Gadis Bisu Pemikat Hati

Gadis Bisu Pemikat Hati
83. Deg!


__ADS_3

...Aku gatel loh pengen ketik-ketik ini....


...Jadi, dari pada nganu. lebih baik aku publish, dan ternyata kalian juga cepet kali capai target....


...11500 buat empat kali upadte 🤣🤣. Bisa enggak 11500 hadiah?...


...Selamat reading all...


...****************...


Entah kenapa waktu hari ini, terasa lama untuk bergulir. Buktinya sekarang jam yang terpajang di dinding ruang keluarga Mika, masih menunjukkan pukul sembilan malam.


Dan itu seolah memberi tahu Mika, kalau Kavin sudah terbang dari Banda Internasional Lombok selama dua jam lamanya. Jujur saja, Mika sedari tadi menangis kepergian Kavin.


Dia juga tidak mengira akan bisa menangis selam itu hanya karena di tinggal pergi oleh seseorang. Terlebih, lagi orang itu tidak ada ikatan apapun dengannya, tapi dia merasa ada yang aneh pada dirinya.


Terlebih lagi saat tadi Kavin perlahan melepaskan genggaman tangannya, dan Mika merasakan ada satu hal yang hilang, tapi karena dia masih polos. dia jadi tidak mengetahui rasa apa itu, karena jujur. Mika baru pertama kali ini merasakan hal itu.


'Apa Kavin sekarang sudah berkumpul dengan keluarganya?' batin Mika bertanya-tanya, dan setelahnya dia langsung menyungging seutas senyum.


'tentu saja Kavin bahagia, karena siapapun yang berkumpul dengan keluarga mereka. Mereka pasti akan selalu tersenyum, dan mereka pasti akan selalu di peluk,' batin Mika dan seutas senyum nanar tersungging di wajahnya.

__ADS_1


'apa aku punya keluarga?' tanya Mika dalam hati, dan tiba-tiba saja air matanya mulai jatuh.


'hiks— apa aku juga punya Papa yang akan memintaku pulang, seperti Papa Kavin?' batin Mika, dan air matanya sudah tidak bisa terbendung lagi.


'tapi jika aku tidak punya Papa, tidak masalah. Karena Kavin bilang, orang yang menjadi Papa itu sangat jahat. Dia selalu mengatur hidup anaknya, seperti Kavin yang selalu di atur oleh Papanya,' batin Mika lagi-lagi meratap.


Sekarang mata yang dihiasi oleh awan mendung itu, kembali bergerak melihat sebuah buku album yang masih terlihat sangat baru. Dan buku album itu adalah pemberian dari Kavin.


Mika mulai bergerak membuka buku itu, dan foto dirinya saat tertidur langsung menyambut pengelihatan matanya. Mika terkekeh saat melihat ekspresi lucu yang ada di fotonya, dan gadis itu kembali membalik lembaran album itu.


Foto Kavin yang sedang cemberut, dengan kedua tangan di lipat di dada, dan pandangan mendelik. Langsung menyambut Mika, dan lagi-lagi. Gadis bisu itu terkekeh tanpa mengeluarkan suara.


Air matanya semakin deras keluar, dan ibu jarinya mulai mengelus wajah Kavin, 'Sekarang, aku sudah tahu apa itu rindu, Kavin. Jadi, kamu tidak sia-sia menjelaskan aku yang bodoh ini lagi,' batin Mika dengan mukut yang bergerak cekikikan, tanpa suara.


Tok! Tok! Tok!


"Mika! Mika!"


Mika langsung terdiam saat lagi-lagi dia mulai mendengar namanya dipanggil oleh sebuah suara yang sangat dia kenali. Tetapi, Mika yang petang tadi sempat tertipu, tidak ingin mempercayai lagi. Mungkin suara itu tidak lah nyata.


Tok! Tok! Tok!

__ADS_1


"Mika! Mika! Buka pintunya bodoh!" Mika kembali mendengar suara yang sama, dan tanpa menunggu lama lagi. Dia bergerak bangkit dari duduknya, dan langsung berlari ke arah pintu dengan masih membawa serta buku album ditangannya itu.


Tok! Tok! Tok!


"Apa kau sudah tidur, gadis desa?!" Mika kembali mendengar suara itu sangat nyata menyalami gendang telinganya.


Tanpa berlama-lama lagi. Mika memutar kunci, menggenggum ganggang pintu, dan....


Ceklek!


Suara ganggang pintu yang diputar ke bawah, dan Mika tanpa berlama-lama lagi langsung menarik pintu ke dalam.


Deg!


Bertepatan dengan pintu yang terbuka lebar, disaat itulah air mata Mika kembali berderai, dan....


...T.B.C...


...Nah ini hadiah karena kalian berhasil capai target 🤣...


...Penasaran apa yang terjadi selanjutnya?...

__ADS_1


...Yok 11500 Hadiah, update lagi🤣🤣🤣🤣....


...Bisa enggak yah, 11500 Hadiah? Yok bisa yok 🤣🤣🤣...


__ADS_2