Echelon System

Echelon System
Mendapat tekanan


__ADS_3

Rasa canggung tentu Nathan rasakan ketika bertemu dengan Liu Yifei. Ia sedikit ragu kalau Liu Yifei akan sama seperti dulu dan tidak berubah.


Dengan canggung Nathan menepuk-nepuk punggung Liu Yifei untuk menenangkan wanita tersebut yang tengah menangis didalam pelukannya.


Tetapi tidak berlangsung lama Liu Yifei melepas pelukan nya dan menatap Nathan dengan mata yang sembab. "Mengapa kamu meninggalkan ku tanpa pamit terlebih dulu. Apa kamu tau, selama tiga puluh tahun aku mencarimu kemana-mana?"


"Ya... Kejadian itu berlangsung cukup cepat dan aku langsung ditarik kembali ke masa depan. Jangan dipikirkan lagi, lihat kita sudah bertemu lagi bukan?" Balas Nathan sambil menepuk-nepuk pundak Liu Yifei.


Nathan tersenyum seolah tidak ada masalah diantara mereka, meski sebenarnya Nathan telah membuat seorang wanita menunggunya selama puluhan tahun tanpa kabar.


"Jangan dipikirkan katamu? Aku sudah menunggumu lama dan saat kamu kembali, kamu bahkan tidak memberitahuku dan malah asik bercinta dengan kakak!" Balas Liu Yifei yang tidak puas dengan perkataan Nathan.


"Kakak? Siapa orang yang kamu maksud itu, Yifei?" Tanya Nathan yang penasaran kenapa Liu Yifei memanggil seseorang sebagai kakaknya.


"Tentu saja kakak Emilia. Kami sudah membuat perjanjian setelah kamu pergi waktu itu..." Balas Liu Yifei menjelaskan hubungannya dengan Emilia kepada Nathan.


Nathan mengangguk paham dan sedikit bingung harus berbicara apa kepada Liu Yifei, karena mereka berdua sudah lama tidak bertemu.


Menyadari apa yang sedang Nathan pikirkan saat ini, Liu Yifei lalu menggandeng tangan Nathan dan ingin membawa pria tersebut untuk dikenalkan kepada semua koleganya.


Tetapi Nathan menahan Liu Yifei yang menarik tangannya. "Kamu mau membawaku kemana?" Tanya Nathan penasaran.


"Memperkenalkan mu kepada para mitra kerjaku. Memangnya ada apa?" Balas Liu Yifei sambil bertanya kembali kepada Nathan.


Nathan menggelengkan kepala dan menolak ajakan dari Liu Yifei karena malas harus bertemu dengan orang banyak di acara pesta tersebut.


"Tidak, aku tidak mau berada di keramaian sekarang karena membuatku merasa pusing..." Tolak Nathan sambil tersenyum tipis agar Liu Yifei memahami alasannya menolak.

__ADS_1


Mendapat penolakan dari Nathan tentu tidak menjadi masalah besar untuk Liu Yifei. Baginya asal bertemu dengan Nathan itu sudah cukup untuknya.


"Baiklah aku tidak memaksa. Ngomong-ngomong kamu datang kesini bersama siapa?" Tanya Liu Yifei yang menyadari Nathan hanya datang sendiri ke sana.


"Ah itu... Aku datang bersama dengan pengawal pribadiku, dia sekarang ada didalam mobil..." Balas Nathan sambil menunjuk kearah berlawanan.


Merasa Nathan salah mengartikan pertanyaannya, Liu Yifei menggelengkan kepala. "Bukan itu yang aku maksud, tetapi kamu datang ke China bersama siapa?"


"Istri atau semacamnya mungkin..." Balas Nathan dengan canggung karena menyadari kalau Liu Yifei pasti akan merajuk nantinya.


"Istri? Ah maksudnya kakak Emilia? Dimana dia sekarang? Aku ingin bertemu dengannya dan membuat perhitungan!" Tanya Liu Yifei.


"Bukan Emilia tetapi dua istriku yang lain..." Balas Nathan yang mencoba untuk melihat bagaimana reaksi Liu Yifei saat mendengar dia sudah menikah lagi.


Raut wajah Liu Yifei seketika menjadi gelap dan suasananya mendadak berubah menjadi mencekam. "Dua istriku? Apa belakangan ini kamu menikahi dua wanita sekaligus?"


"Jangan bercanda, aku juga sebenarnya bisa saja menikah dengan orang lain karena alasan bisnis. Tapi aku tidak melakukannya karena menunggumu!" Ucap Liu Yifei dengan kesal.


Mendengar ucapan dari Liu Yifei, Nathan tidak dapat mengelak dan paham kalau disini dialah yang salah. Nathan hanya diam dan membiarkan Liu Yifei melakukan apa yang dia suka kepadanya.


"Dari mana asalnya kedua wanita itu?" Tanya Liu Yifei sambil menyilang kan kedua tangannya saat melakukan Intrograsi kepada Nathan.


"Aku bertemu dengan mereka saat berada di Jepang beberapa hari yang lalu..." Balas Nathan sambil tertawa lirih.


"Baru beberapa hari kamu sudah menikahi mereka? Yang benar saja, bahkan aku yang sudah dua puluh tahun lebih tidak kamu nikahi! Apalagi mereka adalah orang Jepang yang sangat aku tidak suka!" Ucap Liu Yifei.


Alasan Liu Yifei sampai kini tidak menyukai orang-orang Jepang adalah karena masih mengingat kekejaman mereka terhadap dirinya dan juga warga desa saat masa perang Dunia II.

__ADS_1


Nathan menghela nafas panjang melihat kalau Liu Yifei masih saja menyimpan dendam dimasa lalu. Ia bukannya menyalahkan Liu Yifei karena menyimpan dendam, tapi Nathan hanya tidak ingin wanita itu masih terpuruk dimasa lalu.


"Dengarkan aku... Cobalah untuk tidak menyimpan dendam kepada mereka. Aku paham kenapa kamu membenci mereka, tapi ingat ingatlah kalau menyimpan dendam hanya akan membuatmu terpuruk..." Ucap Nathan.


Setelah mendengar nasihat dari Nathan, Liu Yifei merenung sejenak. Baginya akan sangat sulit melupakan momen dimana kedua orang tuanya dulu tewas dan dia hampir menjadi korban pelecehan saat masih kecil.


Tetapi Liu Yifei tidak bisa mengatakan bahwa orang Jepang itu sama saja. Meski sulit tetapi Liu Yifei akan mencoba memikirkan apa yang Nathan katakan.


"Baiklah aku akan memikirkannya nanti..." Ucap Liu Yifei meski terasa sangat berat, karena bakal melepaskan dendamnya begitu saja.


"Bagus, itu jauh lebih baik..." Kata Nathan sambil mengacungkan jempolnya. Tetapi seketika raut wajah Nathan kembali menjadi buruk saat dicecar pertanyaan oleh Liu Yifei lagi.


Liu Yifei berjalan mendekat kearah Nathan dan merapihkan jaket yang di kenakan oleh pria tersebut. "Mari bicarakan tentang kedua istri barumu itu. Apakah mereka berdua cantik, siapa nama mereka?"


"Y-Ya, tentu saja mereka cantik. Ada seorang wanita berusia tiga puluh lima tahun bernama Kanae, dan yang satunya bernama Eimi berusia sembilan belas tahun..." Balas Nathan dengan canggung.


Seketika baju Nathan di cengkram oleh Liu Yifei dengan kencang. "Heh... Rupanya selera mu masih saja yang lebih tua darimu dan juga seorang gadis sekolah...."


"Jadi... Apa kalian sudah melakukan itu?" Tanya Liu Yifei sambil menatap tajam mata Nathan saat melakukan interogasi.


Nathan tertawa lirih sambil menggaruk pipinya. "Tentu saja kami sudah melakukannya dan jujur saja aku terkejut saat mengetahui bahwa mereka masih belum di jamah. Kamu tau bukan dimasa sekarang banyak wanita yang sudah melakukan itu saat masih muda?"


"Begitu..." Balas Liu Yifei singkat sambil menyeringai yang membuat Nathan merasa tidak enak dan nalurinya mengatakan ada hal buruk akan segera terjadi.


"Jadi kapan kamu akan menikahi ku?" Tanya Liu Yifei dengan nada yang seolah mengancam Nathan.


"Tentu saja secepatnya, tinggal katakan mau kapan dan seperti apa acaranya nanti. Hahaha...." Jawab Nathan dengan percaya diri.

__ADS_1


__ADS_2