
Hari yang ditunggu pun datang juga. Acara yang digelar di kediaman keluarga Burrack tidaklah semewah seperti kalangan kolongmerat lainnya. Semua itu karena permintaan dari Kanaya, yang ingin pernikahan mereka berlangsung dengan sederhana saja. Di satu sisi karena persiapannya yang begitu mendadak, di lain sisi pun karena Kanaya tidak pernah menginginkan pernikahan yang mewah. Cukup status mereka yang sudah sah.
Semua keluarga Arkha terlihat datang ke acara yang bersejarah bagi Arkha. Bahkan Tanisha yang sedang hamil besar pun juga tidak mau ketinggalan. Wanita dengan perut yang sangat besar itu terlihat begitu gembira, karena pada akhirnya adik kecilnya ini menikah dengan wanita pujaan hatinya.
Sebelum acara dimulai, Arkha memenuhi janjinya kepada Keanu yang ingin mempertemukan Kanaya dengannya. Masih ada waktu tiga puluh menit, untuk mereka menuju sah. Lantas hal ini Arkha pergunakan untuk memberi kesempatan kepada Keanu mengutarakan niatannya terhadap Kanaya.
"Dia berada di kamarnya, kau temui saja dia," ucap Arkha tiba-tiba pada Keanu. Saat ini mereka tengah duduk di kursi yang disediakan untuk keluarga mempelai pria.
Mendangar hal itu, lantas Keanu menoleh ke arah Arkha. Menatap intens wajah sahabatnya yang sekarang ini terlihat lebih bersinar dari sebelumnya. Mungkin karena pancaran aura pengantin yang keluar dari dalam diri Arkha.
__ADS_1
"Apa kau tidak takut kalau Kay akan aku bawa kabur?" tanya Keanu mencoba untuk memastikan kembali ucapan Arkha kepada dirinya. Arkha malah tertawa menanggapi pertantaan Keanu, lalu menjawabnya dengan tatapan serta nada yang serius.
"Jika sampai itu terjadi, kau sudah tahu pasti apa yanga akan kau dapatkan," ingat Arkha keapada sahabatnya. Ia yakin sekali jika Keanu tidak akan berani melakukan itu. Mengingat di sini juga banyak pengawal yang dipasang oleh kakek Gladio.
Mendengar ancaman yang dilontarkan Arkha kepadanya, membuat Keanu mengangkat binirnya ke atas mengulas sebuah senyuman. Sahabatnya ini selalu bersikap tenang, meskipun terkadang sedang khawatir. Maka dari itu, Keanu segera beranjak dari tempatnya. Tidak ingin membuah kesempatan yang diberikan kepadanya.
"Makasih," ucap Keanu sebelum pergi meninggalkan Arkha yang duduk di tengah-tengah keluarga.
Arkha menoleh ke kakak iparnya, lalu tersenyum. "Bukankah kita harus memberikan kesempatan kepada orang yang ingin memperbaiki sikapnya? Terlebih lagi orang itu sekarang pasti merasa tersayat hatinya. Setidaknya aku memberikan sedikit obat, sebelum dia terkuka lebih parah lagi dari saat ini," balas Arkha dengan kalimat tak terduga.
__ADS_1
Erlangga tersenyum miring serta menggelengkan kepalanya melihat adik iparnya yang tersenyum licik ke arahnya. Rupanya calon mempelai pria ini sedang memberikan madu, sebelum akhirnya memberikan racun kepada Keanu. Karena dengan melihat Arkha menikahi wanita yang dicintai oleh Keanu, hal itu mampu menghukum Keanu dari apa yang telah dia perbuat kepada Arkha sebelum ini.
Sedangkan di kamar Kanaya yang sedang dirias oleh make up artis ternama, wanita itu terlihat sedang mematut dirinya di depan cermin. Kurang sentuhan terakhir untuk membuatnya terlihat sangat sempurna malam ini.
"Apa ini nggak terlihat terlalu mencolok, Miss?" tanya Kanaya kepada orang yang sedang make up-in dirinya.
"Wajar dong jika menggunakan warna yang sedikit menyala seperti ini. Karena saat ini kan konsepnya mengeluarkan inner beauty-mu, Nona," balas orang yang sedang sibuk mengoleskan lipstik ke bibir Kanaya.
Pada saat mereka tengah berbincang mengenai riasan yang digunakan Kanaya, tiba-tiba terdengar suara kamar Kanaya diketuk dari luar. Sebelum Kanaya menjawabnya, pintu itu sudah terdorong ke arah dalam. Di sana sudah ada seseorang yang berdiri di ambang pintu. Orang itu membuat Kanaya terkejut tak terkira. Hingga wanita hampir saja jatuh dari tempat duduknya, jika saja tidak di tahan oleh sang make up artis tersebut.
__ADS_1
"Apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Kanaya sedikit gugup dan takut. Namun rasa takut lah yang lebih dominan Kanaya rasakan sekarang ini.