Gadis Bisu Pemikat Hati

Gadis Bisu Pemikat Hati
Part 27. Are you kidding me?


__ADS_3

...Sesuai janji aku double update say!...


...Mau triple update?...


...Yuk komen😭...


...langsung aja reading yok!...


Ngerampek itu, kita semua akan memanen padi ini. Tetapi sebelum itu, kita makan dulu yah." Mendengar itu Kavin langsung terdiam dengan mulut yang menganga, dan setelahnya, Pria itu melirik ke arah hamparan sawah yang dipenuhi warna kekuningan dari padi-padi yang sudah siap dipanen, 'Ti—tidak. Seroang CEO Alfarizi Kavindra akan melakukan ini semua. Ti—tidak mungkin. What the hell?"


Kavin membatin dengan pandangan yang menatap nanar ke arah bentangan luasnya persawahan yang ada di hadapannya. Sedari tadi pria itu berdiri dengan berkacak pinggang, dan ekspresi wajah yang tidak bisa terbaca.


Namun, Mika yang sudah melihat Kavin berekspresi seperti itu, hanya bisa cekikikan, 'siapa suruh ngotot mau ikut. Bukannya tadi aku bilang, kalau kau tidak perlu ikut. Jadi, rasakan saja pria kota,' batin Mika merasa gembira saat melihat Kavin yang dia kenal ceriwis, dan sombong itu terdiam.


"Aneh pade tokol ngelor juluk (Ayok semua duduk, dan makan dulu)," celetuk Inak Hayati yang sudah duduk di atas rumput-rumput yang tumbuh di pematang sawah.


"Aneh kek Ati turis juluk te kelat tipah ene (Ayok lah Ati bangun dulu, dan kita gelar tikar ini)," pinta Inak Icok, membuat Hayati terkekeh, dan wanita paruh baya berusia 50 tahun itu berdiri.

__ADS_1


Kavin yang mendengar celetukan-celetukan bahasa daerah itu, langsung tersadar, dan pria itu bergerak untuk mendekat ke tempat di mana, sekarang Mika tengah duduk.


Mika yang saat ini duduk di sebuah akad pohon mangga yang tertanam di pemetang sawah, langsung saja menaikkan satu alisnya saat dia melihat Kavin datang menghampiri dirinya, "Hai gadis desa...." panggil Kavin dengan nada berbisik, dan tanpa ada persetujuan dari Mika. Pria itu langsung memposisikan diri untuk duduk menempel di sebelah Mika.


Sontak Mika, hendak bergerak menjauhkan diri dari Kavin, tapi gerakannya terhenti saat tiba-tiba dia merasakan lengan Kavin merangkul dirinya, "Kau bisa diam sebentar enggak?" sinis Kavin pelan dengan nada geram, membuat Mika mau tak mau diam, dengan kepala mengangguk.


"Singkirkan anak rambut jelek kau itu dari telinga kau dulu," bisik Kavin dengan nada sinis saat melihat beberapa anak rambut hitam, menutupi telinga Mika.


Tanpa mau membantah, Mika bergerak melakukan apapun yang pria kota itu lakukan. Sungguh sekarang degup jantung Mika berdetak tak karuan. Terlebih lagi sekarang, jarak di antara mereka sudah tidak ada lagi, "Gadis desa— ini semua cuma bercanda kan? kita tidak akan berada di tengah sawah-sawah itu kan?" bisik Kavin bertanya dengan bibir yang tepat berada di telinga Mika.


mendengar semburan pertanyaan dari pria kota itu, Mika bergerak menjauhkan kepalanya terlebih dahulu, agar nanti pas dia menoleh, pipinya tidak akan ditempel oleh bibir Kavin. Karena dia tahu, jika kejadian itu terjadi. Kavin pasti akan menyalahkan dirinya, dan menuduhnya yang tidak-tidak.


Mendengar geraman menahan amarah itu, Mika langsung saja menggelengkan kepala, dan gadis bisu itu dengan cepat mengeluarkan isyrat tangannya yang berarti.


"Tidak— apa yang Amak Kasim katakan, semuanya benar, dan kita akan menetap di sini kurang lebih selama tiga hari."


Kavin lagi-lagi kembali dibuat melongo, dan itu terlihat sangat lucu di mata Mika. Gadis itu bergerak menepuk kedua tangannya tepat di depan wajah tampan Kavin, membuat pria itu tersadar, "Kau pasti membohongiku anak desa," tuding Kavin berharap Mika menganggukan kepala, tapi harapannya itu pupus saat dia melihat dengan jelas, kalau gadis berkulit hitam manis itu menggelengkan kepala.

__ADS_1


"Tidak— yang aku katakan semuanya benar," sanggah Mika, semakin membuat Kavin melongo.


"Are you kidding me?"


...**T.B.C...


...Xixixixixi gimana si Kavin mati kutu ...


...yok komen, jika mau tripel update xixiixix...


...Ada kata buat?...


...Kavin...


...or...


...Mika...

__ADS_1


...Jangan lupa like, komen, share, vote, dan juga hadiahnya ...


...see you xixixixixi next part**...


__ADS_2