Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
Kemarahan Nico.


__ADS_3

Sepandai apapun Seseorang Menyimpan rahasia pasti akan ketahuan juga. begitulah dengan tiara selama ini dia diam diam Membuka usaha oline dibelakang suaminya akan segera terungkap.


semenjak kejadian beberapa waktu lalu Akhirnya nico menyuruh Arya untuk menyelediki segala aktivitas Tiara selama dia tidak sedang dirumah.


Dengan cepat Arya mendapatkan informasi penting yang akan membuar murka tuan mudanya itu.


" Selama ini nyonya muda tidak pernah menggunakan card kredit yang anda berikan untuknya tuan, Selama ini nona tiara menggunakan uang hasil jerih payahnya sendiri dengan membuka usaha brownis dan beberapa kue cake lainya dan di pasarkan secara online, ------


Nico langsung mengankat tangannya memberi kode pada arya untuk tak melanjutkan ucapannya.


" Tutup semua akses Lapak yang tiara buat untuk menjual makanann tersebut. ---" ujar Nico dengan Dingin


"baik tuan..!!"


" Dan pastikan Tiara tidak mendapatkan Uang sepeserpun dari hasil Jualan makanan sampahnya lagi, Blok semua No rekening pribadinya jangan sampai ada yang tersisa. dan pastikan juga Dia hanya akan menerima uang dari pemberianku.. "


" Baik tuan. --"


setelah itu Arya segera keluar dari Ruangan nico.


kamu benar benar ingin bermain denganku tiara, berani sekali kamu menantangku. saat ini aku sudah tidak bisa lagi menahanku untuk tidak menghukummu.


*******


Malam ini tiara sangat gelisah karena melihat layar ponselnya yang sangat sepi orderan bahkan tidak ada lagi yang mengechat pribadi dirinya untuk memesan kue nya lagi bahkan Lapak yang dia gunakan untuk berjualan online pun sudah terblokir dan tiara tidak bisa mengaksesnya kembali.


" Duh, kok Lapakku tiba tiba sepi sih. " gumam tiara sambil menggeser layar ponselnya, tiba tiba kedua bola matanya membulat ketika melihat layar ponselnya. " Hah, kok bisa Ke blokir sih, " gerutu tiara.


Ceklek..


kamar Tiara sudah terbuka dan terlihat seorang pria yang masih menggunakan kemeja kerjanya itu masuk kedalam kamarnya. pria itu tak lain Adalah suaminya


sontak membuat Tiara menoleh kearah pintu.


" Nico.. --" cicit Tiara.


dengan sigap dia langsung mematikan layar ponselnya.


sedangkan nico terus mendekat kearahnya.


" Ada yang kamu sembunyikan dariku.? " tanya nico dengan tatapan dinginnya.


" Nggak ada kok. --" selak tiara cepat.


namun dia tak bisa menyembunyikan rasa gugup nya." Haduh mati aku gimana ini. --"

__ADS_1


Nico sudah berada tepat Didepan tiara yang sudah menundukan pandangannya.


Nico membelai lembut rambut panjang tiara yang tergerai indah itu.


Rambut ini, kenapa mengingatku pada rambut kakak..


" Ni ni nico apa yang sedang kamu lakukan.? " ucap Tiara dengan terbata bata.


" Sayang, apa kamu sedang ingin mengajaku bermain main hemm.. -" bisik nico dengan Lirih tepat didaun telinga Tiara membuat bulukkuduknya merinding.


" A apa maksudmu nico.? "


ucapnya terbata bata


" Kamu mau aku hukum sekarang. hemm kenapa kamu begitu berani menantangku.? " ujar nico dengan pelan namun terdengar menakutkan.


" Aku tidak mengerti maksudmu ko, ---


Lalu dengan cepat Nico Menghempas tubuh Tiara hingga terjatuh diranjang kasur, lalu dengan cepat dia menindih tubuh tiara dengan lengan kanannya menumpu lututnya untuk tak menekan tubuh Tiara.


" Nico lepasin, tolong jangan perlakukan aku seperti ini Ko. ---" ujar tiara dengan Air mata yang sudah jatuh dikedua pipinya.


" Kenapa,? bukannya ini yang kamu mau, aku memberikan nafkah batinku supaya kamu mau menerima nafkah Lahir dariku hah.?"----


sentak nico dengan menyeringai.


" Apa aku memperjelas kelakuanmu selama ini dibelakangku hah, kamu pikir aku tidak tau kalau selama ini kamu tidak mau menggunakan uangku untuk keperluan pribadimu, kamu malah menjual makanan makanan sampah yang tak ada gunanya itu hah.? " Kamu sengaja mau bikin Malu suamimu ini Tiara, jawab..!! " Sentak Nico.


" Bu bukan begitu maksudku nico aku


hanya.---"


" Hanya apa hah? kamu sengaja mau menjatuhkan Nama baikku, nama baik keluargaku hah?"


Tiara hanya terdiam dan semakin kencang mengisakan tangisnya karena kuatnya nico mencengkram rahang dagu Tiara hingga sedikit merintih kesakitan.


lalu Nico menegangkan kembali tubuhnya dan melempar Asal pakaian yang masih melekat didadanya itu. hingga sudah telanjang dada. menampilkan tubuh bidangnya.


" Malam ini aku akan melakukannya


padamu,-" ujar Nico dengan Tatapan dingin membuat jantung tiara seperti lari maraton.


Nico memeringkan Wajahnya untuk lebuh mendekat lagi ke wajah Tiara, sedang Tiara kini memejamkan kedua matanya karena sangat takut jika nico meminta haknya sekarang. sungguh dia benar benar belum siap untuk menjalankan kewajibannya malam ini.


Lalu.

__ADS_1


" Sayangnya aku Tidak punya selara dan Nafsu padamu,Kamu hanya sebuah Mainan saja buatku, untuk membalaskan dendamku pada mantan suamimu itu.. ---" Bisik Nico tepat ditelinga Tiara.


sontak membuat Mata tiara membulatkan keduanya lebar lebar. begitu pula nico sudah menjauhkan tubuhnya dari tubuh tiara dia lekas berdiri dan beranjak pergi dari kamar Tiara.


Brakkk


Jadi dia menikahiku hanya untuk membalaskan rasa sakit dan dendamnya pada Rival.


Tubuh Tiara seakan Lemas. dia langsung mulai memejamkan matanya kembali supaya langsung segera pergi ke alam mimpi melupakan kejadian yang sangat menakutkan malam ini.


**********


" Pagi kak Nico, pagi mbak Tiara.---" sapa Aliya.


" Pagi juga Aliya. " jawab Tiara sambil tersenyum kaku


Nico mengangguk dan menyapa balik adik bontotnya itu. " Hemm, Bagaimana tidurmu apa merasa nyenyak.? "


" Nyenyak dok, kalau kakak sama mbak tiara gimana, pasti.------


" Sudah habiskan sarapanmu,..!!!" potong Nico cepat.


" Iya deh, --" ujar Aliya dengan lesu


" Nora kemana,belum bangun dia.? " tanya Nico


" Tau tuh, kak nora mana bisa dia bangun pagi, kerjaannya disana tuh molor mulu, sampek kadang bikin mami kesel tau gak kak. " ujar Aliya


" Yasudah habiskan makananmu, setelah ini kamu rencana mau kemana.? " tanya nico dan masih mengabaikan keberadaan Istrinya yang saat ini tengah duduk disampingnya


" Hari ini aku akan mengurus kepindahan kuliahku kak. --


" Uhuk.. Pindah.? " tanya nico disela sedaknya.


" iya kak, soalnya kata mama dan papa minggu depan akan kembali lagi ke indonesia mereka berencana Untuk menetap disini, jadi Terpaksa deh Aku juga ikut pindah disini, gak mungkin kan, kalau keluarga aku disini semua, aku harus diaustrali sendirian.. " rengek aliya


" Dasar kamu,manja sekali. " ujar Nico dengan mengacak acak sedikit rambut adiknya tersenyum hangat membuat Hati tiara meleleh melihat keakraban antara adik dan kakak tersebut.


Sikapmu manis sekali ko, andai saja kamu bisa bersikap seperti itu padaku. ah tiara kamu mikir apaan sih gak usah nglantur sadar ra sadar.


lalu tanpa sengaja Nico melihat Tiara yang tengah bersikap hangat pada adiknya tersebut. Lalu pandangan mereka saling bertemu. membuat Tiara menundukan pandangannya karena melihat tatapan sorot mata suaminya yang sangat dingin itu.


.


.

__ADS_1


__ bersambung. _


__ADS_2