Gadis Bisu Pemikat Hati

Gadis Bisu Pemikat Hati
Part 16. Menghabiskan Waktu bersama Agler


__ADS_3

Tidak terasa matahari sudah berlangsung tenggelam ke tengah samudra. Diikuti lantunan merdu dari burung camar mengiringi kepergiannya. Padahal Agrel dan Mika merasa baru sebentar mereka berkeliling, tapi tanpa mereka duga. Senja menyudahi acara mereka yang berniat menikmati keindahan pantai Kuta.


Namun, mereka tidak terlihat sedih. Biarpun  mereka akan berpisah dan pulang ke tempat masing-masing, Agrel dan Mika masih bisa menikmati kebersamaan berjalan-jalan bersama diiringi semburat jingga, sejuknya hembusan angin, dan jangan lupakan deburan ombak yang masih terdengar jelas menyalami gendang telinga mereka.


"Khem!" Agrel berdeham otomatis membuat Mika yang berdiri di sebelahnya menoleh dengan senyum yang mengembang indah. Terlebih lagi warna jingga dari biasan matahari terbenam, membuat senyum itu mampu mendebarkan hati Agrel.


'ada apa?' tanya Mika dengan gerakan isyarat tangan.


"Anu— maksudku, apa kau bisa tetap diam di posisi itu sebentar?" gugup Agrel membuat Mika menaikkan satu alisnya bingung.


'maksudmu— kau memintaku untuk berdiri di sini?' Mika kembali menggunakan bahasa isyarat yang langsung di balas anggukan oleh Agrel, 'emang kau mau apa?' tanya Mika, tapi gerakan tangannya tidak dilihat oleh Agrel, karena pria itu bergerak memutar tubuhnya dan berlari agak menjauh Mika.


Melihat tingkah pria dari kota itu, membuat Mika masih setia dengan satu alis mata yang terangkat. Wanita dua puluh tiga tahun itu, sangat ingin berteriak memanggil nama Agrel, tapi apalah daya dia kan bisu. Jadi, Mika hanya bisa melihat Agrel yang semakin menjauh, dan perlahan mulai memutar tubuhnya kembali menghadap melihat ke posisinya yang saat ini berdiri.

__ADS_1


"Mika— pertahankan ekspresimu!" seru Agrel sembari mengarahkan lensa kamera ke arah Mika.


Mika yang melihat itu semakin dibuat bingung, "Mika senyum!" seru Agrel kembali, dan mau tidak mau Mika menarik kedua sudut bibirnya untuk menyungging senyum, "Mantap! Aku akan hitung sampai tiga yah!" Agrel berucap sambil menggangkat salah satu ibu jarinya.


"1— 2— 3!" seru Agrel, dan tepat saat hitungan ketiga blitz kameranya menyala, dan itu menandakan Agrel baru saja mengambil fotonya.


Melihat blitz tadi, Mika langsung menyadari kalau pria kota itu baru saja memotret dirinya, dan itu membuat wajahnya memerah bak kepiting rebus, karena itu baru pertama kali ada orang yang memotret dirinya. Agrel dengan senyum menggembung berlari kembali mendekati Mika, "Mika— kau terlihat sangat cantik," puji Agrel yang masih fokus melihat hasil jepretannya, dan dia belum melihat betapa merahnya wajah Mika saat ini.


***


'Sama-sama. Aku juga senang kok, bisa mengenalkan keindahan daerahku kepada kamu,' balas Mika dengan isyarat tangan yang bisa terbilang sangat melelahkan, tapi hanya itu yang bisa membantu dirinya mengobrol dengan seseorang.


"Kalau begitu aku masuk ke dalam dulu. Aku ingin sekali menawarimu untuk mampir, tapi motel ini bukan aku yang sewa."

__ADS_1


'tidak apa-apa kok. Lagian ini juga sudah malam, tidak baik wanita bertamu ke rumah yang dihuni pria.'


"Baiklah— kalau begitu aku masuk dulu. Sempai ketemu lagi Mika Anaya." Agrel berjalan masuk dengan kepala tidak henti-hentinya menoleh untuk melihat Mika yang masih berdiri menghadap ke arahnya dengan senyum yang tersungging.


Setelah dirasa tubuh Agrel sudah masuk ke dalam motel. Mika memutar tubuhnya memunggungi bangunan berlantai dua itu. Seelah itu, dia mengayunkan kaki kanannya untuk beranjak dari tempat itu. Tetapi, baru satu langkah, ayunan kaki Mika terhenti, dan matanya membulat saat melihat seorang pria tegap keluar dari belakang tumbuhan, temapt di mana pagi hari tadi dia bersembunyi, saat tidak sengaja menabrak Kavin.


"Hai— mau apa kau ke sini?" Jantung Mika berdegup cepat saat gendang telinganya menangkap suara datar terkesan dingin yang keluar dari mulut pria di hadapannya saat itu.


T.B.C


Nah siapa ayo!


Aku sempet-sempetin nulis cefita ini. Aku usahakan akan update malam nanti.

__ADS_1


Jadi pantengin terus ceritanya, dan jangan lupa bantu SHARE! VOTE! KOMEN! LIKE! GIFT JUGA LAH!


__ADS_2