Gadis Bisu Pemikat Hati

Gadis Bisu Pemikat Hati
Part 23. Suatu hari nanti.


__ADS_3

...Up lagi aku😳. Aku udah nggk semangat lagi nih,😭😭. Makanya bantu dong agar aku semangat lagi buat nulis dengan komen yok. jangan jadi silent reader, akukan merasa jadi tak ada yang baca😭....


...penuhi kolom komentar dan jangan lupa like + jangan lupa bantu share, kasih gift, dan kasih vote....



...(Agrel gays: Ada yang rindu gue?)...


Kembali ke beberapa menit yang lalu, tepatnya setelah Kavin mematikan sambungan telponnya dengan Agrel.


"Apa dia mengatakan akan kembali?" tanya Zaly yang sedari tadi memerhatikan Agrel yang sedang melakukan sambungan telepon dengan Kavin.


Agler yang mendengar perkataan yang terlontar dari mulut Zaly hanya bisa menghela nafas, dan menunjukkan raut wajah yang membuat Zaly bisa menebak apa yang akan Agler ucapkan, "Jadi dia nggk mau kembali yah?" imbuh Zaly, dan dengan perasaan yang diselimuti ketidak enakan, Agler menganggukan kepala.

__ADS_1


"Maaf Zal," ucap Agrel dengan nada yang terdengar menyesal, "kamu tahu sendiri kan sifat Kavin seperti apa?" imbuh Agrel dan membuat Zaly menghela nafas lelah.


Sebenarnya wanita ibu kota itu tadinya sangat berharap, kalau Kavin kembali, tapi itu hanyalah sebuah harapan yang tidak mungkin pernah akan menjadi kenyataan. Walaupun tadi wanita ity menyuruh Agrel untuk mengatakan, kalau Zaly lah yang meminta dirinya kembali. Tetapi, tetap saja Kavin menolak untuk kembali, membuat Zaly merasa kalau namanya itu tidak lah ada dalam daftar prioritas Kavin.


Padahal saat bangun pagi tadi, Zaly sudah siap dengan kaos bermotif pohon kelapa dipadukan dengan celana pendek, dan terlihat sudah siap mengelilingi pantai Kuta Lombok ini bersama Kavin. Tetapi, orang yang dia inginkan malah sudah tidak ada di dalam motel.


Raut menyesal semakin tercetak sangat jelas di wajah Agrel saat melihat Zaly yang sudah tidak bersemangat seperti pagi tadi, dan itu langsung mengganggu pikiran Agrel. Sebenarnya pemuda itu sangat-sangat tidak suka, jika melihat Zaly bersedih seperti itu, dan pikirannya pasti tidak akan bisa tenang.


"Zaly lupakan Kavin." Zaly yang tadinya hendak melangkahkan kaki kembali ke kamar mengurungkan niatnya. Wanita itu menolehkan kepala kebelakang, "Kamu mau mengelilingi pantai ini kan? Mari aku temani kamu. Lihat— penampilanku tidak kalah keren dengan Kavin kan?" imbuh Agrel dengan senyum di wajah tampannya seolah ingin membuat Zaly terpesona.


'apa aku masih terhalang oleh Kavin?' batin Agrel bertanya sembari menatap nanar punggung Zaly yang semakin menjauh, dan langsung lenyap begitu wanita itu masuk ke dalam kamar.


Sebenarnya apa bedanya jika Zaly mengelilingi pantai Kuta dengan Agrel. toh Agrel juga tak kalah tampan dengan Kavin. terlebih lagi pria itu terlihat sangat mempesona dengan setelan atasan memakai sebuah kemeja putih berbahan chambray dengan kancing yang pria itu biarkan terbuka, membuat perut kotak-kotak miliknya terekspos jelas. Apa lagi bawahan yang pria itu pakai iyalah celana jeans hitam robek-robek, membuat penampilannya sangat-sangat sempurna.

__ADS_1


"Suatu saat nanti, kamu pasti akan melihatku dan bukan hanya Kavin. Zaly." Agrel bergerak memakai topi hitam yang sedari tadi ia pegang, dan setelahnya. Dia memutar tubuh, dan melangkah keluar untuk mengelilingi pantai Kuta ini sendirian.


...**T.B.C...


...Nah masih ada yang mengira kalau Agrel cinta ke Mika?...


...Tembus 30 Like dan 15 komen besok aku akan double up....


...Ada kata buat:...


...Agrel**?...


...or...

__ADS_1


...**Zaly?...


...see you next part**...


__ADS_2