
Keanu menggertakkan rahangnya. Dulu, hubungannya sama Arkha baik-baik saja. Namun, setelah menyukai wanita yang sama untuk kedua kalinya. Hubungan mereka menjadi renggang kembali.
Kali ini Keanu bertekad akan memperjuangkan Kanaya. Tidak seperti dulu saat memperebutkan Shanaz. Keanu cenderung mengalah dari Arkha. Itu semua ia lakukan agar hubungannya dengan Arkha baik-baik saja. Namun, tidak untuk kali ini.
Rapat berjalan dengan lancar. Ternyata pengusaha muda yang mengadakan pertemuan dengan Keanu, adalah Ursulla Midgwen. Jadi, setelah Ursulla rapat dengan Keanu, lalu menandatangani kerjasama mereka. Ursulla pergi ke ruangan yang menjadi tempat pertemuannya dengan Arkha.
Wanita itu berjalan dengan penuh semangat. Karena akan menemui seorang pria yang selama ini menjadi incarannya. Diam-diam Ursulla mencari tahu tentang hubungannya dengan Shanaz yang sudah berakhir. Ia menanti moment ini sudah sejak lama. Karena Arkha merupakan tipe pria yang setia pada pasangannya. Hanya saja pria itu salah mendapat pasangan.
Sebelum memasuki sebuah ruangan yang ia yakini ada Arkha di dalamnya. Ursulla menyempatkan untuk merapikan kembali penampilannya yang menurutnya sedikit berantakan. Mengambil lipstik dari dalam tasnya, mengoles ulang di bibir lalu mengecapnya sebentar. Setelah di rasa sempurna, barulah ia meraih handle pintu ruangan tersebut.
"Apa kau sudah lama?" tanya Ursulla seraya melangkah mendekat ke tempat Arkha. Lalu mendudukkan tubuhnya di sofa depan Arkha.
__ADS_1
Arkha menoleh ke arah Ursulla, tidak lupa pria itu melemparkan senyumannya pada wanita yang tengah menatapnya dengan binar bahagia. "Baru sepuluh menit yang lalu," bohong Arkha. Nyatanya, dirinya berada di restoran ini kurang lebih satu jam. itu semua Arkha pergunakan untuk mengamati Kanaya dari jauh.
"Maaf, ya. Agak lama tadi rapatnya dengan Keanu. Dia masih saja sama seperti dulu. Sangat teliti dalam hal yang sepele sekalipun," ujar Ursulla.
Ursulla Midgwen, merupakan teman Arkha dan Keanu. Mereka bertemu pertama kali pada waktu acara bakti sosial yang diadakan di kampus. Meskipun berasal dari kampus yang berbeda, karena kesukaan mereka yang suka menolong orang yang tidak mampu, mereka selalu dipertemukan dengan keadaan yang tidak terduga.
Sifat Arkha yang cenderung cuek, membuat Ursulla tertarik pada pria yang irit saat berbicara tersebut. Berbeda sekali dengan Keanu yang selalu ramah sama siapapun dan mudah bergaul dengan orang baru. Dari sifat dan sikap Arkha yang seperti itu, membuat Ursulla jatuh hati dalam diam sejak lama pada Arkha.
"Enggak usah. Kita langsung saja," tolak Arkha.
"Udah lama nggak ketemu, ternyata kamu masih sama saja. Irit dan cuek. Nggak peka sekali sama orang sekitarmu, kecuali orang dijalanan sana," protes Ursulla.
__ADS_1
Bukan hal yang baru lagi melihat Arkha yang seperti itu. Ia sudah kebal dengan sikap Arkha yang lagi-lagi tidak memberikan kesempatan untuknya saling bertukar cerita.
"Tapi aku lapar," rengek Ursulla seraya menunjukkan wajah memohon di depan Arkha.
Arkha menghela napasnya kasar. Sepertinya rapat kali ini akan berlangsung lama. Padahal ia ingin segera menemui Kanaya dan mengajaknya pulang. Akan tetapi, jika kerjasama ini gagal, bisa dipastikan Erlangga akan kecewa kepadanya. Terlebih lagi Darren. Orang yang sangat ia hormati, setelah kedua orang tuanya.
"Baiklah, aku temani."
Tentu saja Ursulla melonjak senang. Karena memang sangat susah untuk bisa berduaan dengan Arkha seperti sekarang ini. Kalau dulu, pasti Keanu selalu menempel pada Arkha, jika Shanaz tidak berada di samping pria itu.
Ursulla sengaja memesan menu sangat banyak. Ia ingin sedikit lebih lama lagi berada di dekat Arkha. Meskipun pria itu menolak tawarannya, dan bilang tidak mau makan. Namun, nyatanya pria itu tipe orang yang tidak akan membuang makanan dengan percuma. Jadi, otomatis Arkha pasti juga ikutan makan bersamanya
__ADS_1