
" Akkkkkkkhhhhhhhhh. . . "
Terdengar Suara Jeritan Dari Tiara Yang berada Didalam kamar mandi,Membuat Tante Diana panik Saat ini berada Didepan kamar mandi
" Ra, Tiara Kamu kenapa Nak. .?!" Teriak Tante Diana Diluar pintu
Cylla dan Javier pun Ikut Mendekat kearah tante Diana Yang kini mencoba Membuka pintu kamar mandi yang Dikunci Tiara dari Dalam.
" Oma mama kenapa Oma, kenapa mama teriak teriak didalam.? " tanya Cylla
" Oma juga tidak Tau Cylla, cepat kamu panggil papa kamu kesini , , "
" Ayo Vier Cepatan Cari papa dan Suruh papa kesini. " Cylla beralih menatap sang Adik untuk mencari papanya
" Iya Kak, Vier cari papa sekarang. " Tutur Javier Lalu langsung Melesatkan kakinya untuk keluar Mencari papanya.
sedangkan Cylla dan Juga tante Diana itu masih berusaha Membuka Pintu kamar mandi tersebut, terdengar Dari dalam tiara sedang Meraung bahkan menangis dan berteriak, membuat Cylla dan Juga tante Diana panik bukan main.
" Oma gimana Ini, mama kok gak mau keluar keluar. " Cylla panik dan Terus berusaha. membuka pintu kamar mandi tersebut tapi percuma karena terkunci dari dalam
" Oma juga tidak tau Cylla, Oma jadi takut Terjadi sesuatu sama mama kamu. " Tante Diana tak kalah panik
" Mama. "
" Mama Buka ma, Ini Cylla ma. Buka pintunya." Teriak Cylla.
Lalu tak lama kemudian Javier Sudah Membawa Sang papa kembali.
" Tante Diana, apa yang terjadi sama Tiara.?! " Tanya Nico yang juga tak kalah panik
" Tante juga tidak tau nak Nico, dari tadi Tiara berteriak Histeris, tante khawatir Terjadi sesuatu padanya, tolong nK Nico."
Nico pun Langsung mengambil ancang ancang lalu mendobrak Pintu kamar mandi tersebut
BRAK
Pintu pun Terbuka, Disana sudah Ada Tiara Yang Terus mencakar cakar lehernya sendiri karena melihat Bekas Tanda kepemilikan yang ditinggalkan Oleh Sammy Memenuhi Setiap Lekukan leher Jenjang miliknya.
" Tiara Apa yang kamu lakukan.? "
" Berhenti mas, jangan mendekat.! "
Tiara merentangkan kedua Tangannya supaya Nico dan Lainnya tidak mendekat kearahnya
" Sayang, Sabar Nak, jangan seperti ini. " Tutur Tante Diana yang Sudah selangkah lebih maju mendekat kearah Tiara.
Tiara pun dengan Cepat langsung menghambur Ke pelukan Tante Diana, Dia pun Barus sadar Setelah Apa yang Dia alami Beberapa saat Lalu.
" Tante, Aku kotor Tante Aku kotor, Aku Baru ingat betul sekarang, Sammy yang membuatku seperti ini tante. . huuuu.hikz. "
Tiara terus merancau dan menangis dipelukan Tante Diana yang terus menenangkannya dan menepuk nepuk punggungnya supaya Bisa Berhenti dari tangisnya. Cylla dan Javier saling memeluk dalam tangisannya karena melihat keadaan sang mama yang Terus saja menangis.
" Mama kak mama. " Cicit Javier Dan menangis dipelukan sang kakak
" Iya Dek, Kita harus tenang mama pasti baik baik saja. " Jawab Cylla yang juga ikut terisak.
Sedangkan Nico sudah mengepalkannya Erat Erat, Rasanya saat ini dia ingin sekali memberi pelajaran pada sammy Pria Br*ngsek yang Sudah melakukan pelecehan pada Tiara untuk kedua kalinya. Rasanya dia ingin mendatangi kantor polisi tempat dimana sammy mendekam dibalik jeruji besi dan menghajarnya habis habisan.
Namun melihat kondisi tiara dan Juga kedua Anaknya yang sedikit terguncang membuatnya tidak tega meninggalkan Mantan Istri dan juga Anak Anaknya disini. Mungkin Setelah Mengantarkan Tiara dan kedua anaknya pulang kerumah Dia Akan langsung meluncur Ke kantor polisi dan melaksanakan rencanannya tersebut.
" Kenapa Dia jahat sekali sama aku tante, kenapa Dia Tidak membiarkan aku hidup dengan tenang. huuuu huuu. ." Masih dalam Terisak tangisnya
" Kamu jangan Khawatir Ra, Sekarang Tidak Akan ada yang menganggumu kembali, aku juga sudah pastikan Si b*jingan itu tidak akan Merasakan udara bebas selama lamanya. " Seru Nico dengan Lantang, membuat Tiara Menarik tubuhnya dari pelukan Tante Diana dan beralih menatap Nico dengan tatapan penuh Curiga.
" Ma Ma Maksud kamu.?! "
" Aki sudah memasukannya Ke dalam penjara untuk mempertanggung jawabkan Perbuatan kejahatannya selama ini, karena ternyata Dia Dalang Dari semua dibalik Kecelakaan dan pengeroyokan aku Lima tahun yang Lalu. " Tutur Nico sontak membuat tiara kaget
" Ja jadi Sammy yang menjadi Penyebab kecelakaanmu waktu itu mas.?!" Tanya tiara dan dibalas Anggukan kepala oleh nico
" Iya Ra, tapi kamu tidak perlu khawatir Aku Baik baik saja kok, Sammy Juga Sudah dipenjara sekarang. " Ujar Nico dengan santai membuat Tiara memberungut kesal
tak suka dengan Ucapan Nico yang Terlalu Percaya diri banget bilang Dirinya. menghawatirkan pria tersebut meskipun Dalam batinnya dia sih tapi tetap dia tidak ingin mengakuinya jika memang Dia khawatir Tiara tidak mau Nico jadi besar kepala karena sudah Dikhawatirkan olehnya.
" Huh, Percaya Diri kamu mas, Siapa coba yang Khawatirin kamu. . " sungut tiara dengan Wajah memberengut.
" Iya iya. . " Nico berusaha mengalah supaya Emosi tiara stabil.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
*****
Kini Tiara sudah keluar Dari rumah sakit Sejak seminggu yang Lalu, Beruntung Kali ini Kondisinya Stabil tanpa menimbulkan Rasa Traumanya seperti Dulu Lagi.
Seperti Biasa Tiara sudah Melakukan Pekerjaan seperti biasanya
Bertandang Ke Toko kue miliknya sambil mengecek beberapa Income dari Toko Grosir Bajunya yang letaknya tidak Jauh dari Toko kue miliknya.
Ditoko baju Grosir yang Dijual Online tersebut Sedang membutuhkan Karyawan Driver Untuk mengantarkan barang pesanannya. karena kebetulan Driver Karyawan Tiara lagi pulang kampung. sedang kan tiara Cuma punya satu driver saja karena memang Usaha Grosirnya itu masih kecil dibanding Toko kuernya karena memang Toko Grosir bajunya hanya Ada Dua karyawan dan sekaligus bapak drivernya.
karena memang Tiara juga lebih sering membantu Di toko Grosirnya.
Tiara benar benar Merintis kedua Usaha Toko nya Itu Dari Nol dan dari bawah untuk itu tiara Harus lebih Ekstra sabar dan bersyukur Supaya Usaha yang Dijalankannya lancar.
" Dewi, semua packinganya sudah beres tanya Tiara. pada karyawanya itu
" Sudah Bu, tapi sepertinya pak Imran lagi gak bisa nganterin barangnya buk. "
" Lhoh memangnya kemana pak imran Wi.?! "
" Itu bu, Tadi siang oleh salah satu Anaknya, katanya Istri pak imran masuk kerumah sakit. " Jawan Dewi.
" Apa wi, istrinya Pak imran masuk kerumaj sakit.? ".
" Iya bu. "
" Sakit Apa Wi memangnya.?! "
Dewi pun. menggeleng cepat. " Saya kurang tau Bu. "
" Ya sudah nanti sore, kita sama sama jenguk istri pak imran Ya." Tutur Tiara
" Lalu Siapa bu yang bakal ngaterin pesanann ini.?! " Tanyanya dewi
" Biar Aku saja yang Antar, lagian sudah tidak terlalu banyak kan pesannanya.?! "
" Cuma tinggal 3 pesanan bu yang akan dikirim sore ini. "
" Oke segera kamu Siapkan ya Wi, aku mau kedepan Nyiapin motornya dulu. ."
" Baik bu. "
Lalu Tiara pun bersiap siap Akan mengantar pesanannya, dan mengambil motor meticnya yang Tersimpan Di garansi, karena memang selama ini Tiara kalau kemana mana pasti menggunakan Taxi online, mengingat Dia Pernah mengalami Kecelakaan saat bersama Claudia dulu, Apalagi Dulu dia hanya sebentar Saja di Ajarin sang mantan suami, jadi ya belum sebegitu lancar, jadi mobilnya untuk sementara waktu Di bawa tante Diana Untuk mengantar Jemput Anak Anak.
" Saya bantu Wi. " Ujar Tiara sambil membantu Dewi mengangkat Dua box itu untuk Ditaruh Diatas Jok motornya lalu mengikatnya Dengan beberapa ulasan Tali supaya tidak jatuh.
" Makasih bu. " Ujar Dewi. " Ibu nggak Apa Apa Jika Harus Mengantar Sendiri? apa kita Perlu Pake jasa paket saja bu supays ibu tidak Kelelahan.?!!" Tanya dewi Lagi
" Nggak perlu Wi, aku Bisa Kok anterin sendiri, Kamu nggak perlu khawatir, Lagian uangnya sayang kalau dibuat pakai jasa paket, lokasinya aja nggak begitu jauh dari sini. " tutur Tiara sambil mensetater Motornya lalu Beranjak keluar dari Garasi.
" Hati ya bu. "
" Iya.! "
Perlahan Tiara Mulai Melajukan kendaraan motornya Keluar, namun Sampai didepan Halaman Tokonya Tiba Tiba sebuah Mobil Pajero Sport Berhenti Didepannya, sehingga mau Tidak mau Tiara harus menghentikan Motornya.
Tiara menghela Nafasnya saat Mengetahui Siapa pemilik Mobil itu saat Keluar dari Mobilnya.
" Assalamualaikum Tiara. " Sapa Pria tampan Yang Tak lain Adalah Nico sang mantan Suami sekaligus Ayah Dari Anak Anaknya.
" walaikumsalam. " Jawab Tiara dengan Datar Tidak Ada keramahan sedikitpun disana
Sedangkan Nico memperhatikan Tiara dari atas Sampai Bawah dan tertuju pada Dua box yang Kini Sudah bertengger Di jok Motor milik Tiara.
" Kenapa Ngelihatinya kayak Gitu sih, Nggak sopan. " Sungut Tiara
" Maaf Ra, bukannya aku bersikap tidak sopan, tapi kamu mau kemana, kenapa Harus membawa Dua Box ini.?! " Tutur Nico sambil menunjuk Dua box yang Ada didepannya itu
" Bukan Urusan kamu mas, Jadi kamu nggak perlu ikut Campur. " Ketus Tiara dan mensetater motornya kembali, namun dengan Cepat Nico mematikan Motor tersebut dan mengambil kunci motor Itu.
" Mas, , , !"
" Kamu Itu baru sembuh Ra, memangnya tukang Driver Kamu kemana Sih.?!
" Mas Stop berhenti Mencampuri Urusan pribadiku mas.! "
" Nggak bisa, karena kamu Ibu Dari anak anakku, jadi Aku berhak Tau tentang kamu. "
Tiara berdecak Sebal pada Mantan suaminya yang Dari Dulu suka memaksa Itu, Dia memutar Bola matanya Jengah dan mengembungkan pipinya karena Harus pagi pagi berdebat sama sang mantan Suaminya itu.
" Selalu Saja Itu terus yang kamu jadikan Alasan. " Gerutu Tiara
" Aku nggak mau Kamu Kenapa kenapa Ra Dijalan, kamu juga Baru sembuh dan tidak sebegitu lancar Menaikui Motor, Nanti kalau terjadi sesuatu dijalan Gimana. "Cerocos Nico dengan segala kekhawatirannya.
" Kamu Nyumpahin Aku Kenapa kenapa Dijalan.?! "
__ADS_1
Nico menghela Nafas Kasarnya dan mengusap wajahnya dengan kasarnya, mantan Istrinya itu selalu saja seperti Dulu selalu Memikirkan sesuatu dengan jalan pemikirannya sendiri.
" Ya Allah Ra, mana mungkin sih Aku Punya Fikiran kayak Gitu, kamu itu selalu saja Berperasangka buruk terus Sama Aku.! "
" Ya Terus Kenapa bicara seperti itu, Udah Deh mas, Pagi pagi nggak usah ngajakin Ribut. " Ketus tiara
" Ya Allah Ra siapa sih yang ngajakin Ribut."
" Mana Kunci motornya, Siniin.?! " Ujar Tiara sambil menengadahkan tangan kanannya
" Enggak, aku Akan Antar Kamu.! "
" Nggak Bisa Mas, nggak mungkin Aku bongkar Box ini lagi. " Tutur Tiara
" Oke kalau Gitu kamu Turun. "
" Hah, Ngapain.?! " Tiara membelalakan matanya.
" Udah Cepetan Turun, Bawel ah. "
Lalu Tiara pun Turun dari Atas motor dengan segala kebingungannya.
Nico pun Lalu mengambil Helm yang masih menempel Diatas Kepala Tiara yang Terbungkus dengan Jilbab instannya itu.
Hingga Membuat Jarak mereka cukup dekat.
pandangan Kedua mata mereka bertemu dan saling Terkunci, Tiara semakin Dibuat salah tingkah sama Nico Saat Nico Berlama lama Membuka helm tiara dan menatap Dalam Tiara.
Klik
Helm pun Terlepas dari Kaitannya.
" Jangan Terlalu lama menatapku lebih dari 5 detik, nanti kamu bisa Langsung Cepat Jatuh Cinta sama Papanya Anak Anak yang ganteng Ini. " Goda Nico sambil Menampilkan senyum Termanisnya saat Kedua sudut Bibir Tipisnya itu tertarik keatas.
" Huh, Pede sekali. " Gerutu Tiara dengan bibir mencebik, membuat Nico terkekeh dan Gemas menatap wajah kesal sang mantan istri. Lalu Nico pun melepaskan helm tersebut Lalu Dipakainya.
Nico Juga melepas Jas miliknya dan hanya memakai Kemeja warna Putihnya saja. apa kata orang Jika Melihat dia berkendara naik motor dan Memakai Jas, kan Orang Lihatnya aneh.
" Nih Nitip Dulu. " Nico Menyerahkan Jas miliknya untuk dipegang Tiara.
" Apaan Coba, mau ngapain sih mas.?! "
" Mulai sekarang Aku yang Akan Gantiin Tukang Driver Kamu selama pegawaimu belum masuk kerja. " Ujarnya Dengan santai
" Nggak bisa, aku lagi gak membutuhkan karyawan Baru, kamu jangan Aneh aneh deh mas. " Kesal tiara
" Aku nggak minta Digaji Ra. "
" Terus.?! "
Nico kembali menatap Tiara dengan tatapan yang Lebih dalam lagi,membuar Tiara Gugup dan Jadi salah Tinggah mendapat tatapan Maut Dari Mantan suaminya itu.dan menundukan kepalanya.
Nico perlahan mengangkat Dagu Tiara untuk menatap Dirinya, hingga Kini pandangan mereka bertemu kembali.
" Izinkan Aku Untuk Bisa Mendapatkan hatimu kembali Ra, Beri Satu kesempatan Lagi untuk Aku memperbaiki semuanya Lagi" Ucap Nico dengan Suara Lirihnya namun penuh Dengan keseriusan.
Tiara Masih tetap Terdiam dan Menatap Dua bola mata mantan suaminya yang penuh dengan Keseriusan tanpa Ada kebohongan itu.
" Aku mohon izinkan Aku sekali lagi Untuk mengejar Cintamu Lagi Tiara. "
Tiara masih Tetap Diam dan tidak bergeming.
" AKU MENCINTAIMU MUTIARA AZZALIKA, IBU DARI ANAK ANAKU. . "
" Maukah Kamu Menikah denganku Lagi.?!"
Hening
Hening
Hening
.
.
_ Bersambung. ___
Hayo sudah Dua kali Lo Nico mengutarakan perasaannya dan Niat baiknya, Apakah Ibu dari Dua anak Itu Kali ini Akan Luluh.????????
.
.
semoga Syuka.
Happy Reading.
__ADS_1