Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
Bertemu Mantan kembali


__ADS_3

Terlihat Kini papa Ardan Sudah berada Diruang Tamu milik Nico putranya. Ada perasaan Mendebarkan Di dilubuk Hatinya kala melihat Seorang Gadis kecil yang Berjalan bersama menantunya yang kini tengah menghampirinya Yang kini tengah Duduk bersama Nico putranya.


" Ayo sayang Salim dulu sama Papah. " Ujar Tiara pada Cylla sengaja menekankan kata papa pada Pria paruh baya yang Sempat dia panggil kakek itu.


Ya pria berusia Lima puluh satu tahun Menatap Gadis kecil didepanya itu dengan tatapan mata sendunya, ada rasa bersalah yang mendalam menelisik hatinya


Cylla masih tetap tidak bergeming Dan terus menatap Papa Ardan yang tengah terlihat wajah mengibanya. Cylla mengedarkan pandanganya pada Daddy kesayangannya dan bergantian menatap Pria paruh baya yang menjadi ayah biologisnya secara bergantian nampak nya dia sedikit kebingungan Mencerna kenyataan ini


Nico yang menyadari Raut Wajah kebingungan Dari Gadis kecil yang sudah Dia asuh dari bayi pun mengulas senyumnya dan memberi pengertian pada Anak angkatnya yang ternyata Menjadi Adik kandungnya sekarang.


" Sayang Tidak Apa Apa, Ayo salim dulu sama Papa. " Ujar Nico lembut sambil menarik tangan cylla untuk lebih mendekat pada papa ardan


Lalu dengan Ragu ragu Cylla meraih punggung Tangan milik papa Ardan lalu menciumnya, Papa ardan Terharu dan tanpa sadar Meneteskan Airmatanya.


" Maafkan Papa Nak. " Ucapnya Lirih Cylla hanya menganggukan kepalanya.


sebelum kedatangan papa Ardan kerumah Nico dan tiara sudah menjelaskan Siapa itu papa Ardan. dan Nico juga menjelaskan meskipun Cylla anak kandung Papa Ardan dan itu tandanya Cylla adik kandung Nico, tapi Nico tetap bilang bahwa Cylla tetap boleh Menganggap Nico dan Tiara sebagai Daddy dan mamanya, hal itu membuat Cylla merasa senang, jujur Cylla sebenarnya Kurang bisa menerima kenyataan ini bahwa Pria yang sudah dipanggilnya kakek itu adalah Papa kandungnya sedangkan Pris yang Sudah Dipanggilnya Daddy itu adalah kakak kandungnya sendiri.


Namun dengan Sabar Dan kelembutan Tiara berusaha membujuk dan Memberi pengertian supaya Cylla bisa menerima papa Ardan Sebagai papa kandungnya dengan Baik. dan akhirnya Cylla pun mau menuruti semua perkataan Mama dan Daddy nya itu.


" Cylla dengarin Daddy Ya,Cylla sekarang Sudah jadi Anaknya Kakek Ardan dan itu tandanya Cylla harus memanggil Kakek ardan Apa.?! "


" Papah. " Cicit Cylla


" Pinter Sekali, Meskipun Daddy Sekarang Jadi kakaknya Cylla Tapi Daddy Tidak pernah melarang Cylla Untuk memanggil Daddy dan Juga Mama Tiara, karena sampai kapanpun Cylla akan tetap jadi Anak daddy Dan juga Mama tiara, Cylla mengerti ." Tutur Nico Membuat Cylla tersenyum merekah dan langsung menghambur kepelukan Nico


" Terimakasih Daddy, Cylla janji Akan jadi Anak yang baik dan penurut Sama Daddy dan juga Mama. " Cylla mengeratkan pelukannya, Tiara pun Menghampiri Cylla yang tengah memeluk Suaminya itu


" Cylla sayang, Cylla boleh Sayang dan Cinta sama Daddy Nico sebagai papa Cylla dan menjadi Anak yang penurut Untuk Daddy dan juga Mama, tapi Cylla juga Harus inget Ya, masih Ada papa Ardan yang Sekarang Harus Cylla hormati sebagai papa ,mengerti sayang.?! " Tiara membelai lembut Rambut Anak sulungnya itu Dan Cylla pun menganggukan kepalanya tanda dia menerima nasehat Dari mama sambungnya yang sekaligus jadi Kakak iparnya itu.


" Ayo sayang Peluk Papa Ardan. " Tiara Menyuruh Cylla Untuk memeluk papa ardan.


Lalu Dengan Erat Papa Ardan memeluk putri kecilnya itu, Anak yang sama sekali tidak pernah Dia bayangkan Hadir dari seorang Gadis yang pernah Dia nodai hanya karena melihat Bayangan Mendiang Istrinya Ada dalam mama nya Cylla.


" Terimaksih Sayang karna sudah mau menerima Kakek sebagai Papanya Cylla. " Papa Ardan Menghujani Kecupan kecupan Kecil pada pucuk kepala Cylla.


Nico dan Tiara pun Tersenyum Haru Melihat Kehangatan Antara Ayah Dan Anak yang sempat Terpisah selama Delapan tahun itu.


Nico Mengelus Bahu Istrinya dan Mendekatkan Tubuh istrinya supaya lebih dekat Dengannya.


******


Hari ini Tiara dan Nico membawa Anak Anaknya Untuk Jalan Jalan disebuah Pusat perbelanjaan Atau mall yang Ada dikota ini.


Karena ini Hari Weekend maka pengunjung nya pun Ramai. mereka berdua menemani Cylla bermain Diarea Time Zone Anak anak. yang bersebelahan dengan Foodcord atau area tempat makan. jadi Tiara Dan nico Duduk Ditempat Makan tersebut sambil mengawasi Cylla bermain..


Tiara Kali ini Duduk memangku Baby Vier yang sambil menyuapi Baby Vier Makan Biskuit. sedangkan Nico masih Sibuk menatap Layar Ponselnya sesakali memantau pekerjaan meskipun hari weekend tapi tetap Nico Selalu mengontrol pekerjaannya itu.


Brukkkk


Tiba tiba Cylla Jatuh Dari Tempat Mainan tersebut lalu tiba tiba Ada sosok tangan kecil milik anak Laki laki yang mengulurkan Tangannya pada Cylla.


" Kamu nggak Apa apa.?" tanya anak laki laki itu. dan Cylla pun menggelengkan Kepalanya lalu menerima Uluran Tangan Dari Anak laki laki tersebut.


sedangkan Tiara yang menangkap basah Putra sulungnya yang tadi jatuh lalu Ditolong Anak laki laki itu pun beranjak dari tempat Duduknya.


Nico yang melihat Istrinya berdiri dari tempat Duduknya pun Menahan istrinya


" Kamu mau Kemana Mah.?! " Tanya Nico

__ADS_1


" Aku mau nyamperin Cylla dulu pah, tadi Aku lihat Dia habis Jatuh dari mainan itu. " Ujar Tiara sambil melihat kearah Cylla yang kini sedang Berdiri Tidah jau darinya dan Sedang bersama Anak laki laki.


" Kita kesana Yuk pah. " Seru Tiara melangkahkan kakinya menuju Cylla berada Sedangkan Nico ikut berdiri dan mengekori Tiara dari belakang.


sedangkan Cylla Yang Masih bersama anak laki laki itupun memperkenalkan namanya


" Namaku Daffa Nama kamu Siapa.? "


" Aku Cylla. " Cylla Membalas Uluran tangan Dari Anak laki laki yang bernama daffa


" Daffa. . "


" Cylla. . "


Kedua Anak Itu langsung Menoleh Kearah Sumber suara yang memanggil Namanya masing Masing.


Tiara Yang Sangat Khawatir Sama Cylla langsung Menghampiri Cylla dan menelisik Keadaan Cylla tanpa memperhatikan Ada sosok lain Yang sedang melihatnya Dari Belakang Daffa.


Raut wajah Nico langsung Saja Berubah seketika, rahangnya mengeras menahan Amarah karena Ada sepasang mata yang tengah Menatap Istrinya dengan tatapan penuh Mendapat.


sedangkan Baby Vier masih tetap Setia didalam gendongan Tiara.


" Sayang kamu nggak Apa apa kan Nak, apanya yang Luka sayang.? " Tiara terus memeriksa Tubuh sang Anak memastikan tidak Ada bagian yang Terluka


Cylla menggeleng cepat dan Berkata.


" Cylla nggak Apa Apa kok ma, Tadi Daffa sudah bantuin Cylla. "


Kening Tiara mengeryit mencari sosok yang Dimaksud Putrinya itu, dia hampir Lupa kalau Ada sosok Anak kecil dibelakangnya.


" Daffa siapa sayang.? " tanyanya Lembut


Langsung Saja Tiara membalikan Badanya


Deg


Terlihat Dua sosok lelaki yang tak kalah Tampan Bersama dengan Seorang Anak kecil yang maksud Putri sulungnya itu.


" SAMMY. . . "


" MUTIARA. . "


Kedua Bibir Mereka saling Berucap menyebut nama Mereka masing masing.


setelah Sekian Lama Sammy Dan Tiara dipertemukan Kembali, terakhir Mereka bertemu Dipesta Pernikahan Rival mantan Suami Tiara itupun Hanya sekedar Bertemu saja dan itu pun Tidak lama hanya beberapa detik lalu kemudian Tiara langsung Dibawa pergi Oleh Nico Suaminya.


Sammy Menatap Tiara dengan Tatapan Sendu dan penuh Kerinduan dan Juga Penyesalan, sedangkan Tiara Menatap Sammy Dengan Tatapan sulit Diartikan.


Terlihat tangan Nico sudah Mengepal erat erat, Dadanya bergemuruh seakan ingin mengibarkan Perang Saat itu juga sama pria yang pernah Jadi mantan rekan Bisnisnya itu.


" Hai Ra, Akhirnya Kita bisa Berjumpa Lagi disini. " Ujar Sammy Memecah Keheningan Diantara Mereka .


" Apa kabar Mutiara.?! " Ucapnya lagi sambil mengulurkan tangannya karena mendapati Tiara yang masih tetap terdiam.


Dengan Kasar Nico menepis tangan Sammy Yang Terulur kearah Istrinya.


" Wuihhh santai saja Kawan. " Tutur Sammy


dengan menampilkan Wajah Smirknya

__ADS_1


" Tidak usah Basa basi. " Sentak Nico dengan mempertajam Ucapannya.


" Mas. --"


" Ayo sekarang Kita pergi. " Nico Meraih tangan anak dan Istrinya itu segera Melangkah Pergi dari Sini namun Suara Cylla tiba tiba menghentikan langkahnya


" Daddy Tadi Daffa Sudah Nolongi Cylla, jadi Cylla harus Mengucapkan Terimakasih Dulu. "


Nico merasa Tergelak mendengar Ucapan Putrinya itu sedangkan Sammy terlihat menarik Sudut Bibirnya kala Nico melepaskan Tangan Cylla.


" Daffa Terimakasih ya Karena tadi sudah mau Nolongin Cylla. "


" Sama sama Cylla, oiya kenalin ini papaku. " Ujar Daffa memperkenalkan Papanya


" Hallo anak Manis, kenalin nama om Sammy Papanya Daffa ." Sammy Dengan Lembut dan tersenyum Penuh Arti Memperkenalkan diriny


" Hai om namaku Cylla. senang Bisa berkenalan Dengan Om. "


" Om Juga Cylla. " Sammy Mengelus Lembut Kepala Cylla


" Jangan sekali kali Menyentuh Putriku.!" seru Nico dengan Tatapan sorot mata tajam dan Dingin


Sammy Langsung mengangkat Kedua tanganya dan Tersenyum remeh Terhadap Nico.


" Dasar Pria Angkuh, bahkan Sifat Anda tidak Lebih baik dari Putrimu, lihatlah putrimu yang Masih kecil ini tau bagaimana mengucapkan rasa Terimaksih pada orang Yang sudah menolongnya sedangkan Anda ya Tau sendiri lah Anda itu seperti Apa. -------" Ujar sammy Diiring Senyum ejeknya


" Tutup Mulutmu. " sentak Nico. dia sudah Mengambil ancang ancang Untuk menyerang Nico namun Tiara cepat Menahan Tubuh Suaminya itu


" Sudah mas, sudah. ayo kita sekarang Pergi dari sini. "


" Awas Lo. "


Akhirnya tiara mengajak Anak Dan suaminya untuk meninggalkan Tempat itu.


" Papa kenal sama Mereka.? " Tanya Daffa Pada papanya. Lalu sammy Pun beralih Menatap. Putranya.


" Tentu sayang, Karena Mereka Adalah Calon mama baru sekaligus saudara baru untukmu."


Daffa Mengeryit mendengar Ucapan Sammy


" Yang Benar Pah.? "


" Benar Son.! "


" Lalu Om yang Tadi.?! "


" Nanti Papa Yang Akan menyingkirkan.! "


" maksud papa.? "


" Sudahlah Ayo kita pulang "


Daffa Hanya menganggukan kepalanya, meskipun Dia tidak mengerti ucapan papanya namun Dia menurut saja saat papanya mengajaknya untuk pulang. karena memang Tidak seharusnya Daffa mengerti persoalan masalah Orang Dewasa mengingat Umurnya yang baru menginjak 5 Tahun.


Kedua Anak dan Ayah pun melenggang pergi dari pusat keramaian tersebut.


Sudah sekian lama Tidak bertemu Denganmu ternyata kamu Masih tetap cantik mutiara, bahkan Lebih tepatnya kamu Tambah cantik sekali, aku semakin Tidak sabar Untuk memilikimu kembali.


_Bersambung. _

__ADS_1


__ADS_2