Gadis Bisu Pemikat Hati

Gadis Bisu Pemikat Hati
Part 46. Emang Kau siapa?


__ADS_3

...Ternyata melebihi 2100 hadiah. Makasih yang udah berkenan mengirimkan hadiahnya...


...Sesuai janji, Aku update nih hanya untuk kalian....


...Jadi ayok kasih dukungan dengan terus promosikan cerita ini, dan kenalkan bacaan ini ke temen-temen kalian. Terlebih lagi jika kalian semua komentar, dan jangan jadi silent reader....



...(Jangan ganggu aku, aku lelah)....


...Versi datar Kavin yah...


...***...


Setelah melihat mobil pick up itu sudah semakin jauh. Kavin langsung menjambak rambutnya, "Sialan!" umpat pria itu, tapi sedetik kemudian. Dia langsung memegang mulutnya sendiri.


Kavin menyungging senyum kala dia mengingat, tangan Mika sempat menempel di atas bibirnya, "Sial kau membuatku gila," umpat Kavin dengan menyungging senyum lebar, dan pria itu langsung mengayunkan langkah masuk ke dalam gang, yang akan membawa dirinya kembali ke motel.


Di sepanjang perjalanan Kavin terus saja menyungging senyum. Malahan dia, tidak memperdulikan dirinya, sekarang di pandang aneh, oleh orang-orang yang sedang berada di sekitarnya.


"Sialan! aku merindukannya," gumam Kavin dengan mendongakkan kepala melihat betapa indahnya langit biru, di siang hari yang beberapa menit lagi, akan menjadi sore ini.


***

__ADS_1


Tidak memerlukan waktu yang cukup lama. Mungkin Kavin berjalan lima menit lamanya, dan dia sekarang sudah menapakkan kaki di pintu masuk motel. Ekspresi, suasana hatinya masih sama seperti beberapa menit yang lalu. saat dia turun dari atas mobil pick up.


Mungkin di sepanjang jalan tadi. Kavin sudah beberapa kali mendengar bisikan-bisikan kata gila dari orang-oeang di sekelilingnya, tapi pria itu pura-pura menulikan dirinya. Karena, semua itu tidak bisa menghilangkan ingatan-ingatan tentang Mika.


"Kavin!" Seketika ingatan-ingatan manis dengan Mika menguap. Wajah yang tadinya ceria, langsung tergantikan dengan raut datar khasnya.


Sebenarnya Kavin itu aslinya dingin, datar, dan sangat pelit sekali untuk bicara. Tetapi, berbeda jika pria itu bersama dengan Mika.


Entah kenapa jika dia bersama dengan Mika. Sikap dingin, datar, dan pelit bicaranya itu tidak bisa dia keluarkan, karena menurut Kavin. Mika itu sangat manis untuk di dinginkan, Mika itu sangat imut jika didiamkan, pokoknya Mika itu sangat berbeda bagi Kavin.


Berbeda dengan orang yang tadi menyerukan namanya itu, "Jadi kau benar-benar Kavin?" tutur Zaly yang masih belum percaya kepada sosok Kavin yang saat ini, berdiri membentang di ambang pintu.


Kavin semakin mendatarkan ekspresinya, saat Zaly mulai mengayunkan langkah mendekatinya, "Akhirnya kamu kembali juga," imbuh Zaly sembari bergerak memeluk tubuh Kavin, yang notebenenya dari tadi pagi belum menyentuh air, selain air wudhu.


"Kau dari man-"


"Minggir," potong Kavin dengan masih bernada sama, membuat tatapan mata Zaly menajam.


"Kenapa kamu selalu bersikap seperti ini kepadaku?" tanya Zaly dengan tatapan mata tajam.


Kavin yang sudah merasa jengah, lelah, capek, letih, dan ngantuk. Hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, dan pria itu hendak melangkah dari hadapan Zaly, tapi wanita itu dengan cepat menghadang jalan yang akan Kavin lalu, "Kamu pergi ke mana tiga hari ini?"


"Zaly aku lelah, da-"

__ADS_1


"Aku tanya— kamu pergi ke mana tiga hari ini?" tanya kembali Zaly dengan menekan setiap perkataanya.


"Zal-"


"Jawab ak-"


"Hentikan! Emang apa urusannya denganmu?! Terserah aku mau pergi ke mana, karena ini hidupku! Aku tidak perlu meminta izin darimu, karena kau bukan siapa-siapaku!" Bentak Kavin menggelegar memenuhi motel, membuat mata Zaly berkaca-kaca.


"Aku lelah, dan berhenti menggangguku," imbuh Kavin dengan nada dingin, dan dia langsung berlalu pergi meninggalkan Zaly yang hatinya sekarang terasa sakit.


"Sialan." Zaly masih bisa mendengar dengan jelas, kalau tadi Kavin mengumpat, dan itu kembali meretakkan sisi-sisi hatinya.


"Jadi selama ini dia tidak menganggap aku penting?" gumam Zaly dengan air mata yang sudah menjalar membasahi pipinya.


...T.B.C...


...Makasih banget yang sudah kasih hadiah, dan sesuai janjiku jika 2100 hadiah, aku akan update. Jadi, ini aku tepatin janji, walau agak telat karena tadi pergi malming mendadak...


...Walaupun enggak ada target, yok kasih hadiah lagi dong xixixixixi....


...Gimana Part ini?...


...Coret-coret di komentar yah...

__ADS_1


__ADS_2