Echelon System

Echelon System
Rong Que


__ADS_3

Liu Yifei tersenyum tipis. Saat melihat reaksi Nathan yang menjawab pertanyaannya dengan cepat, Liu Yifei berpikir untuk membuktikan apakah Nathan serius dengan ucapannya atau tidak.


Dari dalam tas, Liu Yifei mengeluarkan secarik kertas yang sudah sangat lama ia persiapkan untuk mengantisipasi jawaban dari Nathan seperti ini.


"Baiklah, sekarang aku mau kamu tanda tangani surat ini!" Ucap Liu Yifei sambil menyerahkan surat tersebut dan sebuah pena kepada Nathan untuk melihat keseriusan nya.


Nathan mengambil surat yang diberikan oleh Liu Yifei dengan heran. Nathan kemudian mulai membaca terlebih dulu surat tersebut dan matanya seketika terbuka lebar.


Tanpa Nathan duga surat yang diberikan oleh Liu Yifei untuk dia tanda tangani adalah surat permohonan nikah. Dimana Liu Yifei sudah menandatanganinya.


"Apa kamu benar-benar serius untuk melakukan nya?" Tanya Nathan sambil menunjukkan surat ditangannya kepada Liu Yifei.


Liu Yifei mengangguk pelan dan menatap serius wajah Nathan. "Tentu saja aku serius. Aku sudah menunggu momen ini sangat lama. Kita bisa langsung melakukan foto untuk buku nikah dan setelah itu semuanya sudah selesai. Tidak perlu ada pesta atau acara pernikahan juga tak masalah. Atau kamu tidak berani?"


Wanita cantik itu kemudian tersenyum tipis dan menantang Nathan untuk membuktikan ucapannya. Kali ini Liu Yifei tidak akan melepaskan Nathan begitu saja dan didahului lagi oleh wanita lain.


"Tentu saja aku berani..." Balas Nathan sebelum menandatangi surat permohonan nikah. "Lihat, sudah selesai bukan?" Ucap Nathan sambil menunjukkan surat yang telah ia tanda tangani kepada Liu Yifei.


Liu Yifei dengan senang hati menerima surat tersebut dan menyimpan nya kembali. Ia kemudian mendekat dan menarik kerah baju Nathan yang membuat wajah mereka terpaut beberapa senti saja.


Jarak diantara mereka perlahan semakin dekat. Liu Yifei lalu mengecup bibir Nathan selama beberapa detik dan tersenyum kearahnya.


"Heh... Apa kamu sekarang berani menggodaku lagi setelah lama tidak bertemu?" Tanya Nathan sambil tersenyum lebar.


"Kamu bisa menganggap nya begitu. Memangnya kenapa? Apa kamu akan melakukan sesuatu kepadaku?" Balas Liu Yifei seraya tersenyum menantang Nathan.


Dengan cepat Nathan mendorong tubuh Liu Yifei hingga membuatnya terpojok didinding. Nathan lalu mengunci pergerakan Liu Yifei dan sudah bisa ditebak apa yang akan dia lakukan kepada wanita cantik tersebut.


Namun tanpa diduga seorang wanita muncul dan hendak menyayat leher Nathan dari belakang. Wanita itu tidak lain adalah Rong Que putri angkat Liu Yifei yang sudah berusia 36 tahun.

__ADS_1


Rong Que sebelumnya merasa cemas dengan ibunya yang tak kunjung kembali setelah pergi. Akhirnya Rong Que memutuskan untuk mencari Liu Yifei dan mengira kalau ibunya akan dilecehkan oleh seorang pemuda.


"Jangan bergerak atau kamu akan segera melihat tubuhmu sendiri tanpa kepala!" Ancam Rong Que sambil menempelkan mata pisau di tenggorokan Nathan.


Darah mulai keluar dari luka dileher Nathan saat Rong Que terlalu menempelkan pisau di lehernya hingga tersayat sedikit.


"Bisakah kita bicarakan ini baik-baik dulu nona?" Tanya Nathan yang mencoba mengajak wanita dibelakangnya untuk berunding.


Rong Que mengeratkan giginya dan merasa kesal saat Nathan mencoba untuk melakukan negosiasi disaat ibunya hampir dinodai.


Karena kesal Rong Que langsung berniat untuk menyayat leher milik Nathan, tetapi tanpa ia duga Liu Yifei langsung menyuruh untuk menghentikan niatnya.


"Hentikan Que, turunkan pisau mu sekarang juga!" Ucap Liu Yifei sambil memberi tatapan dingin kepada putri angkatnya karena telah mengganggu momen nya dengan Nathan.


"Tapi ibu, pemuda ini memiliki niat jahat dan ingin menodaimu!" Balas Rong Que yang menolak perintah dari Liu Yifei untuk menurunkan pisaunya.


Rong Que yang dibentak oleh Liu Yifei tidak menyangka kalau ibunya akan melakukan hal itu, sebab selama ini Liu Yifei selalu memanjakannya dan tidak pernah sekali pun memarahinya.


Dibentak oleh Liu Yifei tentu saja membuat Rong Que merasa kesal terhadap Nathan yang menjadi penyebab utama dirinya dimarahi oleh ibunya.


Nathan yang sudah terbebas langsung menyentuh lehernya dan tertawa lirih saat melihat tangannya berlumuran dengan darah segar.


Pemuda itu kemudian berbalik dan melihat kearah seorang wanita cantik yang berpenampilan seperti seorang wanita karir.


"Sayatanmu kurang dalam untuk memutus venaku, Nona..." Ucap Nathan sambil tersenyum tipis kearah Rong Que yang terlihat kesal terhadap nya.


Melihat senyum diwajah Nathan seketika membuat Rong Que semakin murka dan ingin menusukkan pisau kearah jantung pemuda tersebut.


Tetapi aksinya langsung dicegah oleh Liu Yifei yang jelas-jelas akan melindungi Nathan dan tidak membiarkan seorang pun termasuk putri angkatnya sendiri untuk melukai Nathan.

__ADS_1


"Kenapa ibu melindungi pemuda seperti dia?!" Tanya Rong Que yang tidak menyangka kalau Liu Yifei akan memasang badan untuk melindungi Nathan.


"Jaga sikapmu Que, mulai sekarang dia akan menjadi ayahmu!" Ucap Liu Yifei dengan tegas sambil menatap tajam Rong Que.


Perkataan yang dilontarkan oleh Liu Yifei seketika menjadi sambaran petir bagi Rong Que. Ia masih tidak percaya kalau seorang pemuda akan menjadi ayah dari seorang wanita dewasa sepertinya.


"Ayah? Apa yang kamu maksud, bu? Bagaimana seorang anak muda sepertinya menjadi orang tua untukku?" Tanya Rong Que yang masih merasa syok.


"Aku akan menjelaskan semuanya nanti kepadamu, sekarang kamu kembalilah kesana untuk menggantikan tempatku..." Balas Liu Yifei.


Rong Que yang tidak punya banyak pilihan hanya bisa menurut karena tak ingin dimarahi lagi oleh Liu Yifei.


Tetapi saat baru berjalan beberapa langkah untuk pergi, Rong Que kembali dibuat kesal dengan Nathan saat mendengar ucapan dari pemuda tersebut.


"Sampai bertemu lagi nanti gadis kecil... Kita akan mendekatkan hubungan nanti..." Ucap Nathan sambil tersenyum tipis yang artinya sangat dapat dimengerti oleh Rong Que.


Rong Que kini benar-benar sangat kesal karena dapat menebak pikiran bejat Nathan kepada dirinya. Tentu saja ia tidak akan tinggal diam saat hal itu terjadi.


Setelah Rong Que pergi Nathan langsung tertawa dan merasa cukup terhibur saat membuat wanita cantik itu marah karena candaannya.


Tapi tiba-tiba Liu Yifei langsung mencubit dan memelintir perut Nathan karena merasa cemburu dengan apa yang pria itu katakan barusan.


"Apa kamu akan mengambilnya juga? Jangan lakukan hal itu, aku tidak mau putriku menjadi saudara ku sendiri!" Kata Liu Yifei.


Sebelah alis Nathan terangkat begitu mendengar apa yang dikatakan oleh Liu Yifei. "Tentu saja tidak, aku hanya bercanda saja dengannya. Tapi apa kamu masih ingat tentang apa yang telah kamu lakukan kepada Emilia?"


Mendengar pertanyaan dari Nathan seketika membuat Liu Yifei merasa tersindir dan malu, karena ia sendiri telah merebut Nathan dari Emilia yang dulu menjadi ibu angkatnya sendiri.


Jika Rong Que benar-benar masuk kedalam cengkraman Nathan maka hal ini seakan menjadi karma tersendiri bagi Liu Yifei.

__ADS_1


__ADS_2