
Setelah mengatakan keinginnannya kepada Lilliana, Gladio merubah pikirannya. Ia ingin menemui orang yang kabarnya sedang menjalin kasih dengan cucunya tersebut. Namun, di satu sisi dia juga mendengar kabar bahwa pria itu saat ini juga tengah menjalin hubungan dengan wanita lain. Lantas Glodio menyuruh orang-orangnya untuk mencaritahu tentang kekasih cucunya ini. Hinggga pada akhirnya Glodio menemukan sebuah fakta baru. Lantas ia memutuskan segera menemui pria ini.
"Apa Papa yakin ingin menemui Arkha sendirian?" Lilliana nampak khawatir dengan kondisi papanya. Apalagi papanya tidak mengijinkan dirinya untuk ikut serta menemui kekasih Kanaya.
"Biarkan ini aku yang urus. Kamu segera persiapkan yang diperlukan untuk pengalihan semua aset keluarga Burrack kepada Nara," perintah Gladio kepada putri sulungnya itu. Sedangkan Lilliana hanya bisa pasrah, menuruti semua yang dikatakan oleh papanya.
Namun, ada yang mengganjal dipikirannya saat ini. Apa nanti Kanaya akan menerima mereka kembali sebagai keluargannya? Sedang apa yang Lilliana tahu, keponakannya itu sangat membenci mereka. Termasuk dirinya.
"Baiklah, jika itu yang Papa mau. Liana akan menyiapkan semuanya," balas Lilliana.
"Ingat, Liana. Suamimu jangan sampai mengetahui rencana ini." Kata Gladio kembali mengjngatkan putrinya. Membuat Lilliana tidak mengerti kenapa suaminya tidak boleh mengetahui rencana ini. Harusnya jika dengan dia tahu, maka dia bisa membantu dirinya dalam mengurus hal yang tak simpel ini.
"Kenapa bisa begitu, Pa?" Lilliana nampak bingung.
__ADS_1
"Sudah, kamu turuti saja apa yang Papa katakan. Nanti jika saatnya sudah tiba, akan Papa ceritakan hal yang tidak kamu ketahui selama ini. Demi penerus keluarga kita, Liana. Papa mohon, percaya saja pada Papa kali ini," pinta Gladiao dengan tatapan yang sulit diartikan oleh Lilliana.
Lilliana menurut saja kali ini. Apalagi yang tidak ia ketahui selain peristiwa yang merenggut nyawa adiknya dan sang istri. Terlalu banyak misteri yang terjadi di antara keluarga mereka. Namun, kali ini ia mencoba pasrah dan menurut. Menunggu sang papa menceritakan semuanya kepada dirinya apa yang sebenarnya terjadi selama ini yang tidak ia ketahui.
Setelah percakapan diantara mereka selesai, Gladio segera bergegas menuju kantor dimana tempat Arkha bekerja selama ini. Ia benar-benar serius dengan rencananya kali ini. Membawa segera Kanaya pulang, menjadikan gadis itu ahli warisnya dan memimpin Burrack Company yang selama ini ia serahkan kepada Philips, menantunya.
Menempuh perjalanan yang tidak lah dekat, Gladio ditemani bodyguardnya menuju perusahaan Elajar Corp. Sesampainya di sana, dia langsung di sambut oleh Joshep, karena sebelumnya bodyguard Gladio sudah menghubungi asisten Arkha terlebih dulu. Takut-takut jika mereka sedang tidak berada di kantor ataupun sedang melakukan rapat yang tidak bisa ditunda.
"Dimana atasan kalian?" Tanya Gladio nampak tidak sabar ingin melihat kekasih cucunya tersebut
"Beliau sedang berada di sekitaran kantor ini, Tuan. Sebentar lagi pasti beliau kembali," balas Joshep dengan nada yang sopan. Karena memang orang yang ada di hadapannya ini bukanlah orang biasa. Dia bisa saja membeli perusahaan ini tanpa bantuan siapa pun.
"Cepat hubungi kembali dia. Karena aku tidak mempunyai banyak waktu," ucap Gladio dengan nada yang datar. Tak sedikit pun bibir pria tua itu tersenyum ke arah Joshep. Membuat Joshep gugup tak terkira.
__ADS_1
"Baik, Tuan," sahut Joshep untuk kemudian pamit keluar sebentar demi menghubungi Arkha dan menyuruh pria itu segera pulang secepatnya.
Tidak berselang lama, orang yang dihubungi oleh Joshep pun datang. Dengan napas yang ngos-ngosan, Arkha sedikit berlari menuju ruangannya. Berhenti sebentar tepat di depan pintu ruangannya, menagatur napasnya serta merapikan penampilannya sedikit. Setelah itu melangkah masuk ke dalam ruangannya.
"Ternyata ini, pria yang sangat mencintai cucu saya, tapi malah menjalin hubungan lagi dengan wanita lain?" Gladio nampak memperhatikan Arkha dari bawah hingga atas. Membuat Arkha membeku di tempatnya.
Aku ada cerita baru lagi, Gaes. Dan ini beda rumah lagi😅 tapi tenang, ini gratis kok! sama kek di sini. Dan aku mulai daily tanggal satu besok. Di sana akan gila up, soalnya daily. Tapi tenang saja, aku nggak akan meninggalkan kalian di sini. aku juga tetap di sini kok. Jadi, jika kalian emang benar mau dukung aku, baca juga yang ini, di (fic tum) maaf, aku kasih spasi biar nggak jadi bintang🤭
Ini tentang seorang model sekaligus artis yang terlibat cinta kontrak dengan pemilik agensinya.
__ADS_1