Nathan kemudian menyenderkan kepala Emilia didadanya dan mengusap rambut istrinya tersebut. "Tidak apa-apa, kelak kita bisa memilikinya..."


Liu Yifei yang melihat Emilia tampak sedih kemudian juga ikut menenangkan wanita yang kini bisa dibilang kakaknya bukan ibunya lagi.


"Jadi kapan kamu akan pergi?" Tanya Emilia karena tahu bahwa Nathan sebenarnya kini sudah bisa pergi ke masa depan.


Nathan hanya tersenyum dan mengelus rambut Emilia sambil melihat putra dari Robby yang sedang mengikrarkan sumpahnya bersama calon istri nya.


Beberapa waktu kemudian setelah ikrar pernikahan selesai kini semua orang di aula tersebut yang jelas bukan dari kalangan biasa tengah menyantap makanan mereka dan ada juga yang berdansa serta pesat.

__ADS_1


Nathan yang sudah selesai makan kemudian bejalan keatas panggung dan meminjam gitar dari grup musik yang diundang untuk memeriahkan acara tersebut.


Semua orang yang melihat petinggi Lexton Company diatas panggung seketika berhenti berpesta dan duduk dimeja mereka masing-masing untuk menghormatinya.


"Ini mungkin terakhir kalinya kalian dapat melihatku dan aku sangat berterimakasih kepada para mitra kerjaku yang telah membantuku selama ini. Untuk itu saya Nathan Xander mengucapkan terimakasih kepada kalian semua dari lubuk hati yang terdalam..." Ucap Nathan sambil membungkukan sedikit kepalanya.


Para tamu yang melihat petingga Lexton Company mengucapkan terimakasih kepada mereka jelas merasa tersanjung, dan membalasnya dengan membungkukan kepala karena tanpa pria tersebut mereka pasti masih akan terpuruk saat ini.


Disisi lain keluarga besar Lexton Company justru merasa terkejut terutama untuk Emilia dan Liu Yifei saat mendengar Nathan mengucapkan kalau ini akan menjadi terkhir kalinya mereka bertemu.


Tetapi keduanya tidak dapat melakukan apapun dan hanya bisa menerimanya karena yakin dapat bertemu kembali dimasa depan.


Nathan kemudian menyanyikan sebuah lagu berjudul Off My Face yang merupakan lagu milik seorang musisi terkenal dimasa depan yaitu Justin Bieber.


Setiap nada yang dilantunkan oleh Nathan membuat semua orang menjadi hanyut dalam suasana akan tetapi kaget saat melihat sosok pria tersebut yang memudar.


Sampai saat lagu telah selesai dinyanyikan oleh Nathan, pria tersebut akhirnya menghilang. Tetapi sebelum menghilang menjadi butiran cahaya, Nathan mengucapkan kalimat I Love You kepada Emilia dan Liu Yifei.


Beberapa saat kemudian semua orang disana tampak kebingungan pasalnya semua ingatan dan seluruh hal foto maupun berita tentang Nathan menghilang sampai tidak dapat diingat seolah pria itu tidak pernah ada.


Emilia dan Liu Yifei yang menangis tampak kebingungan mengapa mereka menangis, tetapi satu hal yang sama mereka rasakan yaitu rasa sakit didada mereka seperti kehilangan sosok yang penting.


Emilia yang tak sengaja menyentuh sesuatu saat mencari tisu untuk menyeka air matanya terlihat terkejut saat menemukan sebuah buku kusam didalam tasnya.


Ia yang merasa penasaran kemudian membaca buku tersebut dan terlihat bingung saat membaca sebuah catatan seorang pria bernama Nathan.

__ADS_1


__ADS_2