Gadis Kecil Om Dokter

Gadis Kecil Om Dokter
Sebuah Duri


__ADS_3

Untuk mendapat keterangan yang lebih jelas mengenai Cyara. De langsung meluncur ke perusahaan milik Aneeq. Dia tidak tahu menahu tentang clue yang diberikan oleh saudara kembarnya itu. Tentang keluarga Ramsey.


"Siapa mereka? Apa mereka termasuk orang berpengaruh?" gumam De, dia terus menaikan kecepatan. Pikiran pria itu terbagi-bagi, antara Cyara yang berada di apartemen, Aneeq dan juga rumah sakit.


Sementara waktu yang ia punya hanya tinggal sedikit. Ia tidak bisa berlama-lama di luar seperti ini, meninggalkan rumah sakit dan melimpahkan tanggung jawab kepada orang lain.


Sebenarnya itu bukan dirinya sama sekali, tetapi entah alasan apa, dia malah melakukannya untuk Cyara.


De menggigit kepalan tangannya, rasa bersalah itu masih memenuhi dadanya. Dia sudah marah-marah pada Cyara tanpa ada alasan yang begitu jelas, sementara gadis itu tengah berada di posisi yang kacau.


"Kenapa kamu lemah sekali untuk urusan yang satu ini, De!" maki pria itu pada dirinya sendiri, dia segera memutar stir untuk masuk ke dalam gerbang perusahaan Aneeq.


Tanpa ba bi bu De langsung memarkirkan mobilnya dan naik ke ruangan tertinggi yang ada di gedung ini. Tidak ada yang mencegahnya, sebab semua orang tahu siapa De.


Gerakan pria itu terlihat sangat tergesa-gesa. Bahkan De mengetuk pintu tidak sabaran. Hal itu sukses membuat Aneeq merasa curiga, bahwa ada sesuatu yang disembunyikan saudara kembarnya. Namun, pria penyuka semangka itu lebih memilih diam. Untuk saat ini dia tidak mau ikut-ikutan.


"Aku tidak memiliki waktu banyak, An. Sekarang cepat katakan apa yang kamu ketahui," ucap De dengan mimik sungguh-sungguh. Pikirannya sedari tadi benar-benar tidak fokus.


Aneeq menghela nafas pendek. "Baiklah, aku akan menjelaskan singkatnya saja. Semua yang kamu minta nanti aku kirim lewat email."

__ADS_1


De langsung mengangguk sebagai jawaban. Dia sungguh pria yang tidak suka basa-basi. Apalagi di situasi seperti ini.


Aneeq mulai menjelaskan siapa itu keluarga Ramsey. Yakni salah satu keluarga yang memiliki perusahaan konstruksi, RY Group. Pimpinan tertinggi di perusahaan tersebut adalah Andrew D Ramsey—yang tak lain dan tak bukan adalah ayah dari Cyara.


Tak lupa, Aneeq juga memberitahu bahwa Andrew memiliki saudara yaitu Austin. Dia adalah saudara satu-satunya. "Tapi dia bukan saudara kandung, Tuan Ramsey menyembunyikan indentitasnya dari publik. Karena beliau sudah menganggap Tuan Austin adalah anaknya sendiri."


De memicing, jadi Paman yang Cyara maksud tidak benar-benar lahir dari keluarganya. Dia hanya anak adopsi, tetapi De sungguh tidak menyangka, kalau Austin akan bersikap seperti itu.


Austin benar-benar seperti benalu, sudah menumpang tapi tidak tahu diri. Bisa-bisanya pria itu malah menyakiti orang yang telah menolongnya.


"Lalu bagaimana dengan keluarga gadis itu?"


"Dia adalah anak satu-satunya, ibunya sudah meninggal belasan tahun lalu, lalu ayahnya menikah lagi dengan seorang wanita yang memiliki anak seusia dengan gadis itu. Wanita yang berada di sisi Tuan Andrew adalah ibu tirinya. Dan sekarang Tuan Andrew dinyatakan koma, dia dirawat di rumah sakit Sastra Medika, sementara putrinya hilang entah ke mana," jelas Aneeq panjang lebar.


"De!" Aneeq menepuk bahu De, hingga lamunan pria itu buyar. "Ada apa? Apa temanmu itu ada hubungannya dengan keluarga mereka?"


Namun, bukannya menjawab De malah mengajukan pertanyaan. "An, apakah perusahaan itu termasuk perusahaan besar?"


Kening Aneeq berkerut, sebenarnya dia sedikit bingung kenapa De tiba-tiba bertanya hal yang seperti ini, sebab selama ini De adalah orang yang paling acuh tak acuh.

__ADS_1


"Iya, perusahaan mereka juga memiliki beberapa anak cabang, dua tahun lalu, Daddy pernah bekerja sama dengan mereka."


"Daddy juga mengenal Tuan Andrew?"


"Tentu saja, beliau terkenal sebagai orang yang jujur dan ramah. Maka dari itu semua proyek yang dia pegang berhasil, lain dengan Tuan Austin."


"Kenapa dia?"


Aneeq sedikit mengangkat sudut bibirnya, menyadari bahwa De berubah menjadi orang yang cerewet. "Dia kebalikannya, maka dari itu Tuan Ramsey tidak mempercayai perusahaan padanya. Dia memiliki bagian yang lain."


De menghela nafas panjang dan menyugar rambutnya. Benar-benar tak habis pikir. Apa yang membuat pria itu berubah sekeji itu, bukannya berterimakasih, Austin malah menjadi sebuah duri.


"Terima kasih, An. Aku akan mentransfer uang ke rekeningmu, sekarang aku akan kembali ke rumah sakit."


Pria itu bangkit dan langsung melangkah ke arah pintu.


"De, tunggu! Aku—"


Brak!

__ADS_1


Terlambat, pintu tiba-tiba tertutup begitu saja. Sementara De kembali berlari dengan banyak sekali pertanyaan yang bercokol di kepalanya.


"Cyara Pavita Ramsey."


__ADS_2