Gadis Jebakan

Gadis Jebakan
Orang Yang Tak Terlihat


__ADS_3

"Apa kau tidak pernah berpikir jika Arkha menyembunyikan wanita sok suci itu?" tanya Aldirck menatap penuh arti kepada Keanu.


Keanu terdiam, memikirkan ucapan Aldirck. Besar kemungkinan memang iya. Karena dirinya tidak bisa melacak di mana Kanaya berada.


"Aku akan mencarinya lagi. Dan akan aku pastikan kali ini pasti bisa menemukannya," ucap Keanu dengan penuh percaya diri.


Sedangkan Aldirck menyuruh dua orang wanita yang bersamanya tadi untuk keluar dari ruangannya. Kali ini dia akan membahas sesuatu yang sedikit serius.


Setelah dua orang wanita itu pergi, Keanu bisa bernapas lega. Itu artinya sepupunya ini mau membahas hal yang lebih serius lagi.


"Lalu apa kau sudah mendapatkan bagianmu?" tanya Keanu menatap serius ke arah Aldirck.


Aldirck menggelengkan kepalanya. Kemudian pria itu beranjak dari duduknya, merapikan kembali bajunya yang tidak berbentuk tersebut.

__ADS_1


"Aku belum mendapatkan apa yang aku mau. Karena targetku masih hidup dengan bebas," balas Aldirck dengan tersenyum meyeringai.


Sudah cukup lama dirinya bersembunyi menjadi orang biasa. Kini ia akan membalaskan dendam kakak tirinya yang telah diperlakukan tidak semena-mena hingga menyebabkan kakaknya itu meninggal akibat bunuh diri.


"Apa kau berencana akan menghancurkan Arkha?" Keanu mencoba memastikan kembali.


"Tentu saja. Aku sudah tidak sabar ingin melihat dia dalam ambang kehancuran," ujar Aldirk dengan nada suara menahan geram.


"Terserah padamu, asal kau tidak menyakiti Kanaya, maka aku tidak akan menghalangi niatanmu itu," putus Keanu.


Sedangkan di lain sisi, Arkha tengah jengah melihat wanita yang ada di hadapannya saat ini. Satu jam lamanya dirinya menemani wanita ini hanya sekedar berkeliling butik yang tidak jelas. Ingin rasanya ia kabur dari sana, dan menemui kekasihnya yang sudah menginjakkan kakinya kembali ke negara ini dua jam yang lalu.


"Sayang, bagaimana kalau yang ini? Cocok tidak denganku?" tanya Ursulla dengan nada suara yang begitu manja kepada Arkha. Dan tepat pada saat itulah suara nada dering dari ponsel Arkha berbunyi. Membuat Ursulla kesal dibuatnya. Karena pria itu sudah pasti akan lebih mementingkan pekerjaan daripada dirinya.

__ADS_1


Arkha segera menjauh dan menghiarukan keberadaan Ursulla yang berada di depannya tadi. Bahkan pria ini sempat menggeser posisi Ursulla agar menyingkir dari hadapannya.


"Iya, hallo. Ada apa Josh?" tanya Arkha penuh rasa khawatir. Meskipun sekarang kondisi kuangan perusahaan kembali normal, namun ada satu hal yang menjadi pikirannya hingga saat ini. Yakni tentang model mereka. Takut-takut jika rencananya akan tercium oleh lawannya.


"Bisakah anda kembali ke kantor sekarang juga, Tuan? Ada tamu yang tidak terduga datang mencarj anda. Beliau tidak memiliki banyak waktu lagi. Karena beliau termasuk golongan orang yang tak terlihat," jelas Joshep dari sambungan telepon.


Mendengar tentang orang yang tergolong tidak terlihat, membuat Arkha tersentak kaget. Ada hal apa orang itu mencari dirinya. Pasti ada hal yang sangat penting, sehingga orang itu menemui dirinya. Orang yang tidak ingin terekspose oleh publik. Bahkan keberadaannya pun disembunyikan.


"Maaf, Sulla. Aku memiliki hal penting yang harus segera aku selesaikan," pamitnya kepada Ursulla. Wanita itu menghentakkan kakinya karena kesal kepada Arkha.


Tidak menunggu lebih lama lagi, lantas Arkha langsung bergegas keluar dari gedung Mall tersebut menuju ke perusahaan Elajar Corp. Dia tidak mau membuang waktu orang itu yang terkenal sangat berharga.


Pliiisss... jangan tegang dulu😁

__ADS_1


__ADS_2