
Semenjak kejadian kemarin Malam membuat hubungan rival dan juga tiara sedikit merenggang. Rival sekarang terlihat cuek dan acuh terhadap tiara. .
Pagi itu rival mau menemu client pentingnya lagi seperti biasa tiara menyiapkan keperluan rival. .
"mau aku bantu benerin dassynya mas. ." ? tanya tiara ragu ragu
"Nggak perlu. ."
"oiya mas kita sarapan dulu yuk tadi aku sudah memasak makanan kesukaanmu"? ujar tiara. .
"aku sarapan dikantin kantor saja. "sentak rival dengan nada acuhnya membuat tiara tertegun . .
"yasudah aku siapin bekal dulu ya mas tunggu bent"------
"Kamu dengar gak sih, aku mau makan dikantin kantor itu tandanya aku gk mau makan masakanmu, ,"? Bentak rival.
Tiara terdiam seribu bahaasa mendengar rival mengerasakan suaranya dan membentaknya.
namun langkah rival terhenti. .
"oiya jangan lupa kamu siap siap, setelah aku pulang aku akan mengantarkanmu dirumah mama dan papa, karena besok acara resepsi pernikahan kita akan dilaksanakan. ."?
tiara hanya diam dan menganggukan kepalanya. .
"kamu paham nggak. ."???? bentak rival. .
"i iya saya paham mas, ," jawab tiara gugup
lalu rival melangkahnkan kakinya keluar dari rumah dan meninggalkan tiara yang tengah terduduk lemas dan menangis. .
tiba tiba ponsel tiara berbunyi dilayar ponsel tiara menampilkan nama Melly sahabatnya. .
"Hallo ra, ,"? ~~ suara melly di sambungan telepon
"iya mel ada apa. .?? ~~ tiara dengan suara lirih
"lo kenapa ra lo baik baik saja kan, ,"?? ~~ melly
"iya kenapa mell, ,"?
"oiya ra besok hari resepsi pernikahan lo yang dikeluarga mertua lo ya, ,~~ melly
"lo kok tau mellly. ."?~~~tiara
"iya tadi pak doni yang menyebarin kertas undangan untuk acara resepsi kamu, ,"~~melly
tiara hanya tersenyum masam dibalik telepon
"yasudah ya ra aku lanjut kerja dulu, kamh baik baik ya jangan capek capek, inget besok acara resepsi pernikahan kalian lo. . .?? ~ melly
"iya iya bawel cerewet sekali sih, ,"? ~ tiara
"yasudah gue tutup telponnya ya ra bye, ,"???~ melly
tut tut tut tut. .suara sambungan telepon terputus. .
setelah mengakhiri perdebatannya dengan sahabatnya itu, tiara langsung menyiapkan beberapa keperluan yang harus dibawa kerumah mertuanya. .
hingga tak terasa waktu sudah mulai petang rival pun sudah pulang, dan langsung bergegas mengajak tiara kerumah mama papanya. .
---------
setelah sampai dirumah kediaman mama papanya disana sudah disambut oleh mama dan papanya. .
"malam ma pa, ,"? seru rival diekori istrinya dibelakang. .
"assalamualaikm tante, om, ,"? ujar tiara sambil mencium kedua telapak tangan mertuanya. .
__ADS_1
"walaikum salam, ,kok tante dan om sih, kamu ini sudah jadi menantu mama, jadi mulai sekarang manggilnya mama dan papa sama seperti rival ya, ," seru sarah dengan nada lembut. .
"maaf .iya mama papa, "? ucap tiara dengan suara agak canggung.
"yasudah ayo masuk, mama sudaah siapin kalian makanan yang enak enak. ."
lalu mereka berempat pergi keruang makan, seperti biasa tiara mengambilkan makanan kedalam piring rival. .
tiba tiba disela makan malamnya arman membuka topik pembicaraan. .
"Bagaimana, ,hubungan kalian selama ini apa baik baik saja, "? tanya arman
"Alhmdulilah hubungan kamu baik baik saja kok pa ma, "? seru tiara.
namun rival namun tampak tak perduli dan terus menyantap makannanya
"syukurlah kalau begitu, ," ucap sarah
"Rival, ,bener kalian baik baik saja. ."? tanya arman hingga membuat rival tersentak dari diamnya. .
" i iya pa ma kami baik baik saja kok. ."? seru rival. .
"bagus, papa dan mama mau kasih tau kekalian bahwa besok hari resepsi pernikahan kalian , jadi kalian bisa istirahat dan tidur diisini. ." seru arman
"iya pa kami mengerti, ," ucap rival
"oiya acara resepsi pernikahan kalian akan diadakan disalah satu hotel kita rival, jadi kalian sekarang istirahat buat menyiapkan hari esok. ." seru sarah. .
"iya ma , ," ucap rival dan tiara berbarengan
"jangan lupa, cepat cepat bikinin mama dan papa cucu ya, ,"? Goda sarah
Rival kaget dan langsung bergegas masuk kedalam kamarnya tanpa pamit ke mama papanya karena merasa kesal dengan ucapan mama papanya,,
"kalau begitu tiara pamit kekamar nyusul mas rival ya ma pa, permisi. " ucap tiara sopan dan pergi menyusul rival masuk kamar. .
Tibalah waktu yang sangat ditunggu tunggu kini tiara sudah memakai gaun model kebaya modern yang sangat cantik, dan sudah ada beberapa tukang rias yang sedang memoles wajah polosnya hingga berubah menjadi sangat cantik. .
kini tiara sudah memasuki aula dimana acara resepsi akan dimulai. .
tiara digandeng oleh sarah mama mertuanya dan juga diana untuk masuk kedalam aula.
semua mata tertuju padanya terpana akan kecantikan tiara, senyum bibir tipinya mengembang membuat siaapa saja terpana akan kecantikannya.
semua tamu undangan tak henti hentinya, ,termasuk suami dan juga rekan kerja suaminya seorang pemuda sukses yang kini jadi client penting suaminya itu juga datang untuk memenuhi undangan dari suaminya.
"Terimakasih pak nico anda sudah bersedia hadir memenuhi undangan saya, ," ujar rival sambil berjabat tangan dengan nico. .
"sama sama tuan rival, anda terlihat sangat tampan disini, ," ujar nico.
lalu tibalah seorang pria paruhbaya menghampiri mereka berdua. pria itu adalah Arman papapnya rival, terlihat arman menatap lekat lekat wajah pria berusia 24 tahun itu yang tak lain adalah nico. .
"oiya pak ini kenalin ini papa saya, namanya tuan besar agung Arman jordiansyah. ." ucap rival dengan bangganya mengenalkan papanya tersebut.
Nico pun terdiam sejenak lalu berjabat tangan dengan Arman, ,
"namanya seperti tak asing buatku, oh ya aku lupa ya bener tak asing lah dia kan papanya Tuan rival ya pasti dia pemilik utama Pt jordiansyah gruop" guman nico dalan hati dan tersenyum mengembang hadapan arman papanya rival
"wajah anak ini kenapa mirip sekali dengan kak Ardan, ,wajahnya juga sekilas mirip dengan Alika, ,siapa lelaki ini" gumam arman karna dia juga merasa tak asing dengan wajah nico yang sangat mirip dengan kakak kandungnya. .
Tak lama setelah itu mereka ngobrol ngobrol tibalah sang permaisurii datang, ya mempelai wanita yang tak lain Tiara istri rival datang dengan anggunnya. .
Mata rival dan nico seakan tak hentinya berkedip menatap wanita cantik berusia 26 tahun itu. .
"Rival, ayo gandeng istri kamu, ,sebentar lagi acaranya kan dimulai. ." celetuk sarah membuyarkan lamunan dari kedua pria tampan tersebut. .
lalu rival segera menggaandeng tangan istrinya, karena menyadari kalau rekan bisnisnya itu tak henti hentinya memandang istrinya, entah kenapa rival merasa terganggu saat cara nico memandang istriya, ada perasaan marah tapi ditahanya. .
__ADS_1
"Selamat tuan rival atas pernikahanya semoga langgeng sampek kakek nenek" ucapan selamat dari nico. .
"terimakasih banyak atas ucapanya tuan muda nico silahkan nikmati jamuan kami, " ujar rival datar. .
mata nico dan tiara tak sengaja saling bertemu namun seketika mereka berdua saling memalingkan wajah masing masing...
setelah itu tiara dan rival menemui beberapa tamu undangan yang lainya sedang nico kini tengah duduk disebuah soffa dengan terus melihat kearah mempelai pengantin yang tengah berbahagia itu . .
tiba tiba munculan salah satu wanita dan juga pria paruh baya yang tak lain juga masih kerabat rival. .
"sarah, , Selamat ya atas pernikahan putra kalian, "? ujar wanita paruh baya itu yang tak lain adalah tante rival. .
"terimakasih ya renita dan juga mas roy sudah sempet sempetin datang kesinj. ,"? ujara sarah sambil basa basi
"iya, lagian masa iya keponakan nikah kami gak sempetin datang sih, ,"? ujar renita
"maaf ya dulu pas sammy nikah rival gak sempet datang keacara sammy"? ujar sarah
dengan rasa tak enak
"nggak apa apa kan dulu rival ada kerjaa penting, ". .
"oiya mana sammy dan istrinya, kok gak keliatan, ," tanya sarah
"lha itu, sammy lagi nemenin istrinya ke luar negeri travelling, maklum istrinya lagi hamil muda katanya sih nyidam, "ucap renita sambil terkekeh
"selamat ya ren, bentar lagi bakal punya cucu, ,"
"oiya, mana anak dan menantumu. ."tanya renita, ,
"itu disana lagi sibuk nemuin tamu undangan. ."ucap sarah
"ayo kita kesana,aku mau ngucapin selamat dulu" ucap renita sambil berjalan kearah rival dan juga tiara. .
betapa terkejutnya tiara saat tau wanita paruh baya yang berada tepat di depanya dengan mama mertuanya.
seketika wajah tiara nampak pucat dan menegang melihat kehadiran renita mama mantan kekasihnya dulu..
"Ohhhhhh jadi gadis murahan ini yang jadi istri rival dan menantumu sarah, ,"?? ucap renita dengan sedikit mengeraskan ucapanya dengan nada mengejek
"maksud kamu apa ren, ,"? tanya sarah bingung. .
"tante jaga ucapan tante, ,"sentak rival tak suka
"asal kalian tau semua ya, gadis ini itu gadis murahan, 3 tahun yang lalu gadis ini datang kerumah saya dan tiba tiba mengatakan kalau dia hamil anaknya sammy, dan meminta pertanggung jawaban putraku. ." ucap renita dengan senyum remeh
seketika rival melirik kearah tiara yang sudah meneteskan air matanta
"tiara, ,apa betul itu"?? tanya rival dengan tatapan tajam
"dan satu hal lagi dia hampir saja membatalkan pertunangan anak saya, tapi untung saja janinya mati karena kecelakaan, sehingga anak saya tak jadi menikahi dia, ya mungkin dia itu karma karna sudah berusaha membuat hidup anak saya hancur dengan cara memfitnahnya, dan sekarang kalian dengan senang hati begitu menerima gembel ini, ,kalian benar benar bodoh jika harua tertipu dengan tampang polosnya. ucap sarah dengan penuh penekanan.
seketika langsung sarah menampar tiara didepan orang banyak. sarah terlihat marah dan kecewa serta meraasa ditipu habis habisan oleh tiara.
"plakkkkkkk dasar kamu munafikkk"? sentak tiara
"sabar ma, tenangkan diri kamu, ," arman mencoba menengkan istrinya
"apa benar itu tiara Jawabb!!! "? bentak rival dengan penuh emosi.
tiara hanya terdiam dan terus menangis dan memegangi pipinya yang panas karena tamparan mertuanya. .
lalu rival dengan penuh emosi dan frustasi meninggalkan tiara begitu saja. .
.
.
__ADS_1
bersambung