
#POV CLaudia. ---------------- .>>>>>>
Hai Namaku Claudia Hari tepat umurku 15 tahun, aku punya sahabat namanya Aliya, Dia teman sekelasku waktu SMP dan dia punya kakak saudara kembar cowok cewek Namanya Kak Nico dan kak Nora mereka umurnya diatasku Dua tahun, sedangkan Aliya umurnya setahun dibawahku meskipun kita satu angkatan.
Waktu itu aku sedang berada di Rumah Aliya, karena kami baru saja merayakan hari kelulusan kita. karna sebentar Lagi kita akan memasuki Sekolah ke jenjanh yang lebih tinggi yaitu Sekolah menengah pertama ( SMA)
Namun selama aku bersahabat dengan Aliya diam diam aku menaruh hati pada Dua pria tampan sekaligus namun beda umur.
Ya dua pria tampan itu Adalah Om Ardan papanya Aliya dan Juga kak Nico kakak kandung Aliya.
Ya dalam waktu bersamaa aku bisa menyukai dua pria sekaligus dan lebih parahnya lagi aku menyukai Anak dan Ayah itu.
sungguh gila bukan.?
Namun dengan segenap jiwaku aku mencoba menutupinya, aku bahkan sering sekali mencuri curi pandang kepada dua pria tampan yang beda Umur itu.
Waktu itu usia Om Ardan sekitar 42 tahun Lebih, kalau kak Nico usianya baru sekitar 17 tahun kalau nggak salah.
sungguh dua sosok tampan yang sempurna itu sudah memikat hatiku.
Aku yang melihat sosok om Ardan sebagai Sosok yang Berwibawa dewaasa dan juga berkarisma diusia Matangnya.
sedangkan Aku memandang kak Nico sosok pria yang tampan coll perhatian penyayangan dan baik hati meskipun mempunyai sikap yang dingin dan cuek kayak bebek. mungkin dari situ cara memandangku ke mereka berdua. mungki mudanya om ardan juga Sama persis Seperti kak Nico sangat tampan dan Uwuwu hehehe. .
" Clau Kamu jadi kan nginap disini.? " tanya Aliya padaku di sela sela waktu acara makan malam kami. karna aku memang sedang mengikuti acara makan malam dirumah Aliya bersama keluarganya.
" iya Aliya " Jawabku gugup karena melihat tatapan tajam tak suka dari tante yasintha mama sambung Aliya
" Punya Rumah sendiri kan ngapain nginep dirumah orang segala, bikin repot saja. " ketus mama sinta
Aku hanya menunduk dan terdiam
__ADS_1
" Mami Jangan gitu ah ngomongnya. " Ucap Om Ardan.
" Terserah kalian saja lah, mami jadi gak selera makan lagi. " Ketus mami sinta lalu pergi masuk kedalam kamarnya.
Dan kami pun melanjutkan kembali acara makan malam kami.
********
#POV Papa Ardan #
" Kenapa Kepalaku jadi pusing gini ya. " Desahnya sambil mengerjabkan kedua matanya karena pening. kepalanya pun mendadak berat.
" Huh, kok Tiba tiba tubuhku terasa panas. "
Papa Ardhan lagi lagi menggaduh karena tiba tiba tubuhnya serasa panas, dan benar saja Tiba hasrat Libidonya muncul, entah kenapa tiba tiba begitu ingin sekali melakukan pelepasan, padahal selama ini dia bisa menahannya.
Sejak kematian Istri pertamanya Alika, Ardan menutup diri untuk tidak menyentuh wanita lain bahkan dipastikan Dia sama sekali menyentuh Mami sinta selama menjadi istrinya itu sebabnya Sampai saat ini dia tidak mempunyai anak di pernikahan keduanya.
bahkan setiap Ingin melakukan pelepasan Papa Ardan selalu menyuruh asisten Pribadinya untuk mencarikan nya wanita sebagai pemuas nafsunya. entah sampai kapan papa Ardan akan bersikap dingin sama mami sinta.
Dengan langkah cepat dan sedikit sempoyongan Papa Ardan keluar dari ruang kerjanya. bersamaan tepat dengan Claudia sahabat putri itu keluar dari kamar Aliya.
Grep.
" Om lepasin Om. "
Dengan cepat Ardan menangkap tubuh gadis kecil itu dan menyeretnya kedalam ruangan kerjanya. Pintunya langsung dikunci. tubuh kecil claudia langsung dihempaskan di sofa kerjanya.
Bruk
Papa Ardan langsung menindih tubuh kecil itu lalu menciumi Claudia yang tengah meronta ronta meminta untuk dilepaskan.
__ADS_1
" Om jangan om, jangan perkosa saya Om lepasin sa saya. "
claudia terus merancau hebat untuk meminta belas kasihan pada papa ardan supaya melepaskannya.
Namun Nampaknya nafsu sudah menguasai papa Ardan sehingga telah menutup kedua matanya dan terus melancarkan aksinya untuk tetap menyetubuhi gadis kecil teman putrinya itu.
Papa Ardan satu persatu melecuti pakaian Claudia yang kini sudah tidak berdaya ditindihnya itu.
mencium ******* dan memelintir area sensitive Claudia membuat tubuh gadis kecil itu menggelinjang Hebat. saat Papa Ardan berhasil membenamkan Juniornya kedalam Inti Claudia.
Dengan sekali hentakan Papa Ardan berhasil merenggut kesucian Claudia. dan seketika claudia menjerit hebat saat merasakan sakit diarea kewanitaannya namun dengan cepat papa Ardan membekap bibir mungil itu dan terus menggoyangkan pinggulnya memacu untuk mereguh lubang kenikmatan.
Papa Ardan menggerang penuh kepuasan saat berhasil mencapai klimaks dan pelepasan yang membuatnya darahnya mendidih seperti tersengat aliran listrik
" Akhh nikmat sekali punyamu Alika, sempit sekaaali. " Rancau papa ardan dan Akhirnya menjatuhkan tubuhnya disamping claudia yang kini tengah mengaduh kesakitan karena ulahnya.
Cup
" Terimaksih sayang. "
papa Ardan mengecup kening claudia lalu membenamkanya Kedalam dada bidangnya dan masih belum menyadari siapa sosok yang telah diajaknya bercinta itu.
.
_bersambung. _
sengaja aku ketiknya dikit dan author sempet sempetin buat up karena lagi ada urusan.
mungkin nanti malam up lagi kalau nggak sempet.
terimakasih
__ADS_1
jangan lupa Kasih dukungannya.