Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
Seperti Obat Nyamuk


__ADS_3

Sementara Di Sisi Lain Kini Melly dan Arya yang Disuruh Untuk menemani Baby Vier Sedang Ada Perdebatan kecil setelah Menidurkan Baby Vier kembali, karena Tadi Hampir terbangun Karena Ulah mereka berdua yang sangat Berisik.


" Kenapa Lihat Lihat. .?" Ketus Melly Dengan Wajah memberengut


" Saya punya mata, jadi suka suka saya. " Ujar Arya yang tak kalah dingin.


" Lo itu ya, Hampir Saja Baby Vier Bangun Karena suara berisik Lo itu." Melly Berkacak pinggang Menatap tajam Arya yang hanya membalas dengan Senyum remeh.


" Itu karena Anda Terlalu Heboh, Ngurus bayi Aja tidak becus, bagaimana Mau jadi Seorang Ibu.pantesan Saja Sampai sekarang Tidak Ada Pria yang mau Sama Wanita Aneh Suara cempreng Kaya Radio Rusak. " Ujar Arya Menggoda Melly entah kenapa membuat Melly Marah Menjadi kesenangan Tersendiri untuknya.


" Ehh Sembarangan kalau ngomong Situ Sendiri Juga Masih kagak Laku Laku, jadi jangan Sok deh ngatain Orang sembarangan. Lo nya Aja sampai sekarang Masih Jadi bujang Lapuk Gak sadar,. " Cibir Melly


Arya Hanya mampu Terdiam,mimik Wajahnya sudah Berubah Dingin dan Ingin rasanya Di memakan Hidup hidup gadis Cerewet yang Ada didepannya.


" Lagian Siapa juga kali ya yang bakal Demen sama Cowok Kaku Dingin minim ekspresi Karya ELo, hanya Cewek yang Tidak waras Saja yang mau Sama pria Es kayak Lo." Cibir melly Lagi Bohong Banget Ucapannya Nyatanya Diam diam dia sendiri sudah Menaruh Hati pada pria yang dia sebut Pria Es itu


Arya hanya tersenyum kecut Tak menanggapi Ocehan Melly Yang Sedari tadi mengoceh Tidak jelas, tanpa pikir panjang Dia langsung Menyumpal kupingannya dengan Headset supaya tidak mendengar suara cempreng melly yang Seperti Radio rusak Itu.


.


.


.


Terdengar suara Mobil Nico Sudah Mendarat Didepan Rumahnya.


Melly yang mendengar Itu mencoba memanggil Arya untuk terlepas dari Headsetnya


" Arya Lo dengar Gak kayaknya itu suara mobil Bos Lo deh. " Namun Arya masih tetap tidak menggubris ucapan Melly membuat melly tambah geram.


" Arya Lo dengar Gak sih Gue tadi bilang Apa."


Namun Arya tetap tidak Mendengar Ucapan melly Karena kedua telinganya masih tersumpal headset


dengan Kesal Melly menarik Headset tersebut Dari telinga Arya dengan sedikit kasar.


" Apa yang Anda lakukan.! " Sentak Arya karena tak terima Melly Mencabut Headset tersebut Dengan kasar.


" Biar Lo nggak Budeg. Didepan itu Ada suara mobil Pasti mereka suda pulang, kita Samperin kedepan yuk. "


" Anda Bisa Memberitahu saya dengan Sopan, bukan dengan Cara kasar Dasar Wanita tidak punya Tata krama. " Timpal Arya lalu Berlalu keluar kamar Baby Vier Terlebih dulu sedangkan Melly membuntutinya dari Arah belakang.


Dan ternyata benar Mobil Nico sudah Terparkir Di Basemen. lalu Dimana mereka berdua.


Arya yang Tiba tiba berhenti dari langkahnya pun membuat Melly Ikut Berhenti dan tak sengaja Menabrak punggung Arya dari arah belakang.


" Aduhhhh "

__ADS_1


" Ssssssttt. Jangan berisik. "


" Ada apa sih Arya. " Kesal Melly sambil memegangi Keningnya


Arya Yang mendengar Suara suara Aneh pun menyuruh Melly Untuk diam dan mencari Sumber Suara tersebut.


" Bisa Diem nggak kalau nggak bisa diem mending Anda Masuk lagi Ke kamar Baby Vier. "


Melly yang Sekarang Tersadar Ada suara suara Aneh pun mulai Ikut terdiam.


" Arya, suara Apaan ya, kokk sepertii Suara Orang Lagi Mendesah. "Bisik Melly masih Di belakang Arya.


Namun Arya tidak menjawab pertanyaan melly dan. mulai melangkahkan kakinya lebih Dekat Lagi sumber Suara tersebut. sampai pada Akhirnya mereka berdua berhenti disebuah Ruang keluarga Yang hanya tersekat Oleh beberapa Sofa.


Ssshhhhh Haaaaaaaaaahhhhhh Ahkkkkkhhhh Hmmmz hmmmmmmmm euuughhhhhh


Ternyata Suara Desahan Tersebut timbul dari Suara Desahan Orang Bercinta siapa Lagi Kalau bukan Nico dan Tiara yang kini sedang Saling Cumbu dan bahkan sampai Bercinta Du Atas Soffa Panjang.


Arya langsung menarik Tubuh Melly Untuk jongkok Di bawah singgle Sofa yang Didepannya Sofa panjang yang Digunakan Nico dan Tiara Bercinta hanya tersekat Oleh Meja Kaca saja.


Arya Langsung Menutup mata Melly Dengan Tangannya.


" Le lepaasin. " Melly Menepis kasar Arya, nafasnya kini terdengar Naik turun Saat mata Sucinya tadi Tidak sengaja Melihat Pergulatan Sahabatnya dengan Suaminya yang kini masih Bertukar Keringat Disofa depan Nya.


" Diam. " Arya Menatap Tajam Melly Yang Kini Terlihat Gugup dan Menahan Nafasnya


" A arya Me mereka La lagi. " Ucap melly terbata bata. Namun Arya Hanya terdiam dan sibuk dengan Sendirinya.


" Tanggung.! "


" Hah apa kamu bilang. " Ucap Melly Dengan suara hampir Teriak namun dengan Cepat Arya membuangkam mulut Melly kembali dan Setelah itu melepaskannya lagi


" Ssssst Diam nanti Mereka bisa lihat Kita Kalau Kita pergi dari sini. " ujar Arya setengah Berbisik dan mencoba mengatur Nafasnya karena telinganya semakin panas karena suara erangan dan Desahan semakin keras dari bibir Nico dan Tiara yang Dipastikan Semakin memanas pula percintaan mereka.


" Gila apa, mau Sampai kapan kita Disini Mendengarkan Percintaan mereka, Jelas jelas kita jadi obat nyamuk disini sedangkan mereka berdua Ena Ena. disana. " Balas melly dengan Suara setengah berbisik.


" Sudah Anda diam saja, apa su susahnya


sih." Terdengar Nafas Arya semakin. Memburu Dan Nafasnya Naik turun. Melly yang Menyadari Wajah Arya yang sedikit berubah dan Menegang itu membuatnya bergidik ngeri


" Lo kenapa, kok tegang Gitu, Lo nggak


Lagi. -----." cicit Melly Dengan polos dan membungkam mulutnya sendiri Dan. menggeser tubuhnya supaya tidak terlalu dekat dengan Arya.


sedangkan Arya kinu beralih menatap Melly Dengan tatapan yang Sulit Diartikan.


Sial, kenapa gue jadi ikutan s*nge Gini ya, Nico dan Tiara dasar, mereka sepasang Suami istri tidak Berakhlak.

__ADS_1


Umpatan Arya Hanya bisa Dia Tahan dalam batinya, sambil terus menatap melly dengan Wajah yang Sedikit Gusar, melly Yang merasa ditatap Arya dengan tatap Horor Itu mulai beringsut dan tanpa sengaja Tubuhnya menyenggol Sebuah Guci yang Tak jauh darinya dan Guci itu Akhirnya Tumbang ke lantai dan menimbulkan bunyi suara.


Pran tangggg tannggg klontangggg.


"Mas Su Suara apa itu. " Ucap Tiara di sela sela Akhirnya penyatuannya. dan segera Mendorong Tubuh suaminya yang tadi menindihnya.


" Sayaang Akuu belum keluar. " Ucap Nico menahan Hasratnya yang sudah Di ubun ubun


Tiara langsung Membenahi Dres yang tadi disingkap keatas oleh Suaminya. beruntung mereka bercinta bukan dalam keadaan telajang dan masih mengenakan baju, hanya saja Tiara melepaskan celana dalamnya dan nico melapaskan Celana panjangnya dan masih Masih memakai baju Atasannya.


" Mas kayaknya Ada Orang deh. kamu ih, nggak sabaran Banget jadi Orang. " Cetus tiara dan mulai mendudukan tubuhnya dan Mengikat Rambutnya kembali yang tadi tergerai karena ulah tangan jahil suaminya


Nico pun juga sudah memakai Celananya kembali


Lalu tanpa sengaja Suara Guci itu bunyi kembali karena Tak sengaja Kaki Melly menyenggolnya karena Meronta ronta dari Arya yang membekap Mulutnya.


" Tuh kan Kayaknya ada Orang deh mas yang Ngintip kita. " Celetuk Tiara.


Meongggg meonnggggg


"Itu suara kucing Yang, udah Yuk kita masuk kekamar kita lanjut lagi tanggung nih. "


Seketika Tiara langsung mendelikan Matanya pada nico, namun Nico tak mau ambil pusing dia langsung Mengangkat Tubuh Tiara dan menggendongnya Ala brydal style menuju kamarnya.


Dan setelah Dirasa Aman Karena Nico dan tiara sudah Maasuk kedalam Kamarnya Akhirnya Arya melepaskan Tangannya dan mereka keluar dari tempat Persembunyiannya Dengan Nafas tersengal sengal seperti Habis lari maraton


" Sumpah Ya tuh Bos Lo benar beNar Tuh kebangetan Mesumnya. " protes Melly


Arya Tak mau Ambil pusing Menanggapi Ocehan Melly dan langsung Meninggalkan melly disana dan Arya langsung masuk Kedalam Dapur Untuk Mengambil minuman Dikulkas dengan Wajah kacau.


Glek


glek


glek


Arya langsung Menenggak Habis Air minerak yang Ada dibotol minuman itu hingga Habis. matanya Memerah seperti memendam hasrat


Sial Sial, apes banget Sih Gue, kenapa harus disaat Jomblo Gini Harus Melihat Orang Bercinta, Mana Gue ***** lagi, arghhhh Pasti Raja Iblis sedang Ngetawain Gue yang Lagi kacau.


Aryapun langsung Masuk kedalam Kamar tamu, tempat Dimana dia beristirahat. tidak mungkin Dia Harus Meninggalkan rumah ini yang Justru Akan menimbulkan Kecurigaan Oleh Nico dan tiara, jadi terpaksa Dia Harus tetap menginap Disini dan Besok baru pulang.


Semoga besok tidak Ada kecanggungan Dipagi Hari Oleh mereka berempat.


.


.

__ADS_1


.


_ bersambung. _


__ADS_2