Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
Mata itu mirip sekali.


__ADS_3

Tepat Pukul 11 malam Mobil Nico baru tiba dirumahnya, Terlihat Arya yang sedikit kesusahan membopong tubuh kekar Nico. ya meskipun Usia Arya lebih Tua dari nico dua tahun Namun Gostur tubuh Nico Lebih besar dibandingkan dengannya.


Bi Lastri segera membukakan pintu ketika Arya memencet bell rumah. Arya langsung membawa Nico untuk naik ke lantai atas untuk mengantar Nico ke dalam kamarnya.


Nico sudah tidak sadar diri karena terlalu banyak minum waktu Di Club sepulanh kerja tadi..


Belum sempat masuk kedalam kamar Nico tiba tiba sudah dikagetkan oleh suara tiara yang hendak mau keluar mengambil minuman didapur belakang.


" Nico.. " serru tiara dan mendekat kearah Arya yang tengah membopong tubuh suaminya itu


" Nico kenapa Arya, kok bisa jadi kaya gini.? " tanya Tiara dengan cemas


" Kamu bukain dulu pintunya Nona, --


Ceklek.


dengan Cepat Tiara membuka pintu kamar nico dan Langsung Segera Arya membaringkan tubuh tuan mudanya itu ke Ranjang kingsize nya.


" Apa yang terjadi padanya arya.? " tanya tiara kembali sambil berjongkok melepas sepatu nico.


" Tuan tadi kebanyakan minum nona, jadinya dia mabuk seperti ini. " ujar Arya


" Ya sudah, terimakasih ya arya sudah mengantarkan nico pulang. "


" sama sama nona, Apa nona memerlukan bantuan? " tawar Arya


" Nggak usah Arya, kamu pulang saja ini udah malam, aku akan mengurus nico sendiri. ---"


" Baik nona, kalau begitu saya pamit pulang dulu. " pamit Arya


" Iya hati hati..... "


Setelah kepergian Arya Tiara kembali memerika tubuh Nico yang sudah terbaring lemas dengan rambut acak acakan.


Tiara berniat untuk mengganti pakaian nico yang terlihat sedikit basah karena bau keringat ditambah bau alkohol yang sangat menusuk indra penciumannya itu. namun dia bingung harus mulai dari mana.


Tiba tiba Nico bergumam dan menyebut seseorang tanpa nama.


" Kakak, jangan Tinggalin nico, kembalilah kak, kembalilah kak, aku mencintaimu kak aku sangat mencintaimu kak. " Gumam Nico dengan Lirih namun kedua matanya masih terpejam..


Tiara tersentak kaget menyebut wanita lain, meskipun tanpa menyebut nama, namun Terdengar jelas kalau suaminya itu mengatakan bahwa suaminya sangat mencintai wanita tersebut.


Ads perasaan aneh yang hinggap dihati Tiara namun segera ditepisnya, dia tidak ingin merasakan sakit hati lagi. karena dia sadar pernikahannya hanya sebuaah pernikahan palsu yang didasari atas dasar perjanjian Untuk menebus sebuah hutang. yang kapan saja Nico bisa membuangnya begitu saja jika Suaminya tersebut sudah tak membutuhkannya lagi.


Perlahan Tiara mencoba mendekati nico yang tengah mengigo tersebut melihat Keringat dingin bercucuran Didahi Nico.


Tiara mengulurkan tangan kanannya untuk menempelkan ke dahi nico.


" kepalanya panas sekali, Dia demam. " gumam tiara namun nico masih saja mengigo gak jelas


perlahan Tiara Menarik lagi uluran tangannya, namun tanpa disangka ternyata nico menarik tangannya hingga tiara jatuh diatas tubuh Nico yang masih terbaring itu.


Brukk


"Aukh.. Lepasin Ko, ---


Tiara meronta ronta ketika Tubuhnya jatuh diatas dada bidang Suaminya tersebut. saat itu juga Nico langsung mendekap erat tiara.


Dengan kedua mata nico yang masih terpejam


" Jangan tinggalin aku lagi kak, aku mohon aku sangat mencintaimu. ----


" Nico, Lepasss... --


Tiara terus meronta ronta berharap suamiinya itu melepaskan dekapannya.


Tiara menggigit Dada bidang Nico yang masih terbalut dengan kemejanya.membuat Nico tersentak dan melepaskanya.


Sontak membuat Nico menggaduh kesakitan dan langsung membuka kedua matanya lebar lebar dan bangun dari tidurnya. dan menatap Tiara dengan tatapan tajam dengan mata merah yang menyalang. membuat tubuh tiara gemetar hebat dan takut.


Nico Langsung Menghampiri Tiara dengan tatapan penuh Amarah.


Plakkkk


Nico menampar pipi tiara hingga bersemu merah. karena tamparan nico begitu keras.

__ADS_1


lalu menjambak Rambut panjang tiara yang sudah sedikit acak acakan tersebut.


" Lancang sekali kamu, masuk kedalam kamar ku hah. ---"


desis nico dengan Geram


" Lepasin Ko, sakit.. " pekik tiara sambil menahan Niko untuk tak menjambak rambutnya lebih kuat.


Nico pun langsung menghempaskan tubuh Tiara hingga tersungkur ke lantai.


" PERGI dari sini PERGI.!!!!!!!!!!! " teriak Nico


Tubuh tiara beringsut berdiri untuk segera menghindar dari suaminya tersebut.


Dia segera keluar Dari kamar Nico dengan Tubuh yang sangat gemetar. sungguh kali ini dia benar benar sangat trauma karena harus merasakan kembali kekerasan dalam rumah tangga.


Nico kembali menghempaskan kembali diatas ranjang tanpa mengganti pakaiannya tersebut Lalu tertidur dengan posisi tersebut.


********


Keesokan Harinya Tiara sudah seperti biasa berkutat didapur dengan Bi Lastri untuk menyiapkan sarapan untuk suami dan juga kedua adik iparnya tersebut.


Aliya dan Nora sudah Duduk dikursi mereka masing masing dan siap untuk bersarapan.


namun dilain sisi Nico masih saja belum keluar dari kamarnya.


Tiara merasa gelisah Melihat kamar suaminya masih tertutup rapat. dia merasa khawatir terjadi sesuatu sama Suaminya tersebut, meskipun dia sendiri masih sangat takut jika mengingat kejadian semalam dengan sikap nico yang sangat kasar. Namun Tiara tak menyalahkan nico karena Nico dalam keadaan tidak sadar karena pengaruh minuman Alkohol.


Terlihat Aliya dan nora sudah menyantat sarapan yang sudah tiara siapkan tadi.


" Mbak, mbak kenapa kok bengong gitu.? " tanya aliya dengan masih mengunyah makanannya


" E enggak apa apa kok Aliya, !" jawab tiara dengan gugup


" Oiya mbak, kok Kak Nico belum bangun sih, Apa memang dia bangunnya siang ya mbak,? soalnya setahuku kak nico suka bangun pagi terlebih dulu mbak untuk olah ragi pagi sebelum berangkat kekantor. " ujar Aliya.


Ya Nico selalu bangun pagi sebelum berangkat bekerja untuk melakukan olahraga pagi, untuk itu Nico mempunya tubuh yang atletis dan kekar karena selalu menjaga pola kebugaran tubuhnya.


" Heh, ngapain Lo masih bengong disitu, buruan Gih bangunin Suami Lo.!! " Sentak Nora


" Iya mbak. --


" Cepetan Lelet banget sih Lo.. -- " cetus Nora


Lalu tiara segera melangkahkan kembali Kakinya menuju kamar suaminya.


Tok tok tok.


" Nico, bangun....." seru tiara sambil mengetok ngetok pintu kamar Nico.


karena tak ada sautan Dari Nico akhirnya terpaksa Tiara masuk kedalam.


Ceklek..


" Kemana dia ya.? "


Lalu Terdengar suara gemericik dari dalam kamar mandi nico, Tiara hendak keluar Namun terhenti karena suara berat nico memanggilnya dari arah kamar mandi.


Terlihat Nico sudah keluar dari kamar mandi dengan Handuk yang melingkar Di pinggangnya dan menampilkan perut Rata rata dan otot Nico yang kekar tersebut yang terlihat sepert Roti sobek.


Duh, Kenapa lagi lagi aku harus melihat dia dengan posisi telanjang dada seperti ini sih, bisa bisa copot nih jantung.


Nico menatap Istrinya yang tengah menundukan kepalanya itu dengan tatapan dingin dan mendekat kearah tubuh istrinya yang tengah berdiri mematung didepannya.


Hingga jarak mereka semakin terkikis.


perlahan Nico menarik Dagu tiara yang tengah menunduk itu, lalu menariknya keatas untuk menatap dirinya. hingga pandangan mata mereka ini saling bertemu.


Blussss pipi Tiara telihat sangat merona saat Melihat Wajah suaminya kini sudah dekat dengan wajahnya, dengan mata yang saling beradu pandang.


Pipi Tiara seakan memanas, Karena wajah mereka terlalu dekat, hingga Deru Nafas mereka saling terasa diantara mereka.


Nico semakin mendekatkan wajahnya hingga jarak mereka samakin terkikis dan sangat dekat. Tiara sudah mulai memejamkan kedua matanya dengan takut. karena Nico wajah nico semakin dekat dekat dekat dan Hidung mereka kini saling Bersentuhan, Namun Terlihat Nico menyunggingkan senyum Liciknya saat melihat wajah Istrinya yang tengah memejamkan kedua matanya dan terlihat sangat ketakutan.


" Buang, pikiran Kotor dan mesummu itu, jangan Berharap Lebih.." Ujar Nico dengan menyeringai.

__ADS_1


seketika itu pula Tiara langsung membuka Matanya lebar lebar dan mendorong tubuh suaminya tersebut hingga sedikit menjauh.


" Dasar, Kamu itu yang mesum..!! " Ketus tiara


" Hahahahaha. "


" Dasar nyebelin...!! "


Lalu


blasss Nico tiba tiba menarik tangan Tiara saat Tiara akan melangkahkan kakinya untuk keluar dari kamar nico.


sehingga membuat mereka kini saling berdiri berhadapan.Nico menata tiara dan menyusuri tiap inci wajah cantik tiara.


membuat jantung tiara berdesir Hebat saat ditatap suaminya seperti itu.


" Maafff. ---" Cicit nico pelan.


Tiara hanya menganggukan kepalanya perlahan lahan. sedang Nico lebih intens menatap wajah Istrinya tersebut.


Ada perasaan Aneh yang hinggap di hati Nico ketika melihat manik mata coklat milik tiara.


Mata itu mirip sekali dengan Mata milikmu kak.!!!


batin Nico semakin menyeruak dan terus menatap lekat lekat wajah istrinya tersebut


Lalu


Ceklek..


" Ko, Bangun ini udah Si. --


" Nora..?? "


Nico segera melepaskan tangan tiara saat saudaranya tiba tiba masuk kedalam kamarnya.


Tiara dan nico menjadi salah tingkah saat nora menatap tajak kearah mereka berdua.


" Hadeh, Pagi pagi udah bikin drama aja deh kalian. " cetus Nora.


" Maaf kalau begitu sa saya permisi dulu. " ujar Tiara cepat cepat melangkahkan kakinya keluar dari kamar nico.


Nora hanya memandang sinis tiara saat keluar melewatinya sambil menundukan kepala.


Nora melangkah masuk kedalam kamar Nico. membuat Nico berdecak kesal karna saudara kembarnya itu tak ada sopan sopanya masuk ke dalam kamarnya dan tidak ada rasa canggungnya sekali melihat nico yang tengah bertelanjang dada dengan handuk yang melilit dipinggangya.


" Heh, Ngapain Lo masih disini Keluar. " Sentak Nico dengan tatapan tajam.


" Nggak usah lebay deh Lo, Lagian gue gak napsu lihat Tubuh Lo yang Kurus itu ." cetus Nora dengan santai


" Apa Lo bilang.? "----


" Udah buruan Lo cepet ganti baju, Gue mau nagih penjelasan sama Lo.---


" Soal apa.? " tanya nico dengan malas


" Kok bisa bisanya Lo nikahin gadis model kayak istri Lo itu kampungan, selera Lo rendah banget sih Ko. " Ujar Nora


"Diam..!! "


Lalu Nico segera mengambil baju kemeja kerjanya dari Lemari dan bergegas Masuk kedalam kamar pengganti untuk memakai bajunya.


setelah itu Nico keluar dengan sudah rapi memakai pakaian Kantornya.


" Lo ngapain masih disini.? " ujar Nico


" Ya nungguin Lo lah. buruan Jelasin siapa gadis kampungan itu, dan Dari mana asalnya.? "


" Itu bukan urusanmu dan Lo gak perlu ikut campur masalah pribadi gue.paham Lo.! " Tegas nico.


Lalu berlalu meninggalkan saudara kembarnya itu dengan perasaan kesal.


" NICO....!!! Awas ya Lo, gue bakal cari tau sendiri tentang gadis kampungan dan menyebalkan Itu.!! " Ucap Nora dengan Kesal.


__ bersambung ___

__ADS_1


__ADS_2