
Setelah menyetujui syarat dari Ursulla, pada akhirnya permintaan Ursulla yang ingin hubungan mereka dipublishkan Arkha turuti. Namun, sebelum itu ia menghubungi Revald, berpesan agar pria itu menjaga Kanaya. Menurut feeling-nya, Keanu pasti akan mencari keberadaan Kanaya setelah mengetahui dirinya menyanggupi permintaan Ursulla. Pria itu berpikir kalau Arkha memang putus dengan Kanaya.
Arkha juga tidak lupa menceritakan permasalahan ini kepada salah satu kakaknya, Tanisha. Karena hanya wanita itu yang bisa membantunya dan melakukan semua yang ia rencanakan tanpa diketahui Erlangga ataupun Darren.
Tentu saja Tanisha dengan senang hati membantu adik kecilnya tersebut. Meskipun perutnya semakin besar, wanita itu tidak merasa terbebani sekali. Sudah cukup lama dirinya berdiam diri karena larangan suaminya. Akhirnya kini dirinya bisa ikut andil dalam misi rahasia Arkha. Tentu saja, kali ini Devan tidak bisa menghalangi dirinya.
Tugas Tanisha kali ini menghalau agar berita tentang Arkha dengan Ursulla agar tidak bisa masuk ke media berita di Indonesia. Satu tujuan Arkha, tidak ingin menyakiti Kanaya hingga pada saat dirinya akan menceritakan sendiri kepada kekasihnya itu. Dan jika hal itu masih bisa sampai ke telinga Kanaya, maka Revald lah yang mengambil alih.
Hari yang paling tidak disukai Arkha pun tiba. Ursulla memaksa melakukan conferensi pers tentang hubungan mereka. Banyak awak media yang diundang oleh wanita itu. Tentu saja, berita itu akan menjadi gempar karena dua pengusaha muda di kota itu ternyata menjalin kasih selama ini.
__ADS_1
Ursulla mengaku jika mereka menjalin kasih sudah berjalan hampir satu tahun. Benar saja, para awak media terkesiap kaget. Bagaimana bisa mereka menyembunyikan berita besar seperti ini selama itu. Ursulla nampak begitu semangat menanggapi pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan kepadanya. Sementara Arkha, seperti biasa. Mengunci mulutnya rapat-rapat dengan ekspresi wajah yang datar.
Sedangkan di sisi belahan dunia yang lain, terlihat seorang wanita berparas bule sedang menikmati senja dari balkon kamar yang dia tempati sembari menyesap tehnya. Sepeninggal Arkha, Kanaya baru merasakan kehampaan dalam hidupnya. Terbiasa dengan kehadiran pria itu, membuat Kanaya tanpa sadar tergantung pada pria itu.
Namun, pada saat mengingat ucapan Monica beberapa menit yang lalu, hatinya kembali sesak. Bagaimana bisa pria itu berbuat kejam terhadap dirinya, setelah dirinya memberikan semuanya pada Arkha. Cinta yang tulus, serta kesuciannya meskipun terpaksa, akan tetapi pria itulah pemiliknya.
"Kenapa takdir bercanda denganku lagi? Aku musti bagaimana? Apa langkah yang harus aku ambil? Aku sudah lelah kabur darimu, wahai takdir," lirih Kanaya tanpa terasa buliran bening mengalir dari pelupuk matanya.
Di saat pikirannya sedang kalut, terdengar bunyi bel rumah. Tandanya ada tamu yang memencet tombol di sebelah pintu utama rumah tersebut. Menarik napas dalam, lalu menghembuskan secara kasar. Menyeka air matanya yang membasahi pipi, lalu Kanaya mulai beranjak dari sana. Dia sudah memutuskan apa yang harus dilakukan kali ini.
__ADS_1
Sedangkan di depan pintu, terlihat Revald tidak sabaran menunggu Kanaya membukakan pintu untuknya. Buktinya dia berkali-kali memencet tombol di samping pintu tersebut.
"Kemana sih, ini cewek? Lama banget bukainnya!" tercetak jelas kekesalan di wajah pria itu. Lalu pada saat tangannya ingin menggedor pintu, terbukalah pintu itu dari dalam
"Ada apa? Nggak sabaran banget jadi orang!" Kanaya pun juga ikut kesal dengan sahabat kekasihnya ini.
Setiap hari bertemu, dan tidak jarang mereka keluar bareng, membuat Kanaya sedikit lebih banyak mengetahui tabiat pria ini. Pria ini selalu saja menjengkelkan di matanya. Pantas saja dia selama ini jomblo. Bersikap kepada wanita saja nggak bisa lembut, bagaimana mau punya kekasih. Wanita mana yang mau dengan tipikal pria seperti dia. Pikir Kanaya.
"Bersiaplah," jawab Revald singkat lalu menyelonong masuk ke dalam rumah begitu saja. Melewati Kanaya tanpa permisi, membuat wanita bule ini beneran ingin mencekik sahabat kekasihnya.
__ADS_1
Maaf, telat lagi😅. Doakan urusanku segera selesai agar bisa gila up lagi. Oh, ya ... bulan ini aku ambil dua orang yang menempati podium hadiah bulanan. Aku sengaja nggak umumin dari awal, ingin liat siapa aja yang benar-benar mendukung cerita ini tanpa tapi. Untuk yang lain, yang belum dapat bisa ikutan bulan depan. Doakan rejekiku lancar, agar bisa ngadain give away setiap bulannya. Makasih untuk kalian😘