Echelon System

Echelon System
Membuat Penawaran


__ADS_3

"Aku ingin membuat penawaran denganmu!" Ucap Nathan sambil berusaha tetap tenang saat berhadapan dengan sosok seorang Mafia asli yang terkenal di Rusia.


Ivan Cyzarine tertawa mendengar penawaran dari Nathan dan menatap pemuda tersebut dengan tatapan tajam.


"Hahah... Membuat penawaran katamu? Kamu sudah merusak putri kesayangan ku dan masih mau membuat penawaran? Seharusnya kamu sadar dengan posisimu saat ini, Nathan..." Balas Ivan sambil menyesap cerutunya kembali.


Keringat dingin seketika membasahi Nathan, tangan pemuda tersebut juga kini mengalami tremor sewaktu mendengar perkataan dari Ivan.


Nathan tidak bisa berbuat apa-apa saat ini melihat posisi dirinya yang sama sekali tidak diuntungkan.


Sekali lagi ia melakukan kesalahan sudah di pastikan beberapa butir timah panas akan langsung bersarang di kepalanya.


Melihat pemuda dihadapannya terdiam dan tidak mengatakan sepatah katapun membuat Ivan tertawa lalu menaruh kembali cerutunya di asbak.


"Jangan tegang rileks saja aku hanya bercanda. Jadi apa yang ingin kamu tawarkan kepadaku?" Tanya Ivan.


Meski melihat gelagat Ivan yang tampak hanya bercanda kepadanya tidak menutup kemungkinan bahwa Nathan tetap merasa waspada saat ini.


Nathan tidak menjawab pertanyaan dari Ivan dan hanya menyodorkan secarik kertas berisi daftar bahan yang ingin digunakan untuk membuat perangkat di ruang bawah tanahnya.


Ivan mengambil kertas tersebut dari atas meja dan mulai membacanya. Ada total tiga bahan yang Nathan minta yaitu, 5 jenis Berlian berbeda, 5 Kilo gram Emas murni, dan 3 Kilo gram Tungsten.


"Apa kamu yakin, ini akan menghabiskan uang sebesar dua ratu setengah triliun rupiah..." Ucap Ivan.


Bukan karena Ivan tidak memiliki semua hal yang tertulis dalam catatan milik Nathan, tetapi ia meragukan bahwa pemuda tersebut dapat membayar semuanya.


"Berikan saja nomor rekening mu jika kamu tidak yakin..." Balas Nathan dengan percaya diri.


Ivan yang melihat kepercayaan diri Nathan kemudian tersenyum tipis dan memberikan nomor kartu rekeningnya kepada pemuda tersebut.


Begitu Nathan mendapatkan nomor rekening milik Ivan ia langsung mengirimkan sejumlah uang yang diminta melalui mobile banking.


"Aku sudah mengirimkan uang yang kamu minta, silahkan dicek..." Ucap Nathan dengan santai sambil meminum jus yang diberikan sebelumnya oleh Alia atau Alicia Cyzarine.

__ADS_1


Salah satu anak buah Ivan kemudian memberikan nya sebuah laptop dan sewaktu pria berumur 45 tahun tersebut mengeceknya, ia mendapati sejumlah uang sudah dikirim ke rekeningnya atas nama Nathan Xander.


Ketika melihat marga Xander milik Nathan, Ivan menatap lurus pemuda tersebut sambil tersenyum tipis.


"Ayo ikut denganku dan kalian segera siapkan apa yang dia minta..." Ucap Ivan sambil melenggang pergi keluar dari restauran.


Nathan yang melihat Ivan keluar segera menyusulnya keluar dan mendapati pria tersebut sudah menunggunya didalam mobil Maserati milik Alicia.


Setelah masuk ke dalam Nathan disuruh oleh Ivan menyetir dan keduanya kemudian pergi berkeliling sampai akhirnya berhenti di sebuah mini market.


Ivan kemudian keluar dari mobil dan masuk kedalam mini market untuk membeli beberapa makanan ringan sebelum kembali lagi kedalam mobil.


Satu eskrim lolipop Ivan tawarkan kepada Nathan yang dengan senang diterima oleh pemuda itu tanpa pikir panjang.


"Kalau boleh tahu apa hubunganmu dengan Tomy Xander dan Marry Xander?" Tanya Ivan yang penasaran.


Untuk sejenak Nathan berpikir lalu menjawab, "Mereka adalah orang tuaku. Memangnya ada apa kamu menanyakan hal itu. Apa kamu mengenal mereka?"


"Lalu?" Tanya Nathan.


"Aku salah satu orang yang mengenal mereka berdua dan aku cukup dekat dengan keduanya. Meski hanya sebagai rekan bisnis saja. Aku juga memiliki perjanjian dengan kedua orang itu..." Ucap Ivan.


Nathan memiringkan sedikit kepalanya dan merasa penasaran dengan perjanjian yang telah dibuat oleh kedua orang tuanya kepada Ivan Cyzarine sosok seorang Mafia.


Melihat raut wajah Nathan yang penasaran membuat Ivan akhirnya menceritakan semua hal yang terjadi kepada pemuda tersebut.


"Sekitar tiga belas tahun lalu putriku Alicia Cyzarine memiliki kondisi tubuh yang sangat lemah bahkan mengalami kecacatan disalah satu kakinya.


Waktu itu kedua orang tuamu benar-benar sangat terkenal dan aku memutuskan untuk membuat sebuah perjanjian bisnis dengan mereka.


Perjanjian tersebut berisi tentang aku akan mendanai semua penelitian kedua orang tuamu sementara mereka harus membantu menyembuhkan penyakit putriku.


Selama satu bulan aku menunggu dan akhirnya sebuah cairan yang dikatakan dapat menyembuhkan kondisi aneh pada Alicia berhasil mereka ciptakan.

__ADS_1


Cairan tersebut kemudian disuntikan kedalam tubuh Alicia dan seperti yang kamu lihat sekarang dia sudah seperti gadis normal pada umumnya.


Meski tampak seperti gadis normal pada umumnya, akibat dari suntikan tersebut Alicia mendapat kemampuan fisik sepuluh kali lipat dari manusia pada umumnya dan juga sebuah peningkatan kualitas otak..." Ucap Ivan sambil memakan snack kentang.


Mendengar perkataan dari Ivan tentang sebuah cairan yang mampu meningkatkan fisik serta fungsi otak, Nathan sekarang sadar mengapa salah satu wadah disebelah botol cairan yang ia temukan kosong.


Kini tidak hanya Nathan saja yang memiliki kemampuan tersebut melainkan Alicia dan sudah dipastikan jika mereka bertarung dengan sungguh-sungguh kemungkinan akan seimbang.


"Lalu kenapa kamu ada di Indonesia dan membangun sebuah restauran kecil selama dua tahun?" Tanya Nathan.


Ivan menggoyangkan snack miliknya yang sudah habis dan membuka snack berikutnya sebelum menjawab pertanyaan dari Nathan.


"Yang pertama yaitu untuk mengunjungi makam istriku yang sudah meninggal sewaktu melahirkan Alicia. Wanita itu benar-benar keras kepala meski sedang sekarat dan ingin dimakamkan di negara ini.


Untuk alasan kedua yaitu mencari keberadaan mu setelah kematian Tomy dan Marry. Salah satu perjanjian yang kami buat aku harus merawatmu setelah kematian mereka..." Ucap Ivan.


Nathan seketika terdiam setelah mendengar tentang kedua orang tuanya kembali. Ia sampai kini masih penasaran dan masih belum bisa menemukan pelaku pembunuhan kedua orang tuanya meski dengan bantuan Echelon sekalipun.


"Kenapa kamu diam saja?" Tanya Ivan.


Nathan menggelengkan kepalanya dan menatap kearah Ivan. "Apa kamu tahu siapa saja dibalik kematian kedua orang tuaku dan alasannya?"


Ivan menggelengkan kepalanya dan berkata, "Aku juga belum tahu yang pasti mereka memiliki hubungan dekat dengan kedua orang tuamu. Kamu harus berhati-hati mulai sekarang..."


Sesudah mengatakan ketidak tahuan nya mengenai kematian orang tua dari Nathan, Ivan kemudian menyuruh Nathan menyetir kembali ke restauran setelah snack miliknya telah habis.


Ditengah perjalanan Nathan meremas menggenggam dengan erat stir mobil sambil bertanya-tanya siapa orang dibalik kematian kedua orang tuanya.


Ketika sudah sampai didepan restauran Nathan dan Ivan tidak langsung turun. Keduanya untuk sejenak tetap didalam mobil karena ada hal yang ingin Ivan sampaikan.


"Dengar, mulai saat ini aku titipkan Alicia kepadamu dan jika kamu membuat putriku menangis saja, maka bersiaplah dengan konsekuensinya..." Ivan memberi peringatan serius sebelum keluar dari mobil.


Nathan menelan salivanya begitu mendengar ancaman dan permintaan dari Ivan. Ia kemudian turun dan menyusul Ivan masuk kedalam restauran dari belakang.

__ADS_1


__ADS_2