Gadis Jebakan

Gadis Jebakan
Yakinkan Aku


__ADS_3

Arkha menatap dalam Kanaya yang tak kunjung memberinya jawaban. Lantas, ia mencoba menanyakan lagi dengan nada suara yang lembut, dan terdengar begitu romantis di telinga para pengunjung di sekitar mereka.


"Sayang, apa kamu tidak mau menikah denganku?" tanya Arkha seraya menatap memohon pada Kanaya.


Ekspresi Arkha terlihat seperti orang yang pasrah dengan semua keputusan Kanaya. Banyak pengunjung yang kasihan pada Arkha, karena mereka menilai Kanaya merupakan tipe wanita yang egois.


Melihat tatapan pengunjung yang tak bersahabat ke arahnya, membuat Kanaya merasa semakin tidak nyaman. Meskipun tidak mengerti apa yang mereka bicarakan, tetapi Kanaya cukup peka dengan tatapan mereka. Lantas, dengan satu tarikan napas Kanaya menjawab pernyataan Arkha. Meskipun dengan berat hati ia ucapkan.


"Ya, aku mau." jawab Kanaya dengan nada suara yang lirih. Bahkan hampir tidak terdengar oleh Arkha.


Sudut bibir Arkha terangkat mendengar jawaban yang dilontarkan Kanaya. Memang ini yang ia inginkan. Maka setelah ini, dapat dipastikan wanita ini tidak akan bisa lepas darinya. Meskipun hanya sejengkal saja.

__ADS_1


Kemudian Arkha mengecup lembut tangan Kanaya, setelah itu ia bangkit dari posisinya. Maju selangkah, guna mengikis jarak di antara mereka. Membuat para pengunjung meremat jari jemari mereka. Tidak sabar adegan apa yang selanjutnya pria itu lakukan pada kekasihnya.


Mereka bergeming di posisi masing-masing. Tatapan yang saling beradu. Perlahan namun pasti, jarak mereka tanpa spasi. Maka kemudian Arkha mengecup mesra kening Kanaya sedikit lebih lama. Hingga terdengar sorak sorai dari pengunjung tang berada di dalam butik maupun di luar, ikut merasakan senang untuk mereka.


Namun siapa sangka, di antara itu semua ada hati yang terasa bimbang. Apakah langkahnya ini sudah benar atau tidak. Ia sendiri pun tidak tahu. Maka yang harus ia lakukan adalah jalani semua ini dengan menutup hatinya kembali. Tak ada bedanya dengan sebelumnya. Ia melewati begitu saja setiap datang takdir menguji hidupnya. Nyatanya, ia masih baik-baik saja sampai sekarang. Pikir Kanaya.


Kanaya kembali pasrah dengan takdir yang selalu bermain dengannya. Entah, kali ini apakah dirinya bisa begitu saja menjalani hubungan yang belum siap ia jalani. Tidak! Lebih tepatnya ia tidak menginginkan hubungan ini. Ia ingin segera lepas dari semua ini. Akan tetapi, bagaimana caranya? Kalau ia sendiri bergantung hidup pada pria itu.


"Kenapa diam terus dari tadi? Apa ada yang terasa sakit?" tanya Arkha begitu perhatian.


Arkha tahu apa penyebab wanita yang tengah duduk di samping kemudinya ini tengah kesal dan marah terhadap dirinya. Namun, anehnya tidak seperti biasanya yang wanita ini lakukan. Jika biasanya Kanaya akan langsung mengutarakan isi hatinya jika merasa tidak suka, tetapi kali ini berbeda.

__ADS_1


"Apa kamu marah perihal lamaranku kemarin?" Tebak Arkha.


Mendengar itu, Kanaya menoleh sekilas ke arah pria pemaksa dan suka seenaknya sendiri yang tengah mengemudikan mobilnya.


"Kenapa kamu melakukan ini padaku? Harusnya jika memang kamu menyukaiku, yakinkan dulu perasaanku. Bukan malah menjeratku dalam sebuah hubungan seperti ini. Kamu tahu betul apa yang sudah aku alami sebelumnya. Aku belum siap membuka hati pada orang lain." Jelas Kanaya setelah lama berdiam.


Arkha mencengkeram erat stir yang tengah ia kendalikan. Wanita ini denga terang-terangan menolak dirinya. Memang langkah yang ia ambil salah. Tetapi perasaannya pada Kanaya tulus ia berikan.


"Tenang saja, aku akan membuatmu segera berpaling padaku. Jangan lupakan juga, ada anak di antara kita. Jadi, jangan sekali-kali berpikiran untuk kabur dariku," ucap Arkha.


Kemudian ia menginjak pedal gas, melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata. Ia pikir akan mudah menahklukkan wanita ini setelah berhasil ia jerat dengan sebuah peristiwa yang tidak pernah terjadi. Namun nyatanya, ia masih harus menunjukkan ketulusannya lebih jelas lagi. Agar wanita ini hanya terpaku kepadanya.

__ADS_1


Jangan lupa beri dukungan pada cerita ini, ya. Agar aku bisa rajin lagi upnya😉


__ADS_2