Echelon System

Echelon System
Rumah Kita Nathan


__ADS_3

Suasana di antara Nathan dan Xiao Mei sekarang menjadi canggung lantaran posisi tubuh mereka yang hampir menindih satu sama lain.


Hembusan nafas Nathan dan Xiao Mei bahkan dapat di rasakan satu sama lain saking dekatnya wajah mereka yang hanya berjarak beberapa sentimeter saja.


Xiao Mei wajahnya menjadi memerah saat melihat tatapan mata Nathan yang membuatnya merasa malu. Jantung Xiao Mei seketika bergetar lebih cepat dan dia merasakan tubuhnya mulai memanas.


Tanpa sadar Xiao Mei menutup matanya seolah pasrah jika Nathan ingin melakukan sesuatu kepadanya, Xiao Mei bahkan sudah siap jika Nathan ingin menciumnya.


Disisi lain Nathan justru merasa heran dengan Xiao Mei yang tiba-tiba menutup mata dan mengerucutkan bibirnya. Dia langsung menyentil dahi Xiao Mei untuk menyadarkan gadis tersebut.


"Hei, apa kamu baik-baik saja? Kenapa menutup mata dan apa ada yang salah dengan bibirmu itu?" Tanya Nathan yang sedikit khawatir jika Xiao Mei mengalami gangguan setelah terjatuh.


Mendengar perkataan dari Nathan langsung membuat Xiao Mei tersadar. Xiao Mei kemudian dengan cepat menendang tubuh Nathan menjauh darinya, dan menutupi wajah merahnya menggunakan bantal agar tidak dilihat oleh pria itu.


Nathan yang ditendang menjauh merasa bingung dengan perlakuan Xiao Mei. Dia memegangi perutnya yang terasa sakit sambil menatap Xiao Mei.


"Dasar gadis gila, kenapa kamu menendang perutku hah?!" Tanya Nathan dengan nada kesal sebab habis ditendang tanpa sebab oleh Xiao Mei.


"Kamu yang gila dasar pria mesum!" Balas Xiao Mei yang lebih kesal kepada Nathan.


Saking kesalnya dan untuk menutupi rasa malu karena telah memikirkan hal aneh sebelumnya, Xiao Mei mulai melempari Nathan dengan barang-barang yang dapat ia jangkau.


Nathan hanya bisa menghindari barang-barang yang dilempar oleh Xiao Mei. Perlahan Nathan mulai berjalan kebelakang saat tengah menghindar dan tanpa sengaja terpeleset karena menginjak boneka.


Reflek Nathan berusaha meraih apa saja agar tidak terjatuh, sampai tak sengaja merobek wallpaper dinding kamar milik Xiao Mei dengan lebar sebelum pada akhirnya terjatuh juga.


Mata Nathan langsung membelalak ketika melihat apa yang ada dibalik wallpaper dinding yang baru saja dia sobek tanpa sengaja.


Dibalik wallpaper ternyata banyak ditemui foto dirinya selama berada dirumah milik Li Shi dan Xiao Mei. Tidak hanya ada satu saja, melainkan puluhan foto Nathan dengan jelas terpampang disana.

__ADS_1


Firasat Nathan langsung menjadi tidak enak sampai ia menoleh kearah kolong meja dan menemukan bantal dengan wajah dirinya juga.


'Apa maksudnya ini, tidak mungkin gadis itu menjadi stalker bukan?' Batin Nathan yang mencoba untuk tetap berpikir positif tentang Xiao Mei.


Yang Nathan tau selama tinggal di sana, Xiao Mei sama sekali tidak menunjukkan rasa ketertarikan kepadanya bahkan selalu mengelak saat Li Shi bercanda dan bertanya kepada Xiao Mei.


"Hahaha...." Xiao Mei tertawa lirih dan berdiri sambil menghadap ke bawah. "Sayang sekali, akhirnya kamu mengetahui dan melihat ini semua. Padahal aku sudah berusaha untuk menyembunyikan nya..."


Keringat dingin mulai keluar dari tubuh Nathan saat melihat Xiao Mei tersenyum kearahnya sambil membawa sebilah pisau.


Bukannya merasa senang saat melihat senyuman Xiao Mei, Nathan justru menjadi takut ketika melihat Xiao Mei yang seperti seorang psikopat.


Nathan langsung buru-buru berdiri dan mencoba keluar untuk kabur, namun pintu masih tetap terkunci bahkan saat Nathan menggunakan tenaganya pintu itu sama sekali tidak rusak sedikitpun.


"Apa kamu mencari ini?" Tanya Xiao Mei sambil menunjukkan remot kontrol di tangannya yang merupakan kunci pintu kepada Nathan.


Nathan merasa firasatnya kali ini benar-benar sangat buruk mengenai Xiao Mei dan ia masih tidak tau sosok gadis cantik itu sebenarnya.


"Li Shi tolong aku!" Teriak Nathan sambil memukul-mukul pintu yang terkunci sekuat tenaga. Nathan merasa pintu itu bukan terbuat dari kayu melainkan benda khusus yang seolah ditujukan untuk menahannya.


Sementara itu Li Shi sendiri yang tengah merakit robotnya tidak bisa mendengar teriakan minta tolong Nathan karena memakai headphone untuk mendengarkan musik.


Tidak mendapat jawaban dari Li Shi, Nathan akhirnya terpaksa menembak pintu menggunakan laser dari pakaian tempurnya, tetapi hasilnya sama saja.


"Kamu tidak bisa kabur dariku, Nathan..." Ujar Xiao Mei sambil tersenyum melihat Nathan yang berusaha untuk tetap kabur.


Merasa gadis dibelakangnya bukan gadis sembarangan, tanpa pikir panjang Nathan mengarahkan tembakannya kearah Xiao Mei.


Hal mengejutkan terjadi ketika tembakan yang dilepaskan oleh Nathan langsung menghilang saat hampir mengenai Xiao Mei.

__ADS_1


"Siapa kamu sebenernya?!" Tanya Nathan yang mulai panik setelah melihat tembakannya menghilang begitu saja seolah lenyap.


Mendadak Nathan merasakan tubuhnya tidak bisa di gerakan dan menjadi kaku tanpa sebab. Tubuhnya kemudian seolah tertarik dan mendekat kearah Xiao Mei.


Xiao Mei tersenyum dan membelai wajah Nathan dengan lembut. "Apa kamu tidak bisa mengingatku Nathan? Ini aku Zero Two. Apa kamu bisa mengingatnya?" Tanya Xiao Mei sambil menatap Nathan dengan penuh kerinduan.


"Zero Two? Siapa? Aku tidak mengenalnya. Apa kamu sedang berhalusinasi, Xiao Mei?" Tanya Nathan yang tidak mengetahui perkataan dari Xiao Mei.


Menyadari kalau Nathan telah melupakannya, seketika membuat Xiao Mei atau Zero Two merasa kesal. Bukan kesal terhadap Nathan, melainkan seseorang yang telah dengan sengaja membuat Nathan melupakan ingatan masa lalunya.


Untuk membuat Nathan mengingat masa lalunya, Xiao Mei langsung mencium bibir Nathan dengan tiba-tiba hingga membuat pria tersebut jadi terkejut.


Nathan yang tengah terkejut saat dicium oleh Xiao Mei, mendadak pikiran nya langsung teralihkan saat banyak ingatan mulai memasuki pikirannya.


Dia seolah dibawa oleh Xiao Mei menuju masa lalu ketempat di mana ia sebenarnya berasal yang merupakan sebuah laboratorium penelitian.


Nathan menoleh kearah sekitar dan menemukan ada banyak orang yang merupakan para peneliti untuk melakukan sebuah percobaan.


Anehnya ketika Nathan hendak ditabrak oleh seorang peneliti, tubuhnya dengan mudah ditembus yang membuat Nathan sadar kalau ia tengah berada didalam alam bawah sadar.


"Apa kamu masih belum ingat, Nathan?" Tanya Xiao Mei yang kini berada tepat di sampingnya.


Sontak Nathan yang melihat kemunculan Xiao Mei disamping nya langsung terkejut. Dia jelas-jelas tidak melihat keberadaan gadis itu sebelumnya disana.


Namun, Nathan langsung kembali fokus dan ingin bertanya dimana Xiao Mei membawa dirinya sekarang. "Di mana kamu membawaku sekarang, Xiao Mei?"


Jujur saja Nathan merasa terkesan dengan laboratorium yang sepertinya berada di tempat tersembunyi dan rahasia itu.


Xiao Mei menoleh kearah Nathan dan tersenyum kepadanya. "Tempat dimana sebenarnya kita berasal dan diciptakan, Rumah..."

__ADS_1


__ADS_2