Gadis Bisu Pemikat Hati

Gadis Bisu Pemikat Hati
Part 24. Aku dan Kau pacaran? Big no!


__ADS_3

...Up weh xixixixixi! Ada yang nunggu cerita ini kah?...


...nggk ada yah😳😳....


...Ya udah lah, biar begitu aku update aja terus, sampai ada yang nungguin....


...Aminin dong xixixixixi...


Hembusan angin yang tadinya tenang, seketika menjelma menjadi kencang saat mobil pickup itu sudah melaju membelah jalanan Kuta yang bisa terbilang lenggang.


Iya, mobil pickup itu sudah sedari tadi melaju membawa enam orang yang di mana, tiga orang pria, dan juga tiga orang wanita. Mereka semua duduk berhadapan, kecuali Kavin yang sedari tadi duduk di belakang Mika.


Iya, pria kota itu terpaksa menaiki mobil yang seharusnya berfungsi sebagai pengangkut barang itu, agar dia bisa ikut bersama Mika. posisi duduk Kavin saat ini berada di sisi kiri mobil dengan punggung bersandar di pembatas, dan posisi Mika sendiri, berada tepat di depan Kavin. jika tidak dilihat dengan teliti. Mungkin kalian akan mengira kalau sekarang Mika tengah duduk di pangkuan Kavin, tapi itu tidaklah benar.


"Gadis desa...." panggil Kavin dengan nada berbisik tepat di telinga Mika, membuat wanita itu otomatis menoleh, dan menggerakkan kepalanya ke atas seolah bertanya apa.


"Apa orang tua-orang tua ini bakalan ikut?" tanya Kavin masih dengan berbisik.


Mendengar itu, Mika hanya menganggukkan kepala, dan hendak mengembalikan posisi wajahnya menghadap depan. Tetapi, Kavin yang mengetahui itu langsung meletakkan tangan besarnya di atas bahu Mika, dan membuat gadis desa itu tersentak kaget.

__ADS_1


keempat orang yang sedari tadi melihat tingkah laku anak muda itu hanya bisa menggelengkan kepala, "Mika nane bedoen aran beraye, (Ternyata sekarang, Mika punya pacar)" goda salah satu ibu-ibu paruh baya yang duduk di sisi mobil bagian kanan, membuat Mika dengan cepat mengusir tangan Kavin.


Kavin yang beberapa detik lalu sempat terdiam mematung langsung tersadar, karena kelakuan Mika yang tadi menghempaskan tangannya. Keempat orang itu kembali dibuat terkekeh kala Kavin memelototi Mika yang juga tengah mengeluarkan ekspresi marah, "Apa maksudmu melakukan itu?" sungut Kavin dengan nada pelan, tapi terkesan penuh akan amarah.


Mika hendak mengeluarkan bahasa isyarat untuk menjawab sungutan yang keluar dari mulut Kavin, tapi gerakannya itu justru didahului oleh godaan ibu paruh baya tadi, "embe olek beraye m tie Mika? (Dari mana asal pacarmu itu Mika?)" imbuh ibu yang tadi menggoda Mika bernama Icok itu, bertanya dengan nada terdengar sedikit penasaran.


Mika yang mendengar itu sontak menghadap kembali ke depan, dan langsung menggelengkan kepala. Sedangkan Kavin sendiri hanya bisa mengernyitkan dahi, karena bingung, dan merasa asing dengan bahasa yang sedari tadi orang-orang itu gunakan.


"Arooo Mika ilak-ilak, ( Aduh Mika malu-malu)" celetuk ibu Hayati yang duduk di sebelah ibu Icok dengan nada sedikit menggoda Mika.


Mika hanya bisa menggelengkan kepala, dan Kavin sendiri semakin memperbanyak kerutan di dahinya, karena pria kota itu sekarang merasa bodoh.


"bajang— embe olek side? (bujang— kau dari mana?)' tanya pria paruh baya yang Kavin tahu bernama Amak Kasim, karena sebelum menaiki mobil tadi, pria paruh baya itu sempat memperkenalkan diri. Seketika otak Kavin serasa berhenti berjalan, karena Pria itu tidak dapat memproses pertanyaan yang Amak Kasim berikan padanya.


Tanpa berlama-lama lagi, Kavin menggerakkan telunjuk tangan kananya untuk menunjuk ibu Icok. Tidak bisa di pungkiri, kalau Kavin sangat-sangat penasaran dengan perkataan yang tadi sempat membuat Mika terkejut.


Mika yang sudah mengetahui arah telunjuk Kavin, langsung mengartikan ucapan yang ibu Icok lontarkan tadi, menjadi bahasa Indonesia. Tetapi, lewat bahasa isyarat.


'Inak Icok tadi mengatakan, kalau kita ini pacaran. Tadi dia menanyakan di mana asalmu,' ujar Mika menggunakan bahasa isyarat yang langsung membuat kedua mata Kavin terbuka lebar.

__ADS_1


"Aku dan kau pacaran? itu tidak mungkin terjadi gadis desa!" Tanpa sadar Kavin berbicara dengan nada berteriak membuat semua orang yang ada di mobil pickup itu terdiam.


...T.B.C...


...Gimana part ini?...


...Semoga feelnya nyampe yah xixixixixi!...


...Ada kata buat:...


...Mika...


...Kavin...


...inak Icok (inak itu artinya ibu)...


...Inak Hayati...


...Amak Kasim (amak itu artinya bapak)...

__ADS_1


...Jangan lupa giftnya yah! tiket Vote juga! Like! dan Komen!...


...see you next part...


__ADS_2