
Kini tiara sedang menatap dirinya dari pantulan cermin, sedang melly sibuk memilah milah baju untuk digunakan tiara untuk keacara makan malam sama calon mertuanya. .
"kamu nggak capek mell dari tadi bolak balik lihat baju baju itu, dan terus memilah dan memilah, ," ujar tiara sambil membalikan badanya kearah melly yang sedang bingung.
"kau ini cerewet sekali sih ra, diem napa gue lagi pilihin baju yang paling bagus buat, supaya pak rival jadi lebih kesengsem sama lo, ,"
"iya tapi gak usah segitunya kali mell, orang yang dateng ya gue kok lo yo repot sih mel, gue mah pakai baju apa aja pantas, iya gak"? tanya tiara sambil menaik turunkan alisnya menggoda melly
"Ck, ,mulai deh congkaknya, ,kemayyu deh, , ucap melly mendengus kesal.
namun tiara hanya menanggapi melly dengan senyum ejeknya..
dari perdebatan seru mereka, akhirnya melly menjatuhkan pada pilihan drees warna hijau tosca dengan furring sedikit renda,, dan panjangya sampai bawah lutut. .dan memperlihatkan lekuk tubuh tiara yang mempunyai body goals, ,kurus tapi gk kurus gemuk tapi gak gemuk, intinya tubuhnya padat dan sintal, hingga membuat siapa pria yang memandangnya pun langsung terpuka.
rambut tiara yang panjang itu dia kepang satu kedepan, ,hingga sedikit memperlihatkan leher jenjang putih tiara. .
"perfect, ,gue jamin lo bakal langsung lolos deh jadi mantunya konglomerat itu, ," celetuk melly sambil tersenyum puas. .
"aku kok jadi malu ya mell, ,ini terlalu ketat, ," ujat tiara sambil terus berupaya melonggarkan bajunya yang pas menempel ditubuhnya. .
terdengar suara bell pintu rumah berbunyi. .lalu diana bergegas membuka pintu rumahnya.
"selamat tante, ,"
"malam, ," ucap diana ragu ragu dan sedikit kaget
"maaf tante saya rival,, emm saya kesini ingin bertemu tiara, tiaranya ada tante"? tanya lelaki yang tak lain rival. .
"oh nak rival ya, silahkan masuk nak, sebentar ya tante panggilkan tiara dulu. .
rivalpun mengangguk lalu masuk kedalam rumah tiara, dan duduk disofa ruang tamu tiara, sedangkan diana langsung bergegas menuju kamar tiara.
"tiara buka pintunya nak, ,
"ada apa tante,, "? tanya melly
"diluar ada yang cari tiara namanya rival katanya,,
"ha,, pak rival. ."? ucap melly heboh. .
melly langsung menarik tiara dari tempat duduknya dimeja rias tiara. .
__ADS_1
"noh, calon suami lo sudah dateng. ." ucap melly bersemangat. .
"tunggu maksudnya. "? tanya diana bingung.
"gini lo tante itu pria yang kemarin tiara sama melly ceritain ke tante, ,yang mau ngajak nikah tiara, cakep kan hhh" Goda melly sambil melirik tiara dan tiara mencubit lengan melly dengan cubitan kecil. .
"yasudah cepat turun temuin sana, ," ucap diana. .
lalu mereka bertiga turun dari tangga. dan betapa tercengangnya rival melihat penampilan tiara yang begitu cantik dan anggun. .
mata rival seakan tak berkedip menatap tiara yang berjalan dari tangga dan menghampirinya. .
deg
jantung rival berdegub kencang, entah perasaan apa yang menyelimutinya, dia sadar dia menikahi tiara hanya untuk menuruti kemuan papanya, dan tak ingin kehilangan harta warisan papanya, ,intinya menikahi tiara hanya untuk dimanfaatkan saja dan menjadikan tameng, untuk mengelabuhi papanya tentang hubungannya dengan kekasihnya freyya. .
sekretaris dony hanya terkekeh kecil melihat majikannya mulai tertarik dengan wanita didepannya. .
"malam pak rival, ,"? ucap tiara canggung. .
namun rival hanya menarik sudut bibirnya dan tersenyum, karena rival masih belum sadar. .dia masih terpana dengan kecantikan tiara. .
"maaf, saya. .--ucapan rival terpotong
"iya pak saya tau tiara cantik kan pak, siapa dulu dong tukang permaknya, ,"? ucap melly menyombongkan dirinya dan cengar cengir. .
doni dan diana pun terkekeh melihat melly menggoda rival dan juga tiara, sedang rival dan tiara kini telah malu akan ucapan melly. .
"udah melly kamu ini ah bisa aja godanya. ." celetuk diana. .
"ayo nak silahkan duduk tante bikinin minum dulu. .
"ah nggak usah tante, maksud kedatangan kami kesini ingin menjemput tiara untuk menerima jamuan makan malam dari kedua orang tua saya tante, ,ucap rival
"oh ya, ," saut diana sambil mangut mangut
"dan satu lagi tante saya kesini juga ingin bilang ketante maksud lain kedatangan saya kesini juga ingin melamar anak tante, lusa saya akan bawa orang tua saya kemari untuk melamar anak tante, ,dan sekarang saya mau mengenalkan tiara dulu sama kedua orang tua saya. ." ucap rival dengan serius. .
"saya tantenya tiara nak rival, orang tua tiara sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. .
"kalau begitu saya minta maaf tante, sungguh saya tidak bermaksud"---
__ADS_1
"nggak apa apa kok nak rival, tante ngerti. .
"kalau begitu saya mau ijin bawa tiara ke rumah saya boleh tante". .tanya rival
"iya boleh, tapi pulang nya jangan malam mal, yasudah kalian berangkat. .
"terimakasih tante, ayo tiara, ,"seru rival
"assalamualikum tante ucap tiara dan rival berbarengan
********
kini tiara dan rival sudah sampai didiaman orang tua rival, rival dari tadi tak henti hentinya memandangi wajah tiara. .dan menggenggam erat tangan tiaara untuk masuk kedalam rumah, ,
terlihat wanita paru baya yang memakai pakai bermerek menghampiri rival dan juga tiara. .
"malem ma pa, ," seru rival sambil mencium telapak tangan kedua orang tuanya bergantian begitupun juga tiara. .
"malem sayang, ,ini siapa, ,cantik banget" ujar Sarah wanita paru baya yang tak lain adalah mamanya rival. .
"kenalin ma, pa, ini tiara, ,dia calon istri rival.. "
arman pun tersenyum dan menepuk nepuk punggung rival tanda dia bangga dan suka. .
"bagus kamu nak, kamu sudah mau menepati janji kamu, dan papa bangga sama kamu pinter nyari calon istri cantik seperti ini" celetuk arman. .
"papa bisa aja, papa seneng kan puas, ,"? tanya rival dengan sedikit sinis. .
"PUAS puas banget rival, kamu memang anak kebanggaan papa, papa sangat setuju dengan pilihanmu kali ini, ,"? ujar arman. .
"ayo ayo sudah debatnya, ayo mama sudah siapin makan malam untuk kalian, ,ayo masuk. ." ucap sarrah menyuruh anak dan calon mantunya itu masuk kedalam dan menikmati jamuan makan malam. .
lalu mereka pun makan malam dengan sedikit menyelipkan perbincangan kecil yang hangat. .terlihat kedua orang tua rival sangat suka dengan tiara, terlebih papa rival tak henti hentinya memuji tiara. .
karena tiara orangnya humble dan pandai bergaul, pastinya sudah pandai menaklukan hati kedua orang rua rival. .
.
.
bersambung.
__ADS_1