Gadis Jebakan

Gadis Jebakan
Baku Hantam


__ADS_3

Sudah di beberapa tempat Keanu datangi guna mencari keberadaan Kanaya. Sampai le tempat-tempat yang biasa wanita itu kunjungi. Semua tempat itu tidak menunjukkan keberadaan Kanaya. Atau hanya sekedar info saja Keanu tidak mendapatkannya.


Karena tidak mendapatkan jawaban yang seperti ia inginkan, kemudian Keanu memutuskan untuk mendatangi mantan sahabatnya. Orang yang pasti mengerti tentang keberadaan Kanaya saat ini. Karena Keanu tahu, jika Arkha pasti yang menyembunyikan Kanaya darinya.


Dan di sinilah Keanu berada. Keanu mendatangi kantor Arkha tanpa membuat janji terlebih dulu dengan orang yang bersangkutan. Namun meski begitu, semua orang yang ada di perusahaan ini tahu kalau Keanu merupakan sahabat CEO mereka. Sehingga mereka mengijinkan Keanu untuk menunggu Arkha di dalam ruangan CEO.


"Waahhh ... ada tamu yang tak diundang ternyata," ucap Arkha pada saat memasuki ruangannya. Melihat Keanu yang sedang menunggu dirinya di sofa.


"Langsung ke intinya saja. Di mana kau sembunyikan Kanaya? Bukankah kau sudah mempunyai wanita lain?" Keanu langsung mencecar pertanyaan pada Arkha tanpa berbasa-basi terlebih dulu.

__ADS_1


Bukannya langsung menjawab pertanyaan yang dilontarkan Keanu kepadanya, Arkha dengan tenang malah melangkah nenuju kursi kebesarannya. Mendudukkan tubuhnya dengan sempurna di tempatnya itu. Serta dengan santainya membuka kancing lengannya serta melonggarkan sedikit dasi yang melingkar di lehernya.


Hal itu semakin membuat Keanu merasa geram. Karena sudah tidak tahan dengan sikap yang ditunjukkan Arkha terhadap dirinya, Keanu beranjak dari tempatnya lalu melangkah maju ke arah Arkha. Sesampainya fi.depan Arkha, Keanu menggebrak meja kerja Arkha dengan sangat keras. Sehingga membuat barang-barang yang ada di atas meja tersebut melayang dan berserakan. Sedang Arkha terlihat sangat tenang di tempatnya. Menatap Keanu dengan tatapan merendahkan dan juga tersenyum miring.


"Jawab pertanyaanku, dasar brengseekk!!" Tak terbendung sudah amarah yang menumpuk di dalam diri Keanu. Karena merasa Arkha tengah mempermainkan dirinya di sini.


"Aku pikir kita teman, sahabat rasa saudara. Susah senang kita lalui empat tahun belakangan ini. Tapi kau kenapa tega berbuat seperti ini kepadamu, Kea? Tidak bisakah kau jelaskan padaku terlebih dulu permasalahan apa yang terjadi di antara kita? Apa hanya karena Naya?"


"Ck! Hanya katamu?" Keanu berdecak serta tertawa kecil. Bagaimana bisa mantan sahabatnya ini berkata hanya karena Kanaya. "Asal kau tahu, Kanaya bagai warna dalam hidupku, Kha! Dan kamu bilang hanya karena Kanaya? Kalau kamu tidak ingat, selama ini kau selalu mengambil wanita yang aku sukai, Kha! Apa kau lupa akan hal itu?" Dengan intonasi nada yang tinggi, Keanu meluapkan segala kekesalannya terhadap Arkha selama ini.

__ADS_1


Mendengar jika wanita yang disukai Keanu selalu ia ambil, membuat Arkha memutar kembali pikirannya ke beberapa tahun belakang. Perasaan dirinya hanya berpacaran dengan Shanaz saja. Lalu siapa wanita yang Keanu maksud? Apakah dia juga menyukai Shanaz? Tanya Arkha dalam hati.


"Jangan bilang kalau kau juga menyukai Shanaz, dulu?" Tebak Arkha memang tepat sasaran.


Karena setelah melayangkan pertanyaan itu kepada Keanu, Arkha langsung mendapat hadiah sebuah tonjokan yang sangat keras di wajah tampannya itu. Karena tidak siap, membuat tubuh Arkha terhuyung ke belakang hingga kursinya hampir terjatuh.


"Lantas kenapa kau tidak bilang kepadaku, jika kau menyukai mereka terlebih dulu!" Balas Arkha seraya bangun dari tempatnya untuk kemudian memmbalas perbuatan Keanu kepadanya barusan.


"Apa dengan aku bicara kepadamu, kau akan melepas mereka demgan suka rela? Hah!" Keanu pun membalas pukulan Arkha yang tepat mengenai perutnya. Mereka saling baku hantam dan saling melayangkan protes.

__ADS_1


Maaf, kemarin cuman up 1 bab saja. Karena aku ada kesibukan di luar. Dan jika kalian berkenan baca novelku yang di (Fic tum), ya monggo. Karena di sana aku crazy up dan gratis. Cuman ya gitu, alurnya di sana lebih santai😂. Tidak secepat novelku yang ada di sini. Kecuali nanti yang di (In novel), alurku lebih greget lagi.


__ADS_2