Gadis Jebakan

Gadis Jebakan
Apa Kau Belum Puas?


__ADS_3

Pagi ini suasana di Elajar Corp, tengah dibuat sibuk dengan tender yang baru dimenangkan oleh Arkha. Para karyawan sibuk menyiapkan sesuatu pesta kejutan untuk atasan mereka, Arkha. Mereka tahu, meski Arkha djngin dan tegas, tetapi pria itu tidak sekejam pemimpin yang lain.


Tiga puluh menit lagi jam kedatangan Arkha, semua karyawan sudah berdiri pada tempat mereka masing-masing dengan bunga di tangan mereka. Karena kebetulan juga, tepat di hari ini adalah ulang tahun atasan mereka. Mereka sengaja merayakan ini atas perintah dari Yutasha, kakak kandung Arkha.


Yutasha rela meluangkan waktunya dan terbang ke sini, hanya untuk menemani adiknya di hari ulang tahun Arkha. Yutasha tidak ingin adiknya merasa kesepian, karena berada jauh dengan keluarganya.


Mobil sport berwarna hitam mulai masuk di plataran perusahaan. Tidak berselang lama, seorang pemuda dengan paras yang tampan, mampu membuat siapa saja memandangnya akan terlena dengan pesona yang keluar darinya. Pemuda itu berjalan ke arah lobby dengan diikuti asisten pribasinya, Joshep.


"Apa agenda hari ini, Josh?" Tanya Arkha tanpa melihat ke arah Joshep. Kakinya tetap melangkah maju ke depan.

__ADS_1


"Setelah memenangkan tender kemarin, hari ini Tuan tidak ada pertemuan apapun." Jawab Joshep.


Semua karyawan yang Arkha lewati, menundukkan kepala mereka sopan. Itu sebagai bentuk hormat mereka pada Arkha.


Saat Arkha melanglah lebih masuk lagi, dia menemukan ada yang ganjal di ruangan lantai satu kantor ini. Jika biasanya di jam seperti ini, ruangan ini akan ramai oleh lalu lalang para karyawan, mapun suara derit mesin foto copy. Tetapi, lain hal dengan saat ini. Arkha tidak menemukan satu karyawan saja, kecuali peagawai resepsionis dan security.


"Ada apa dengan suasana kantor hari ini, Josh?" Tanya Arkha heran.


Tanpa menunggu jawaban, Joshep segera melenggang pergi menuju pantry. Dia ingin mengkonfirmasikan kepada Yutasha, kalau Arkha sudah datang.

__ADS_1


"Nona, Tuan Arkha sekarang berada di lantai satu. Mungkin setelah ini akan ke sini, karena saya tidak kunjung kembali ke sisinya," lapor Joshep pada Yutasha.


"Kita tunggu dia di sini," ucap Yutasha dengan suara lembutnya. Tidak lupa pula, kakak dari Arkha itu melempar senyum pada Joshep. Seketika membuat Joshep hampir saja kehilangan arah, kalau tidak ingat siapa wanita yang ada di hadapannya.


Saat Joshep tengah menikmati kecantikan alami yang Yutasha pancarkan, terdengar ada suara deheman dari belakangnya. Joshep sudah tau itu suara siapa. Orang inilah yang ditakuti Joshep, daripada Arkha.


"Apa kau belum puas menikmati kecantikan istriku?" Suara boriton itu terdengar mengintrupsinya. Tentu saja hal itu mampu membuat tubuh Joshep menegang. Pria bule itu langsung menundukkan kepalanya. Tidak berani menatap Yutasha lagi, jika masih menginginkan kepalanya berada di tempat yang semestinya.


"Kenapa kamu nggak membangunkanku, Sayang?" Tanya Erlangga dengan suara manja seraya mengecup puncak kepala istrinya. Sangat berbeda pada saat membentak Joshep barusan.

__ADS_1


Erlangga Elajar, merupakan pewaris utama dari Elajar Corp. Sedangkan Arkha, merupakan adik kandung Yutasha Geraldine, dan di angkat menjadi anak oleh Darren Elajar yang merupakan mertua Yutasha.


__ADS_2