
Pagi ini Arya menjemput Tuan mudanya kekantor karena akan mengadakan pertemuan penting dengan Client yang datang dari Singapure.
Hiruk pikuk jalanan kota besar kini tak terlalu Ramai karena Nico berangkat kekantor lebih Awal dan dijemput oleh Asisten pribadinya Arya.
Tak butuh Waktu Lama mobil yang mereka tumpangi sudah mendarat disebuah gedung perkantoran pencakar Langit.
Arya langsung keluar dari kursi kemudi dan memutar dipintu penumpang dan membuka pintu mobil untuk Tuan mudanya.
Semua karyawan menundukan kepala memberi hormat pada pimpinan atasan mereka. setelah itu Nico segera masuk kedalam ruangannya disusul dengan Arya Asisten pribadinya.
"Apa Jadwalku Hari Ini arya.? " tanya Nico sambil duduk dikursi putarnya.
" Nanti siang Anda ada pertemuan penting dengan client penting kita dari singapura tuan muda. "
" Baik, kamu siapkan semua keperluanya,dan juga satu Lagi, apa kamu sudah mencarika sekretaris pribadi untukku.? " tanya Nico
" Saat Ini Sudah Ada tiga calon kandidat yang kami dapat tuan setelah melakukan beberapa seleksi dari 300 pelamar. dan Itu sekarang menjadi bagian tuan muda Untuk memilih secara Langsung ketiga kandidat itu. "
" Oke, Nanti setelah Acara pertemuan dengan orang Client penting kita, kamu panggil ketiga calon kandidat itu menghadap saya.! "
" Baik tuan, Apa ada sesuatu lagi yang saya harus laksanakan.? "
" Tidak. sekarang kamu bisa kembali ke Ruanganmu. "
" Saya permisi dulu Tuan. " pamit Arya langsung melangkah keluar dari ruangan Nico.
****************************************
Siang Ini Nico akan mengadakan pertemuan penting dengan Client penting yang katanya dari singapure.
Mobil Nico sudah mendarat disebuah Resort ternama dan menjadi salah satu resort miliknya.
Para pelayan menjamu kedatangan Nico bersama arya dengan sopan dan mengarahkan sebuah ruangan yang akan Dijadikan untuk bertemu dengan Client penting yang akan bekerja sama dengan perusahaanya.
" Silahkan Tuan, tamu anda sudah berada diruangan yang sebelumnya anda pesan. --" ucap pelayan itu sambil memberi petunjuk masuk kedalam Ruangan Vip.
Nico hanya menganggukan kepalanya dan mendahului untuk berjalan menuju ruangan tersebut diikuti oleh langkah Arya yang mengekor dibelakangnya
sedangkan sang pelayan langsung pergi ketika sudah membukakan pintu ruangan tersebut dan menutupnya kembali ketika nico dan Arya masuk kedalam ruanganya.
Terlihat punggung tegap seorang Kedua Pria yang diyakini itu adalah bos dan Anak buahnya duduk membelakangi Nico yang sedang berjalan menghampiri mereka.
" Selamat Siang Tuan Tuan yang terhormat. -" sapa Arya kepada pria berjas lengkap pakaian kantor tersebut.
Seketika langsung kedua pria tampan itu langsung menoleh dan membalikan badanya untuk berhadapan dengan Nico.
__ADS_1
sontak membuat kedua Mata Nico terbelalak melihat Pria yang kini tengah mengulurkan Tangannya terhadapnya.
Nico menatap Tajam pria itu dengan Sorot mata dingin. tangannya tiba tiba mengepal erat. namun segera dia meredam emosinya. karena mengingat Ucapan Arya kalau pria yang ada dihadapannya merupakan Anak dari client pentingnya.
" Selamat Siang Tuan Arya perkenalkan Saya Rega dan Ini Tuan Muda saya Sammy Robinson anak dari bapak Roy Robinson. " ujar pria tampan yang menjabat sebagai asisten pribadi tuan mudanya itu.
Namun Nico masih terdiam menatap pria tampan yang kini tengah mengulurkan tangannya tersebut.
setelah itu Nico membalas uluran tangan pria yang pernah menjadi mantan kekasih Istrinya tersebut.
" Senang berjumpa kembali dengan Anda Tuan muda Nico Wijaya. -----" Ujar pria itu yang tak lain adalah sammy.
Nico hanya tersenyum simpul dan langsung duduk dikursi tanpa menjawab sapaan dari Sammy.
" Baik Segera dimulai acara meeting kita hari ini. " perintah Nico pada Arya Asisten pribadinya untuk segera memulai membahas pertemuan penting kali ini untuk membahas kerja sama antar perusahaan.
Setelah Arya dan Rega asisten pribadi mereka saling memberi poin poin penting untuk hasil kerja sama antar perusahaan maka tinggal Nico dan Sammy tinggal menandatangani Hasiil kontrak kerja mereka.
setelah semua beres mereka semua keluar dari Ruangan tersebut dan kembali berjabat tangan sebelum meninggalkan resort tersebut
" Senang bekerja sama dengan Anda Tuan Nico. -----" ujar Sammy sambil menyalami Nico.
" Ya. aku harap selama kita bekerja sama menjadi patner bisnis yang baik." Jawab Nico dengan nada yang masih dingin.
" Kalau begitu kami permisi dulu tuan. " seru Rega asisten pribadi sammy.
setelah itu mereka sama sama pergi menuju mobil mereka masing masing untuk menunj balik kekantornya Lagi.
.*T*ernyata dunia begitu sempit.
sepanjang perjalanan menuju kekantor Nico hanya merenung memikir apa yang setelah ini terjadi ketika dia bekerja sama dengan perusahan mantan kekasih istrinya tersebut.
" Arya.? "
" Ya tuan. -----"
" Segera kamu selidiki tentang Seluk beluk perusahaan Robinson Group aku tidak ingin kecolongan jika ada kecurangan dalam kerja sama ini. "
Kening arya mengkerut mendengar ucapan dari tuanmudanya itu namun dia tidak bisa membantah karena itu sebuah perintah dari sang atasan dan dia wajib melaksanakan.
" Baik tuan. "
" Kamu sudah memanggil calon kandidat sekretaris yang aku minta tadi.? "
" Sudah tuan dan mereka sudah tiba di ruang tunggu. "
__ADS_1
" Bagus sekarang cepat kita segera tiba dikantor.! "
" Baik tuan. ---" Arya langsung memacu kendarannya untuk segera tiba digedung pencakar langit tersebut.
*******
Ketiga calon kandidat yang dipanggil sudah menunggu diruang tunggu sedangkan Nico langsung kedalam ruangannya dan menyuruh Arya memanggil ketiga calon kandidaat tersebut.
Tok tok tok.
" Masuk.! "
" Permisi tuan.? " seru Arya saat membuka pintu ruangan tersebut
" Suruh masuk. " jawab Nico tanpa mengalihkan pandangannya.
Arya pun langsung menyuruh ketiga perempuan yang menjadi calon kandidat itu untuk segera masuk.
satu persatu dari mereka melangkahkan kaki jenjangnya untuk segera masuk kedalam ruangan nico untuk mengikuti tahap seleksi terakhir untuk menjadi Sekretaris baru Nico.
Bunyi sepatu terdengar beriringan kala ketiga gadis cantik tersebut kini sudah berdiri didepan Nico dan hanya ada meja kerja yang menjadi pembatas mereka. sedangkan Nico masih belum juga mengalihkan pandangannya untuk melihat ketiga calon kandidat sekretaris barunya tersebut.
Hingga Akhirnya Arya mulai bersuara untuk menghentikan Aktivitas nico yang sedari tadi berkutat dengan Berkas berkas file kerjanya.
" Permisi tuan mereka bertiga Ini calon kandidatnya silahkan anda sendiri yang menentukan siapa diantara mereka bertiga yang tuan pilih menjadi sekretaris pribadi tuan. " Ujar Arya membuat Nico mengalihkan pandangannya untuk menatap ketiga perempuan yang tengah berdiri didepannya.
Mata Nico terbelalak kala melihat salah satu dari ketiga perempuan yang menjadi kandidat calon sekretaris barunya tersebut.
sedangkan perempuan yang kini tengah ditatap Nico tengah menampilkan senyum termanis dan terbaiknya.
" Selamat siang Pak perkenalkan nama saya. ----------??"
.
.
.
.
_ bersambung. _
Hai aku udah Up terus ya dari semalem tapi masih direviuw. maaf episode ini terlalu singkat.
jangan Lupa kasih dukungannya buat author ya biar tambah semangat nulisnya
__ADS_1
terimakasih.
Happy reading. ___>