
Setelah merencanakan strategi untuk melawan Keanu dan Aldirck dengan matang , Arkha memutuskan untuk tidak melibatkan Kanaya dengan cara tidak menghubungi kekasihnya itu terlebih dulu. Karena Arkha tidak bisa memprediksi siapa saja yang menjadi sekutu mereka. Ia benar-benar harus memastikannya sendiri, dengan cara tidak banyak melibatkan banyak orang. Karena bisa jadi orang terdekatnya itu bersekongkol dengan lawannya kali ini.
Maka dari itu kini Arkha berada di sebuah caffeshop yang terletak tidak jauh dari kantornya. Ia membuat janji dengan wanita. Sesuai yang direncanakan oleh pihak lawan. Membuat dirinya berada di posisi yang sangat terdesak, dengan membuatnya tidak bisa mendapatkan model yang pas untuk peluncuran produk terbaru yang mereka sabotase. Setelah itu membuat Arkha tidak mempunyai dukungan dari siapapun, hingga Arkha akan menuju pada salah satu orang terdekatnya. Tentu saja, orang itu juga sudah dimanipulasi oleh pihak lawan.
Kelebihan Arkha yang sangat menonjol dan paling dibanggakan oleh Darren, adalah kecerdasan dan sikap cepat tanggapnya dalam menganalisa masalah yang datang kepadanya. Tentu saja, pria itu juga mempunyai solusi yang sampai saat ini belum pernah meleset dari perkiraannya.
Pada saat Arkha tengah memikirkan bagaimana sikap Kanaya nanti jika mereka bertemu, datanglah orang yang langsung duduk di depannya dan menyapa dirinya dengan sangat ramah. Tentu saja, suara manja khas orang itu tidak lupa pula dia perlihatkan pada Arkha.
"Apa kau sudah lama menungguku?" tanya wanita itu menatap lekat Arkha, dengan posisi kedua tangannya menyangga wajahnya yang mengahadap tepat di depan Arkha. Tanpa rasa malu sedikit pun, wanita itu menggoda Arkha dengan terang-terangan.
__ADS_1
"Tidak, baru sepuluh menitan," Arkha berkata dusta. Padahal dirinya sudah cukup lama menunggu wanita ini datang. Biasanya, jika diajak untuk bertemu, wanita ini selalu sigap dan cepat. Tidak seperti sekarang ini. Seolah memang dengan sengaja membuat dirinya menunggu terlalu lama.
Wanita itu tersenyum genit pada Arkha, lalu melambaikan tangannya guna memanggil pelayan cafe. "Mocachino satu, ya," pinta wanita itu yang hanya memesan satu minuman saja, setelah melihat Arkha sudah memesan terlebih dulu.
Pelayan itu mengangguk, lalu undur diri dari hadapan mereka. Setelah kepergian pelayan cafe, wanita itu beralih menatap Arkha kembali.
"Aku ingin meminta bantuanmu untuk menaruh investasi lebih tinggi lagi dalam projek produk baru perusahaanku kali ini, Sulla" pinta Arkha pada wanita yang bernama Ursulla Midgwen. Ia tahu apa yang sebenarnya wanita itu lakukan.
Sebenarnya, bisa saja dirinya melaporkan hal ini kepada Darren ataupun Erlangga, dan meminta bantuan mereka. Namun, Arkha tidak ingin melibatkan mereka karena demi untuk mengikuti rencana dari lawannya. Ia ingin benar-benar melawan mereka dengan cara seperti mereka. Karena sesuatu yang paling ampuh untuk melawan sebuah virus, ialah harus menggunakan virus yang lain. Sama halnya apa yang dilakukan oleh Arkha saat ini.
__ADS_1
"Kenapa harus aku? Kenapa nggak minta bantuan sama Keanu? Kan kalian dekat," tanya Ursulla dengan sedikit menyinggung Keanu. Ingin tahu bagaimana reaksi Arkha. Karena ia tahu bagaimana hubungan mereka sekarang.
Lagi-lagi hubungan mereka merenggang hanya karena seorang wanita. Ini sudah kedua kalinya Ursulla melihat mereka dalam seperti ini, dengan Arkha yang selalu berada satu tingkat lebih tinggi dari Keanu.
"Kamu pasti sudah tau, bagaimana hubunganku dengan Keanu sekarang, Sulla," lirih Arkha seolah dirinya tidak tahu harus meminta tolong kepada siapa lagi.
Memelas dan memohon kepada wanita ini adalah trik Arkha untuk menarik simpatinya dan mendalami perannya.
"Ada syarat yang harus kamu penuhi," sahut Ursulla tanpa basa-basi.
__ADS_1