
Sesuai Permintaanya Suaminya kini Tiara sudah Berdandan Cantik untuk pergi Dinner Bersama sang suami. Sedangkan Melly yang kini Melihat tiara Dari pantulan Cermin hanya bisa Memutar Bola matanya jengah Melihat sahabatnya sedari tadi berhias Diri didepan meja Rias milik tiara. sedangkan Baby Vier Juga Sudah pulas tertidur Di Box bayi, karena memang tiara dan melly sedang Berada Dikamar Baby vier dan sekalian tiara berhias diri disana.
" Lama lama itu kaca Bisa Pecah Ra, dari tadi Mondar mandir terus depan tuh Cermin. " Celetuk Melly dengan menggelengkan kepalanya
" Tuh Lihat Vier, mama kamu Dari tadi ngaca mulu, nggak sudah Juga kalau Udah punya buntut Seperti kamu. " Ucap melly Pada baby yang Hanya Dibalas oleh ketawa Lucu seakan mengerti ucapan Aunty nya itu membuat Melly Menjadi gemas
" Sembarangan kalau ngomong bilang saja Ngiri, makannya Cepetan Buruan nikah Gih biar bisa Ngrasain Kencan Halal ala setelah Menikah. " Cibir Tiara tidak mau kalah pada sahabatnya yang Umurnya Setahun Lebih muda darinya dan sampai saat ini masih setia melajang.
" Udah deh nggak Usah Ngalihin pembicaraan nanti kalau Jodohnya udah tiba pasti Kok aku bakalan pamerin ke Lo, jodoh gue itu ya yang kaya Oppa oppa Korea Seperti minho, uhh sedapnya hidupku. "Melly sambil melamun dan membayangkan Jodohnya namun Tiba tiba Dia tersentak dan histeris saat Bayangan Asisten Arya Yang muncul.
" Nggak nggak Ngeri Gue...."
Tiara mengeryitkan Dahinya saat Melly histeris tidak Jelaas
" Lo kenapa sih mel.? " Tanya tiara sambil mendekat Kearah Melly dan Menempelkan tangannya pada kening melly. " Nggak panas?"
Melly memberengut kesal dan menepis tangan Tiara
" Lo pikir Gue Sakit.? "
" Ya siapa tau aja, Kamu Udah mulai putus Asa sama jodohmu lalu mulai gesrek deh Otak yang Ada di kepalamu. " ucap tiara menggoda sahabatnya itu dengan Terkekeh
" Sialan Lo, temen Apa temen sih namanya, suka banget ngebully Temen sendiri. " Bibir Melly Mencebik.
*****
Saat Ini Nico bersama Tiara Sudah berada didalam mobil, Nico yang tengah duduk di kemudi nampak tidak Fokus Menyetir, Berulanh kali Dia melirik Istrinya yang kini tengah Duduk disebelahnya lewat Kedua Ekor Matanya, sesekali Nampak Ulasan Senyum dibibirnya juga ikut mengembang.
Nampaknya Malam Ini Nico Dibuat Terpana Oleh penampilan istrinya yang sangat Cantik.
Tiara memakai gaun Long Dres berwarna Putih Tulang dan menampilkan Lekuk tubuhnya yang Terlihat Masih tetap Ramping meskipun Sesuai melahirkan, Rambut panjang Berwarna Hitam pekat Dia Sanggul Rapi dengan sedikit Menambahkan Selur Anak rambutnya kedepan, memperlihatkan Leher Jenjang Putih milik tiara. membuat Nico ingin sekali memberi Tanda kepemilikan.Namun Nico Harus Lebih Bersabar Dia Ingin membobol Pertahanan Istrinya ini dengan penuh Berkesan, supaya Tidak membuat Istrinya marah dan malah menambah Hukuman lagi untuknya.
" Kenapa sih dari tadi senyum senyum terus, Ada yang Salah dengan penampilanku ya.?" Tanya Tiara sambil menelisik penampilannya
" Enggak sayang Nggak Ada yang salah.!" Ucap Nico dengan santai
" Terus.? "
Cup.
Dengan Secepat Kilat Nico memiringkan Kepalanya Saat Tiara Menoleh kearahnya dan mengecup kilas bibir Tiara membuat tiara Shock karena Posisi Nico dalam keadaan mengemudi.
" Cerewet sekali sih istriku, kamu Malam ini Cantik sayang. "
Mata Tiara membulat Penuh, wajahnya bersemu Merah saat Suaminya itu Menggodanya.
" Ih Kamu itu curang Main Ambil Kesempatan Aja, kamu itu lagi menyetir Mas, biasa Bahaya tau. " Ketusnya Nico hanya Terkekeh menanggapi Istrinya itu.
Tak lama kemudian Mobil mereka Sudah Terparkir Disebuah Resort Mewah. Namun sebelum Turun Nico Menutup kedua mata Tiara Dengan Kain Berwana Hitam tujuanya ingin memberikan Suprise pada Istrinya.
__ADS_1
" Kamu Tutup Matamu dulu sayang. "
" Kenapa.?!"
" Udah Tutup mata. " Nico memutar Tubuh Istrinya untuk membelakanginya lalu Memakaikan kain kecil berwarna Hitam itu Pada mata tiara
" Mas aku nggak bisa lihat nih. " Tiara meraba raba kedua matanya yang sudah tertutup dengan kain
" Udah Nurut Aja Sayang, Aku akan menuntunmu Berjalan Sekarang Yuk kita turun. " Tiara mengangguk pasrah dan menuruti kemauan Istrinya.
Lalu Dengan Telaten Nico menggandeng Tangan tiara dan menuntunya untuk masuk kedalam Resort, Pelayan Restoran Segera Mengarahkan mereka berdua Pada Tempat Vip yang Sudah Nico pesan Sebelumnya.
Setelah itu Pelayan pun Segera pergi Dan membiarkan mereka berdua menikmati Makan malam berdua.
" Mas ini Aku mau Dibawa kemana Sih. ?" Tanya Tiara tidak sabar dengan mata yang masih tertutup kain
" Sabar sayang Sebentar Lagi. "
Lalu tak lama Mereka berdua Sudah sampai Disebuah Ruangan Outdoor yang Langsung Disuguhkan Oleh pemandangan Pantai dimalam Hari, dan Terdapat Beberapa Lampu Temaram serta beberapa Taburan Bunga Merah Dan Lilin Lilin Berbentuk Love Mengitari Tempat Itu.
Nico perlahan membuka kain penutup Mata tersebut.
" Sekarang Kamu bisa Buka mata kamu sayang.? " Ujar Nico Lalu dengan Perlaha tiara membuka kelopak kedua matanya.
Bibir tiara Menganga kedua Mata Coklat Beningnya itu menatap takjub Pemandangan yang Ada Didepannya.
" Indah Sekali tempatnya.! "
tanya Nico dan Tiara pun menganggukan kepalanya dengan Mantap.
" Pelayan. -----"
Nico memanggil pelayan yang Kini Sedang Mendorong Sebuah Meja kecil yang Terdapat Sebuah kue Tart Berbentuk Hati Dengan tiga Tingkat Berwarna Merah hati dan Dihiasi Oleh Tulisan Happy Aniversary ke -3 Di kue ulang tahun Tersebut.
" Mas Ini. ----?" Tiara merasa tercengang Melihat Keromantasian suami berondongnya itu
" Selamat Hari Anniversary sayang, Semoga pernikahan kita semakin Langgeng Dan awet sampai kakek nenek. " Ujar Nico Dengan Senyum mengembang Dan lembut Pada tiara.
" Ini semua kamu yang rencanain mas.? "
" Iya sayang ini semua aku yang Bikin Special Khusus untuk Istriku Tercinta.! "
Sumpah Demi Apapun Tiara sangat Tersanjung Apa yang telah Dilakukan Oleh Nico ternyata suami berondongnya itu sangat Romantis.
" Ayo sayang Tiup lilinnya. " Pinta Nico dan tiara pun menganggukan lalu segera Meniup Lilin yang Ada Di kue tersebut.
" Aku potong kuenya Yang sayang. " Seru tiara lalu memotong Kue tersebut Tepat Di Area Dimana Nico Sudah Menyiapkan sesuatu Sebelumnya
" Cincin. " Gumam tiara saat menemukan Sebuah Cicin Emas Berlian Yang Sangat Indah
__ADS_1
" Kenapa sayang.? " Tanya Nico pura pura tidak tau
" Kuenya Ada Cincinya nih coba kamu liat " Tiara menyodokan Cincin Berlian tersebut pada Nico.
Lalu Nico Menarik jemari Tangan Istrinya dan memakaikan Cincin tersebut Pasa Jari manis tiara.
" Ini semua untuk kamu sayang. "
" Untuk aku, sungguh kamu mas.? " Ucap tiara dengan wajah berbinar Binar
" Iya sayang. "
" makasih Ya mas Atas kejutannya. "
Lalu Nico mengambil sesuatu dari saku celananya ternyata sebuah Kotak blidru berwarna merah, dan nico pun segera membukannya.
" Kalung.? " Mata tiara membulat sempurna Memperlihatkan sebuah kalung berlian yang Jika ditaksir Semua Harga tersebut bisa sampai Ratusan Juta
" Iya sayang Ini juga untumu. "
" Ya Allah mas, Makasih ya kejutanya. " Ucap tiara dengan wajah yang berbinar binar Siapa sih wanita yang tidak suka dengan Berlian. Tiara sendiri sampai Lupa kalau sebenarnya masih tahap Merajuk.
" Sini sayang Aku pakaian dileher Kamu. "
Nico langsung Mengambil kalung berlian Untuk dia pakaian di leher Jenjang Milik istrinya. Dia menelan Ludahnya dengan kasar Saat melihat Kalung Berlian yang di lapisi permata indah itu telah menempel di leher jenjang Putih Tiara. Sebisa mungkin Dia menahan Untuk tidak menerkam istrinya Di tempat ini juga.
" Terimakasih ya mas, Kejutannya, tapi Seharusnya kamu nggak perlu repot repot mas melakukan ini kan sayang Uangnya mending disimpen buat bekal anak anak kita nanti, lagian kamu udah terlalu banyak mengasih Sesuatu sama aku, aku takut nanti kamu. --------"
" Sssstt sayang Kamu pernah dengar gak Kalau Seorang Suami yang Selalu membahagiakan istri dan juga Anaknya maka Rezekinya Akan terus bertambah, karena Memang Didalam Hartaku yang saat ini aku punya itu juga Milikmu sayang, jadi jangan berpiikiran macam macam, sebisa aku dan semampku aku akan selalu membahagiakanmu, menjagamu dan juga Anak anak kita. " Ujar Nico dengan Tatapan penuh keseriusan dan memegang Telapak tangan Tiara lalu berulang kali mengecupnya
Tiara tersenyum Hangat dan tanpa sadar Buliran Air matanya jatuh di kedua pipinya yang merupakan Air mata kebahagian karena Diberikan seseorang Yang begitu tulus mencintainya walau pernikahan mereka berawal dari sebuah keterpaksaan ditambah perbedaan Usia diantara Mereka ternyata sosok suaminya sekarang Sangat Hangat bahkan sangat memujanya.
" Terimakasih Sudah Bersedia Hadir Dalam hidupku,menjadi Istri dan juga ibu dari Anak anakku. " Ucap Nico dengan Lirih
" Iya mas. Bimbing Aku Untuk jadi Istri yang baik juga dan Ibu yang Baik untuk anak anak kita ya. "
" Iya sayang, Aku Sangat Mencintaimu Istriku Mutiara Azzalika. "
" Aku juga Sangat Mencintaimu Suamiku. "
Semoga Cinta mereka Kekal dan Abadi Sampai Maut yang memisahkan. dan Terus Saling Melengkapi satu sama lain.
Sejatinya sepasang Suami Istri yang mengarungi bahtera Rumah tangga pasti Akan menemukan Sering kali Batu sandungan Dalam Rumah tangga tinggal kita bagaimana cara menyikapinya untuk mempertahankan Keluarga Kita.
.
.
.
__ADS_1
_bersambung. _